- Dr. Euis Latifah, M.Pd. Raih Penghargaan sebagai Dosen Inovatif dalam ToT Perma Pendis 2026
- Rektor IAI Al-Azhary Raih Perma Pendis Award 2026 sebagai Rektor Visioner di Tengah Kegiatan ToT
- BAZNAS Cianjur Apresiasi UPZ IGTKI-PGRI Sukses Tingkatkan ZIS
- Koperasi Merah Putih: Jembatan Kemandirian Ekonomi Cianjur Menuju Kesejahteraan Nyata
- Bupati Wahyu dalam Rembug Warga Cianjur: Langkah Nyata Menuju Kesejahteraan Inklusif
- Cari Solusi Agar Gaji Guru Honorer Dibayar, KDM Segera Temui Menteri PAN-RB
- Panggil Kapolri, Presiden Prabowo Bahas Keamanan Nasional dan Program Strategis Polri
- Kesuksesan Bidang SMP Disdikpora Cianjur dalam Menggelar Tes Kemampuan Akademik 2026
- Bupati Wahyu: Koperasi Pilar Utama Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat Cianjur
- Pengolahan Sampah Energi Listrik (PSEL) Siap Dibangun di Jawa Barat Mulai Juni 2026
Tertinggi Jumlah Kasusnya, ISPA Penyakit yang Menakutkan bagi Warga Cianjur

Keterangan Gambar : Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Cianjur, Yusman Faisal.
Pinusnews.id - Penyakit Infeksi Saluran Pernapasan Atas (ISPA) saat ini menjadi momok menakutkan bagi warga Cianjur. Berdasarkan data Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Cianjur, ISPA menduduki peringkat pertama sebagai penyakit dengan jumlah kasus tertinggi.
Kepala Dinkes Kabupaten Cianjur, Yusman Faisal, mengungkapkan bahwa peralihan musim menjadi salah satu faktor utama meningkatnya kasus ISPA. Fluktuasi suhu yang signifikan membuat tubuh sulit beradaptasi, sehingga daya tahan tubuh melemah dan mudah terserang penyakit, terutama infeksi.
"Untuk mengatasi masalah ini, kita perlu meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan dan menerapkan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS)," ujar Yusman, belum lama ini di Cianjur.
Baca Lainnya :
- Pjs Bupati Cianjur Kunjungi Bazar Jumat Segar
- Heboh, Mayat Perempuan Ditemukan di Sungai Agrabinta Cianjur
- Waspada, Positif Covid-19 di Cianjur Melonjak Drastis
- Bagikan Ribuan Masker Usai Peringati HKN
- Jenazah PMI Asal Cianjur Selatan, Tiba Di Rumah Duka
Selain ISPA, diare juga menjadi masalah kesehatan yang cukup serius di Cianjur. Oleh karena itu, Dinkes terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di seluruh fasilitas kesehatan, termasuk Puskesmas, Pustu, dan Posyandu. (dens).











