- Dr. Euis Latifah, M.Pd. Raih Penghargaan sebagai Dosen Inovatif dalam ToT Perma Pendis 2026
- Rektor IAI Al-Azhary Raih Perma Pendis Award 2026 sebagai Rektor Visioner di Tengah Kegiatan ToT
- BAZNAS Cianjur Apresiasi UPZ IGTKI-PGRI Sukses Tingkatkan ZIS
- Koperasi Merah Putih: Jembatan Kemandirian Ekonomi Cianjur Menuju Kesejahteraan Nyata
- Bupati Wahyu dalam Rembug Warga Cianjur: Langkah Nyata Menuju Kesejahteraan Inklusif
- Cari Solusi Agar Gaji Guru Honorer Dibayar, KDM Segera Temui Menteri PAN-RB
- Panggil Kapolri, Presiden Prabowo Bahas Keamanan Nasional dan Program Strategis Polri
- Kesuksesan Bidang SMP Disdikpora Cianjur dalam Menggelar Tes Kemampuan Akademik 2026
- Bupati Wahyu: Koperasi Pilar Utama Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat Cianjur
- Pengolahan Sampah Energi Listrik (PSEL) Siap Dibangun di Jawa Barat Mulai Juni 2026
Tedy Artiawan: Cianjur Sudah Siap Selenggarakan Sekolah Rakyat
Oleh : tim dens

Keterangan Gambar : Kepala Dinas Sosial Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Tedy Artiawan.
Pinusnews.id - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur bergerak cepat menyambut program nasional Sekolah Rakyat yang diinisiasi Kementerian Sosial RI (Kemensos) sebagai implementasi Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 4 dan 8 Tahun 2025 tentang Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional dan Sekolah Rakyat.
Langkah ini menandai gebrakan baru Cianjur dalam mendekatkan akses pendidikan dan pemberdayaan kepada masyarakat miskin ekstrem dan kelompok rentan sosial lainnya.
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Cianjur, Tedy Artiawan, menegaskan komitmen dan kesiapan daerahnya dalam mendukung program strategis nasional tersebut.
Baca Lainnya :
- Potensi Anak Didik SSB Yudhistira Cianjur Butuh Dilirik
- Paslon Toha-Ade (Hade) : Selamat, Hasil Quick Count Versi Cyrus Network BHS-M Unggul
- Hitungan Sementara Suara Pilkada 2020 di Cianjur
- Cyrus Network: Hasil Quick Count Sementara BHS-M Unggul Disusul Pilar
- Warga Lima Kecamatan di Cianjur Keluhkan Listrik Mati, Ini Disampaikan PLN
“Dinas Sosial Cianjur telah menghadiri rapat koordinasi nasional bersama jajaran Dinsos provinsi serta kabupaten/kota lainnya. Kami sudah menyampaikan usulan dan kesiapan pelaksanaan Sekolah Rakyat di Cianjur,” ujar Tedy saat ditemui di kantornya, Kamis (17/7/2025).
Tedy menjelaskan, program Sekolah Rakyat akan terbagi dalam dua kategori, yaitu kategori persiapan dengan memanfaatkan bangunan sewa sesuai standar Kemensos, dan kategori permanen yang akan dibangun dari awal di atas lahan milik pemerintah.
Pemkab Cianjur sudah menyiapkan dua lahan sesuai kriteria Kemensos. Lokasinya berada di Kecamatan Campaka dan Kecamatan Cibinong, dengan total luas mencapai 8 hektare,” jelasnya.
Saat ini, pihak Dinas Sosial tinggal menunggu proses survei lapangan oleh tim Kemensos untuk memverifikasi kesiapan infrastruktur serta kelengkapan dokumen teknis yang dibutuhkan.
Lebih dari sekadar bangunan fisik, Sekolah Rakyat digadang-gadang menjadi motor penggerak transformasi sosial. Tujuan utamanya adalah sebagai pusat pendidikan inklusif berbasis pemberdayaan, pengembangan keterampilan dasar, literasi sosial dan ekonomi bagi kelompok masyarakat paling tertinggal.
“Ini adalah bentuk konkret negara hadir bagi masyarakat yang selama ini belum terjangkau pendidikan formal. Sekolah Rakyat akan menjadi jembatan integrasi layanan sosial, pendidikan, dan pemberdayaan ekonomi,” ujar Tedy.
Dengan semangat inklusivitas dan kesetaraan, Pemkab Cianjur berharap Sekolah Rakyat mampu mempersempit jurang kesenjangan sosial dan membuka akses lebih luas terhadap layanan dasar bagi seluruh warga, tanpa terkecuali.
“Bukan sekadar sekolah, ini pusat peradaban baru bagi rakyat kecil," pungkasnya.











