- DPPKBP3A Cianjur Dukung Gerakan Wakaf Buku untuk Perkuat Budaya Baca
- Harhubnas ke-55, Memperkuat Konektivitas Transportasi di Cianjur
- DPPKBP3A Cianjur Raih Penghargaan Kampung KB dan Rumah Data Kependudukan
- Jejak Hilman Saukani Membawa BAZNAS Cianjur Lebih Transparan dan Dipercaya
- Menabur Kepedulian, Menuai Kesiapsiagaan: Ribuan Pelajar Cianjur Ikuti Pelatihan dan Pelantikan PMR
- DPPKBP3A Cianjur Kukuhkan SD Ibu Jenab 2 sebagai Sekolah Ramah Anak
- Syukuran dan Komitmen Disbudpar Cianjur Menumbuhkan Kampung Budaya Padi Pandanwangi
- SIROJA, Ikhtiar Camat Mande Memperkuat Ketakwaan dan Kebersamaan
- DLH Cianjur Ajak Warga Bersihkan Sampah untuk Lingkungan yang Nyaman dan Sehat
- DPRD Cianjur Sepakati Perubahan APBD 2026: Sinergi Legislatif-Eksekutif untuk Rakyat
Wakil Rakyat Cianjur Apresiasi DPMPTSP yang berhasil Lampaui Target NIB

Keterangan Gambar : Anggota DPRD Cianjur dari Komisi A, Lukmanul Hakim.
Pinusnews.id - Penerbitan Nomor Induk Berusaha (NIB) yang dikeluarkan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Cianjur melampaui target. Keberhasilan itu diapresiasi Komisi A DPRD Kabupaten Cianjur.
Seorang Wakil Rakyat yang duduk sebagai Anggota Komisi A DPRD Kabupaten Cianjur, Lukmanul Hakim, saat gelar rapat kerja dengan DPMTSP, salah satu yang jadi bahasan soal capaian program kerja. Salah satunya menyangkut penerbitan NIB.
“Saya mengapresiasi DPMPTSP yang telah bekerja optimal memberikan pelayanan bagi pelaku usaha di Kabupaten Cianjur. Salah satunya penerbitan NIB yang saat ini jumlahnya melebihi target,” kata Lukman, sapaan akrab Lukmanul Hakim, Kamis, 17 Oktober 2024.
Baca Lainnya :
- Kini Pemda Cianjur Punya Platform MBIZMARKET untuk Pengembangan E-MARKETPLACE
- Melihat Pesantren Al-Kautsar Cianjur Cetak Generasi Unggul, Ini Program Kurikulum Jitunya
- Tim Pol PP Cianjur Obrak-Abrik Pengedar Miras
- Ratusan Minuman Beralkohol Roso-Roso Diamankan Polres Cianjur di Rumah Kontrakan
- Jenazah PMI Tertahan Di Saudi Arabia, LSM FPMI Kirim Surat Ke Presiden Jokowi
Namun, kata Lukman, capaian target penerbitan NIB itu tentu harus selaras dengan pertumbuhan ekonomi para pelaku usaha. Pasalnya, secara kuantitas, NIB menjadi indikator tumbuhkembangnya pelaku usaha yang berdampak terhadap perkonomian.
“NIB bisa menjadi cerminan tumbuh atau tidaknya perekonomian karena basis datanya adalah pelaku usaha yang sedang berjalan atau pelaku usaha yang mau meng-upgrade usaha mereka,” ujarnya.
Lukman pun berpesan kepada pemerintah jangan sampai terjebak saat pengambilan keputusan ke depan.
“Data- data pembuat NIB itu ke depan bisa diintervensi Pemerintah Kabupaten Cianjur untuk mendapatkan pendampingan pelatihan atau bahkan kemudahan akses permodalan,” pungkasnya. (tim).











