- DPRD Cianjur Pimpin Refleksi dan Akselerasi Pembangunan pada Hari Jadi ke-349
- Bupati Cianjur Sambut Korban TPPO, Ingatkan Warga Urus TKI Secara Legal
- Cianjur Masih di Bawah: Tantangan IPM dan Upaya Perbaikan Bersama
- Peringati Milangkala Ke-349 Kabupaten Cianjur, KDM akan Tingkatkan Kualitas Pendidikan
- Imbauan Satpolairud Cianjur: Nelayan Diminta Utamakan Keselamatan saat Gelombang Tinggi
- Memperkuat Kebersamaan dan Kesejahteraan: BAZNAS Cianjur Berperan Aktif di Hari Jadi ke-349
- Rahayat Raksa Raharja: Semangat Gotong Royong Warnai Hari Jadi Cianjur ke-349
- Hadiah Hari Jadi Cianjur ke-349: Jalan Baru Cikadu dari Pemerintah Provinsi Jadi Wujud Perhatian KDM
- PUTR Cianjur: Bersama Membangun Cianjur Era Baru di Milangkala ke-349
- BAZNAS Cianjur Tetap Hadir untuk Umat: Fokus Layanan Kesehatan dan Bantuan Perjalanan Saat Masa Tran
Soal Kasus PJU, Kalau Ada Perkembangan Signifikan Akan Disampaikan kepada Publik

Keterangan Gambar : Kepala Kejaksaan Negeri Cianjur, Kamin, dan Kasi Intel Kejaksaan Negeri Cianjur, Angga Insana Husri, saat memberikan penerangan hukum.
Pinusnews.id - Proses penyidikan kasus dugaan korupsi proyek Penerangan Jalan Umum (PJU) Tahun Anggaran 2023 dengan nilai fantastis mencapai Rp40 miliar, masih terus bergulir di Kejaksaan Negeri (Kejari) Cianjur. Hingga kini, belum ada pihak yang ditetapkan sebagai tersangka.
Kepala Seksi Intelijen Kejari Cianjur, Angga Insana Husri, menyampaikan bahwa pihaknya masih menelusuri dan menelaah data-data penting hasil penggeledahan yang telah dilakukan sebelumnya. Menurutnya, tim penyidik tengah bekerja secara menyeluruh dan penuh kehati-hatian.
“Sebetulnya saya belum bisa memberikan statemen-statemen, tapi tolong kawan-kawan bersabar. Berikan kami kesempatan untuk melakukan upaya penyidikan ini secara lebih komprehensif,” kata Angga kepada awak media di Kantor Kejari Cianjur, beberapa waktu berselang.
Baca Lainnya :
- Cegah Penyebaran Covid-19, Forkopimda Cianjur Penyemprotan Disinfektan Hingga Bagikan Masker
- Tingkatkan Nilai Profesional, PWI Cianjur Gelar UKW 2020,Â
- Kerugian Rp10 Juta, Warung di Sidangbarang Cianjur Diamuk Api
- Laka Tunggal, Mobil Pick Up Terjun Bebas ke Jurang di Naringgul
- Gegerkan Warga, Mayat Laki-laki Tanpa Identitas Ditemukan di Sungai Cikondang Cibeber Cianjur
Angga menegaskan, sejumlah dokumen dan data yang ditemukan sedang dianalisis untuk mengungkap pihak-pihak yang terlibat dalam dugaan penyimpangan proyek bernilai puluhan miliar rupiah tersebut.
“Dari data-data itu akan terlihat siapa yang melakukan, siapa yang membantu, dan apa konsekuensi dari perbuatan itu. Jika memang ada kerugian negara, kami akan memastikan siapa yang harus bertanggung jawab,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan publik agar tidak mendesak proses penyidikan untuk segera diumumkan hasilnya. Menurutnya, tekanan berlebihan justru bisa mengganggu akurasi kerja penyidik.
“Mohon bersabar, karena kalau kerja kami didesak terus justru bisa terburu-buru, dan hasilnya tidak akan baik. Tapi kami pastikan jika nanti ada perkembangan signifikan, pada waktunya akan kami sampaikan kepada publik,” pungkasnya.
Sementara itu, masyarakat Cianjur masih menanti kejelasan dari penanganan kasus ini, mengingat besarnya anggaran yang digelontorkan namun diduga kuat bermasalah dalam pelaksanaannya. (tim-dens).











