- SENJA Cianjur Diluncurkan: Sekolah untuk Membuat Lansia Sehat, Mandiri, dan Produktif
- Bupati Cianjur Ajak MUI Kolaborasi Perkuat Pembinaan Keagamaan dan Layanan Publik
- Kejar Target Angka Harapan Hidup, Jabar Siap Sukseskan Program KITA SEHAT
- Cianjur Tetapkan Siaga Darurat Kekeringan 3 Bulan, BPBD Tangkas Koordinasi Mitigasi dan Bantuan
- BAZNAS Cianjur Perbaiki Rutilahu: Dua Keluarga Terima Bantuan Rp25 Juta
- Disdikpora Cianjur Perkuat Pengawasan BOS Kinerja, 210 Kepala Sekolah Ikuti Sosialisasi
- Perumdam Tirta Mukti Cianjur: Musim Kemarau Panjang, Pasokan Air Bersih Menipis
- DPUTR Cianjur Perkuat Integritas: Sosialisasi Anti-Gratifikasi untuk Pelayanan Publik yang Bersih
- Kerja Skala Besar di Mekarmukti: Progres TMMD Ke-129 Kodim 0608/Cianjur Capai Banyak Titik
- Relokasi SDN Pasirkelewih Bikin Akses Belajar Lebih Dekat dan Nyaman
Sekda Herman Suryatman: Kader Posyandu Berperan Penting Turunkan Stunting dan Kemiskinan Ekstrem

Keterangan Gambar : Foto Istimewa.
Pinusnews.id - Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat Herman Suryatman membuka Jambore Kader Posyandu Tingkat Provinsi Kader Posyandu memiliki peran penting mengedukasi masyarakat dalam upaya menurunkan angka stunting dan kemiskinan ekstrem di Jawa Barat.
Hal itu dikemukakan Sekretaris Daerah Provinsi Jabar Herman Suryatman saat membuka kegiatan Jambore Kader Posyandu Tingkat Provinsi Jabar di Kota Bandung, Kamis 5 September 2024.
"Kita bahas banyak hal, bagaimana menguatkan peran kader Poayandu, terutama fokus pada dua hal, mewujudkan zero new stunting serta tidak ada masyarakat yang miskin ekstrem," katanya.
Baca Lainnya :
- Luar Biasa! Pjs Bupati Cianjur Lepas Dua Goweser 3000 Km Cianjur-Aceh
- Pandemi Corona, Karyawan Bulog Cianjur Terapkan Prokes 3M
- Kantor Disperkimtan Tutup, Ada Apa?
- Serikat Buruh Cianjur Desak PT QL Penuhi Janji
- 350 Buruh Gelar Demo ke PT. QL Agrofood di Haurwangi CianjurÂ
Herman menyampaikan pula bahwa Pemdaprov Jabar, pemda kabupaten kota dan para kader akan bahu-membahu untuk memastikan stunting dan angka kemiskinan ekstrem turun di Jabar.
"Itu komitmen kami dalam pelaksanaan Jambore Kader Posyandu Tingkat Jabar ini," ungkapnya.
Herman berharap para kader Posyandu dapat menjadi agen perubahan dan menerapkan peran sebagai Jamillah (Jaga Ibu Hamil dan Lingkungan Bersih dan Sehat).
"Kami berharap peserta jambore, semuanya menjadi Jamillah, jaga ibu hami dan lingkungan bersih dan sehat. Semua menjadi agent of change dan agen pembaruan," kata Herman.
Sementara itu Kepala DP3AKB Jabar Siska Gerfianti mengatakan, fungsi dari kader posyandu adalah sebagai pendata, penggerak, dan penyuluh di lapangan.
Ia pun menjelaskan, dalam upaya peningkatan pemberdayaan ekonomi perempuan, para kader juga akan disertakan pada pelatihan vokasional melalui Sekolah Perempuan Jabar.
"Supaya sumbangan pendapatan Jabar juga meningkat dan meningkatkan Indeks Pemberdayaan Gender serta kesejahteraan keluarga di Jawa Barat," kata Siska. (tim).











