- Demo di Cianjur Memanas, KH Deni Saepul Rohman: LGBT Bukan Perbedaan Tapi Penyimpangan
- Polres Cianjur Kirim Truk Tangki 5.000 Liter untuk Warga Krisis Air di Kampung Cibolang
- BGN Tetapkan Batas 10 Agustus untuk SLHS Dapur MBG: Sanksi Tutup Permanen jika Tak Memenuhi
- Audensi dengan Bupati Wahyu, Disdukcapil Cianjur Perkuat Data Pembangunan lewat Sinergi dengan BPS
- BAZNAS RI Raih Top Brand Award 2026 dan Peran BAZNAS Cianjur dalam Membangun Kepercayaan Publik
- KDM Targetkan Seluruh Tanah Milik Pemerintah Bersertifikat Paling Lambat Tiga Tahun ke Depan
- Dinas Pangan Cianjur Salurkan 24,7 Ton Beras CPPD, Perkuat Ketahanan Pangan di 10 Desa Rawan
- Kembali dari Rantau yang Gagal: BAZNAS Cianjur Pulihkan Nasib Dua Warga Sukajadi
- Cianjur Kirim 337 Pekerja Migran ke Jepang dan Taiwan, Dorong Penempatan ke Sektor Formal
- LKBH Abdullah Bin Nuh Resmi Berdiri, IAI Al-Azhary Perkuat Pengabdian kepada Masyarakat
Sekda Herman Suryatman: Forum FKD-MPU Jadi Kekuatan Besar Tingkatkan Perekonomian Nasional

Keterangan Gambar : Foto Istimewa.
Pinusnews.id - Sebanyak 10 perwakilan provinsi di Indonesia berkumpul dalam Forum Kerja Sama Daerah Mitra Praja Utama (FKD-MPU) XXIV Tahun 2024 dalam upaya meningkatkan kerja sama pembangunan antar daerah di berbagai bidang.
Perwakilan provinsi itu adalah Jawa Barat, DKI Jakarta, Jawa Tengah, Jawa Timur, Banten, Daerah Istimewa Yogyakarta, Lampung, Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur.
Rapat Gabungan FKD-MPU XXIV/2024 tersebut digelar di Hotel Savoy Homann, Kota Bandung, Selasa (10/9/2024) malam.
Baca Lainnya :
- Hanya Impian, Cianjur Selatan Belum Dianggap Prioritas CDOB
- Dua Dermawan Dubai Beri Bantuan Sumur Bor ke Masjid di Cianjur
- Pupuk Subsidi Langka, Petani di Cidaun Cianjur Menjerit
- Serikat Buruh Cianjur Desak PT QL Penuhi Janji
- 350 Buruh Gelar Demo ke PT. QL Agrofood di Haurwangi CianjurÂ
Sekda Provinsi Jabar Herman Suryatman saat membuka rapat gabungan itu mengungkapkan, tujuan FKD-MPU untuk meningkatkan kerja sama pembangunan antar daerah di berbagai bidang, di antaranya ekonomi, ketahanan pangan, pariwisata, UMKM, dan ekonomi kreatif.
"10 provinsi bergabung di sini untuk membangun kerja sama ekonomi. Pembahasan yang dilakukan terkait dengan ketahanan pangan dan UMKM, juga yang tak kalah penting adalah pariwisata dan ekonomi kreatif," ucap Herman.
Dengan adanya forum yang beranggotakan 10 provinsi ini, ia menilai akan menjadi sebuah kekuatan yang bisa menumbuhkan rasio ekonomi nasional secara komprehensif.
"Jadi apabila 10 (provinsi ini) kerja samanya bagus, serta melakukan akselerasi dalam pengembangan ekonomi di daerah masing-masing dan lintas daerah, saya kira ini bisa menjadi pengungkit ekonomi nasional," ujarnya.
Di hadapan seluruh perwakilan yang hadir, Herman juga berkomitmen untuk menghadirkan kolaborasi kolektif dalam forum ini sehingga menghasilkan keberkahan yang dapat dirasakan oleh masyarakat di 10 provinsi tersebut.
"Kami berkomitmen, mudah-mudahan kerja sama ini mendapatkan keberkahan (untuk masyarakat)," tandasnya. (tim).











