- DPPKBP3A Cianjur Dukung Gerakan Wakaf Buku untuk Perkuat Budaya Baca
- Harhubnas ke-55, Memperkuat Konektivitas Transportasi di Cianjur
- DPPKBP3A Cianjur Raih Penghargaan Kampung KB dan Rumah Data Kependudukan
- Jejak Hilman Saukani Membawa BAZNAS Cianjur Lebih Transparan dan Dipercaya
- Menabur Kepedulian, Menuai Kesiapsiagaan: Ribuan Pelajar Cianjur Ikuti Pelatihan dan Pelantikan PMR
- DPPKBP3A Cianjur Kukuhkan SD Ibu Jenab 2 sebagai Sekolah Ramah Anak
- Syukuran dan Komitmen Disbudpar Cianjur Menumbuhkan Kampung Budaya Padi Pandanwangi
- SIROJA, Ikhtiar Camat Mande Memperkuat Ketakwaan dan Kebersamaan
- DLH Cianjur Ajak Warga Bersihkan Sampah untuk Lingkungan yang Nyaman dan Sehat
- DPRD Cianjur Sepakati Perubahan APBD 2026: Sinergi Legislatif-Eksekutif untuk Rakyat
Sekda Herman Suryatman Sebut Jumlah Pendaftar SPMB 2025 Tembus 262.000

Keterangan Gambar : Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat, Herman Suryatman.
Pinusnews.id - Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat Herman Suryatman melakukan inspeksi terkait pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun 2025 di SMA Negeri 1 Kota Bandung, belum lama ini.
Ia mengatakan, secara keseluruhan di Jawa Barat hingga hari ini jumlah siswa yang sudah mendaftar SPMB 2025, menembus angka 262.000-an siswa dari kuota yang tersedia kurang lebih 329.000 siswa.
"Jadi sudah 81 persen. Ini baru empat hari, masih ada beberapa hari ke depan, silahkan manfaatkan dengan baik," ucap Herman Suryatman.
Baca Lainnya :
- Laka Tunggal, Mobil Pick Up Terjun Bebas ke Jurang di Naringgul
- Gegerkan Warga, Mayat Laki-laki Tanpa Identitas Ditemukan di Sungai Cikondang Cibeber Cianjur
- BPBD Cianjur : Tebing Pasir atau Hutan Rawan Longsor di Cianjur, Sudah Terakomodir 2021
- Rustiman KPU Cianjur : 99 Persen Masyarakat Tahu 9 Desember Ada Apa?
- Perlu Perhatian Serius, Tebing Pasir Cilumping di Cibeber Rawan LongsorÂ
Herman juga mengungkap bahwa di hari kedua penyelenggaraan SPMB Jabar 2025 sempat terjadi kendala teknis. Namun perbaikan segera dilakukan hingga sampai hari ini belum ditemukan lagi kendala yang berarti.
"Sekarang sudah normal, silakan optimalkan sampai tanggal 16 Juni untuk tahap 1 dan tahap 2, tanggal 24 Juni sampai 1 Juli. Kami pastikan SPMB Jabar 2025 bersih, akuntabel, transparan, berkeadilan, dan terbebas dari praktik KKN," ujar Herman.
"Maka kepada masyarakat Bandung, terutama yang zonasinya sekitar SMA 1 Bandung masih ada waktu sampai 16 Juni. Untuk jalur prestasi silahkan manfaatkan 24 Juni sampai 1 Juli," imbuhnya.
Ia menuturkan pula bahwa semua anak di Jawa Barat mempunyai hak yang sama untuk mendapatkan akses pendidikan sehingga sesuai amanat Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, jangan sampai ada anak di Jabar yang tidak melanjutkan sekolah.
"Semua anak mempunyai hak untuk melanjutkan sekolah dan Pak Gubernur Dedi Mulyadi berkomitmen, tidak boleh ada anak yang putus sekolah, semua harus melanjutkan," tegas Herman.
Bagi keluarga kurang mampu yang terdaftar di Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), Herman mempersilahkan untuk mendaftarkan anak-anaknya di jalur afirmasi. (dens).











