- AMAM IBNU Al-MUSHTLOPA *PILAR KEADILAN PADA HARTA YANG DITITIPKAN* _Catatan Awal Menjemput Amanat Ba
- Beras 30 Kilogram untuk 389 Ribu Warga: Bulog Sukses Salurkan Bantuan Pangan di Cianjur
- Diskominfo Cianjur Perkuat Dampak Digital Menuju Pelayanan Publik yang Lebih Baik
- Revitalisasi SMP PGRI Cikalongkulon: Sekolah Baru, Semangat Belajar Baru
- DPPKBP3A Cianjur Dukung Gerakan Wakaf Buku untuk Perkuat Budaya Baca
- Harhubnas ke-55, Memperkuat Konektivitas Transportasi di Cianjur
- DPPKBP3A Cianjur Raih Penghargaan Kampung KB dan Rumah Data Kependudukan
- Jejak Hilman Saukani Membawa BAZNAS Cianjur Lebih Transparan dan Dipercaya
- Menabur Kepedulian, Menuai Kesiapsiagaan: Ribuan Pelajar Cianjur Ikuti Pelatihan dan Pelantikan PMR
- DPPKBP3A Cianjur Kukuhkan SD Ibu Jenab 2 sebagai Sekolah Ramah Anak
Supir Ditemukan Tewas Tergantung pada Pintu Sebuah Truk

Keterangan Gambar : Pihak Kepolisian tengah memeriksa penemuan korban yang tewas tergantung di pintu truk.
Pinusnews.id - Seorang warga berinisial R (30), Kampung Cipetir, Desa Sukatani, Kecamatan Haurwangi, ditemukan tergantung dan sudah tidak bernyawa dengan leher terikat tali di pintu kanan truk yang terparkir di Kebun Sawit Kampung Muhara Desa Cihea, Kecamatan Haurwangi, Rabu (11/9/2024).
Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, jasad R ditemukan tergantung di bagian pintu depan truk yang sedang parkir di Kebun Sawit Kampung Muhara Desa Cihea, Kecamatan Haurwangi.
Kanit Reskrim Polsek Bojongpicung AIPDA Asep Cahdi membenarkan kejadian tersebut. Dari pengecekan awal, R diduga sengaja melakukan bunuh diri.
Baca Lainnya :
- Hanya Impian, Cianjur Selatan Belum Dianggap Prioritas CDOB
- Dua Dermawan Dubai Beri Bantuan Sumur Bor ke Masjid di Cianjur
- Pupuk Subsidi Langka, Petani di Cidaun Cianjur Menjerit
- Lagi, Pol PP Cianjur Razia Miras, Hasilnya Mengejutkan!
- Antisipasi Penyebaran Covid-19, Polsek Campaka Cianjur Semprotkan Disinfektan di Titik Rawan
"Hasil pengecekan awal diduga almarhum ini dengan sengaja melakukan bunuh diri, karena di lihat dari simpul tali simpul hidup. Kemudian lidah juga tergigit, terus ciri-ciri atau tanda-tanda lain juga sama seperti itu, ada tanda-tanda yang mengarah ke bunuh diri," ungkap Asep kepada wartawan, Rabu 11 September 2024.
Asep mengatakan identitas korban bernama R merupakan warga Kampung Cipetir, Desa Sukatani, Kecamatan Haurwangi. Pekerjaan R sebagai sopir batangan.
"Korban ini memang sopir batangan kalau istilah di jalan itu, jadi memang unit truk itu pegangan almarhum," katanya.
Dia menambahkan, korban sudah dibawa ke RSUD Sayang Cianjur oleh keluarga dan pihak kepolisian, karena keluarga tidak mau jenazah di autopsi dengan menyatakan ini sudah takdir.
"Korban akan segera dibawa pulang ke kampung halaman, dan keluarga akan segera melakukan proses pemakaman," ujarnya. (tim).











