- Demo di Cianjur Memanas, KH Deni Saepul Rohman: LGBT Bukan Perbedaan Tapi Penyimpangan
- Polres Cianjur Kirim Truk Tangki 5.000 Liter untuk Warga Krisis Air di Kampung Cibolang
- BGN Tetapkan Batas 10 Agustus untuk SLHS Dapur MBG: Sanksi Tutup Permanen jika Tak Memenuhi
- Audensi dengan Bupati Wahyu, Disdukcapil Cianjur Perkuat Data Pembangunan lewat Sinergi dengan BPS
- BAZNAS RI Raih Top Brand Award 2026 dan Peran BAZNAS Cianjur dalam Membangun Kepercayaan Publik
- KDM Targetkan Seluruh Tanah Milik Pemerintah Bersertifikat Paling Lambat Tiga Tahun ke Depan
- Dinas Pangan Cianjur Salurkan 24,7 Ton Beras CPPD, Perkuat Ketahanan Pangan di 10 Desa Rawan
- Kembali dari Rantau yang Gagal: BAZNAS Cianjur Pulihkan Nasib Dua Warga Sukajadi
- Cianjur Kirim 337 Pekerja Migran ke Jepang dan Taiwan, Dorong Penempatan ke Sektor Formal
- LKBH Abdullah Bin Nuh Resmi Berdiri, IAI Al-Azhary Perkuat Pengabdian kepada Masyarakat
UDUNAN 2024 Sukses Digelar, Jadi Tolok Ukur Kebangkitan Ekraf Nasional

Keterangan Gambar : Foto Istimewa.
Pinusnews.id - Penghargaan program UDUNAN (Usaha Dukungan Keuangan) memeriahkan kegiatan Connecti:City 2024. Bertempat di Gedung Sate, Kamis 22 Agustus 2024, diumumkan tiga karya terbaik yang telah melewati serangkaian tahap kurasi serta penilaian.
Ketiganya adalah Nurdinda Rahayu, Julanita Linasari, dan Dian Annisa. Mereka dinilai sangat inovatif dalam melahirkan produk-produk ekonomi kreatif subsektor aplikasi, kriya, dan kuliner.
Mewakili Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Benny Bachtiar mengapresiasi komitmen serta kreativitas dari para peserta. Dengan adanya program UDUNAN ini diharapkan mampu memotivasi masyarakat untuk turut serta ambil bagian dalam perkembangan ekonomi kreatif di Jawa Barat.
Baca Lainnya :
- Bencana Alam Belum Reda di AgrabintaÂ
- Pjs.Bupati Cianjur Kunjungi Petani  Porang di Karang Tengah
- Audensi Bersama Pendamping UKM Juara
- Warga Benjot Cianjur Unras, Geruduk Kantor Desa
- Miris! Gubuk Reyod Seorang Pejuang Kemerdekaan Warga Cianjur, Riwayatmu Kini
"Motivasi ini tidak sebatas keinginan saja, tapi implementasi dan kreativitas yang tidak terbatas. Kreativtas inovasi itu sangat memungkinkan sekali dengan kondisi yang ada di lingkungan kita," kata Kadisparbud Jabar.
"Perlu kita sadari, Jawa Barat ini apa yang tidak dimiliki? Sumber daya alamnya luar biasa, gunung, rimba, lautan, pantai, dan sumber daya manusianya juga luar biasa. Perguruan tinggi yang diunggulkan ada di Jawa Barat seperti ITB, UNPAD, lalu swastanya Parahyangan dan lain sebagainya. Jadi kita harus melihat sekeliling untuk bisa dimanfaatkan melalui aktivitas atau bermacam-macam karya dan produk kreatif," tambahnya.
UDUNAN sendiri merupakan program yang memfasilitasi sektor ekonomi kreatif Jawa Barat dalam mengakses pembiayaan atau pendanaan untuk pengembangan usaha. Program ini diinisiasi oleh Disparbud Jabar serta Komite Ekonomi Kreatif dan Inovasi (KREASI) Jabar pada 2020 lalu.
Tahun ini UDUNAN menjangkau skala yang lebih luas lagi dengan melibatkan Komite Ekonomi Kreatif dari luar Provinsi Jawa Barat sebagai Co-Host. Hal tersebut diharapkan dapat menjadi tolok ukur provinsi lain untuk saling memberi dukungan terhadap para pelaku ekraf dalam membentuk jejaring yang lebih besar.
"Intinya kami siap membantu untuk memberikan fasilitas kepada masyarakat agar dapat melakukan aktivitas ekonomi untuk kehidupan ke depan," ucap Kadisparbud Jabar.
Program UDUNAN 2024 diikuti 293 brand dari 65 kabupaten/kota asal Provinsi Jawa Barat dan Provinsi Jawa Timur. Setelah melalui tahap kurasi, terpilih 40 finalis yang terdiri dari 15 brand subsektor kuliner, 12 subsektor kriya, 9 subsektor fesyen, 3 subsektor film, dan 1 subsektor aplikasi.
Selain itu, UDUNAN 2024 juga melibatkan tujuh mitra untuk menjadi mentor bagi 40 finalis. Ketujuhnya yaitu Bank BJB, BBF, ASK Law Office, akseleraksi.id, JagoUMKM, DHL, serta Seruni. Selain itu ada Lestari, Invest.id, dan West Java Investment Hub sebagai hub investor.
Berikut daftar pemenang penghargaan program UDUNAN (Usaha Dukungan Keuangan) Tahun 2024:
Juara 1: Nurdinda Rahayu (Pointtrash Indonesia, Aplikasi, Kota Sukabumi)
Juara 2: Julanita Linasari (Autumn Flower, Kriya, Provinsi Jawa Timur)
Juara 3: Dian Annisa (Chocoletters, Kuliner, Kabupaten Bogor ). (tim).











