- DPPKBP3A Cianjur Dukung Gerakan Wakaf Buku untuk Perkuat Budaya Baca
- Harhubnas ke-55, Memperkuat Konektivitas Transportasi di Cianjur
- DPPKBP3A Cianjur Raih Penghargaan Kampung KB dan Rumah Data Kependudukan
- Jejak Hilman Saukani Membawa BAZNAS Cianjur Lebih Transparan dan Dipercaya
- Menabur Kepedulian, Menuai Kesiapsiagaan: Ribuan Pelajar Cianjur Ikuti Pelatihan dan Pelantikan PMR
- DPPKBP3A Cianjur Kukuhkan SD Ibu Jenab 2 sebagai Sekolah Ramah Anak
- Syukuran dan Komitmen Disbudpar Cianjur Menumbuhkan Kampung Budaya Padi Pandanwangi
- SIROJA, Ikhtiar Camat Mande Memperkuat Ketakwaan dan Kebersamaan
- DLH Cianjur Ajak Warga Bersihkan Sampah untuk Lingkungan yang Nyaman dan Sehat
- DPRD Cianjur Sepakati Perubahan APBD 2026: Sinergi Legislatif-Eksekutif untuk Rakyat
Soal SPIP, Bupati Cianjur: Jangan Takut Berubah karena Tidak Ada Birokrasi yang Sempurna

Keterangan Gambar : Kegiatan SPIP yang dihadiri oleh Bupati Cianjur dr Mohammad Wahyu Ferdian bersama para pejabat Cianjur dan pihak terkait lainnya, di Aula Bapperida Cianjur, Kamis 12 Juni 2025.
Pinusnews.id - Bupati Cianjur, Mohammad Wahyu Ferdian, mengajak seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Cianjur untuk menyukseskan pelaksanaan Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) Terintegrasi. Hal tersebut disampaikan Bupati saat membuka kegiatan Kick Off Penilaian Mandiri SPIP Terintegrasi Pemerintah Kabupaten Cianjur Tahun 2025, yang digelar di Aula Bapperida Cianjur, Kamis 12 Juni 2025.
“Pelaksanaan SPIP Terintegrasi ini bukan sekadar untuk memenuhi kewajiban administratif, tapi sebagai wujud nyata niat baik kita kepada masyarakat Cianjur. Masyarakat berharap banyak dari kita, yang membutuhkan kehadiran pemerintah yang jujur, cepat, dan berpihak,” ungkap Bupati.
Bupati menegaskan bahwa seluruh perangkat daerah, mulai dari tingkat Kabupaten hingga Kecamatan, serta seluruh ASN, harus memandang SPIP Terintegrasi ini sebagai kesempatan berharga, untuk memperbaiki diri dan sistem pemerintahan.
Baca Lainnya :
- Gegerkan Warga, Mayat Laki-laki Tanpa Identitas Ditemukan di Sungai Cikondang Cibeber Cianjur
- BPBD Cianjur : Tebing Pasir atau Hutan Rawan Longsor di Cianjur, Sudah Terakomodir 2021
- Rustiman KPU Cianjur : 99 Persen Masyarakat Tahu 9 Desember Ada Apa?
- Perlu Perhatian Serius, Tebing Pasir Cilumping di Cibeber Rawan LongsorÂ
- Ikrar Bersama, Forkopimcam Mande Deklarasi Pilkada Aman Damai
"Kita lihat ini sebagai kesempatan emas untuk memperbaiki diri, memperbaiki sistem, dan memperkuat kepercayaan publik terhadap kita," imbuhnya.
Lebih lanjut, Bupati berharap jajaran perangkat daerah benar-benar memahami esensi dari SPIP Terintegrasi, yakni sebagai sarana evaluasi dan pembenahan tata kelola pemerintahan secara menyeluruh.
“Penilaian mandiri ini bukan soal skor semata. Tapi soal bagaimana kita secara jujur menilai diri, berani mengakui kekurangan, dan bersama-sama mencari jalan keluarnya. Tidak ada birokrasi yang sempurna, tapi birokrasi yang baik adalah yang terus belajar, terbuka terhadap masukan, dan tidak takut berubah ke arah yang lebih baik,” tuturnya.
Acara ini turut dihadiri oleh narasumber dari BPKP Perwakilan Jawa Barat, Ir. Dicky Kusniadi dan Supriatna, Sekretaris Daerah Cianjur, H. Cecep S. Alamsyah, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Arief Purnawan, Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Budi Rahayu Toyib, serta para Pimpinan Perangkat Daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Cianjur, Jawa Barat. (dens).











