- AMAM IBNU Al-MUSHTLOPA *PILAR KEADILAN PADA HARTA YANG DITITIPKAN* _Catatan Awal Menjemput Amanat Ba
- Beras 30 Kilogram untuk 389 Ribu Warga: Bulog Sukses Salurkan Bantuan Pangan di Cianjur
- Diskominfo Cianjur Perkuat Dampak Digital Menuju Pelayanan Publik yang Lebih Baik
- Revitalisasi SMP PGRI Cikalongkulon: Sekolah Baru, Semangat Belajar Baru
- DPPKBP3A Cianjur Dukung Gerakan Wakaf Buku untuk Perkuat Budaya Baca
- Harhubnas ke-55, Memperkuat Konektivitas Transportasi di Cianjur
- DPPKBP3A Cianjur Raih Penghargaan Kampung KB dan Rumah Data Kependudukan
- Jejak Hilman Saukani Membawa BAZNAS Cianjur Lebih Transparan dan Dipercaya
- Menabur Kepedulian, Menuai Kesiapsiagaan: Ribuan Pelajar Cianjur Ikuti Pelatihan dan Pelantikan PMR
- DPPKBP3A Cianjur Kukuhkan SD Ibu Jenab 2 sebagai Sekolah Ramah Anak
Rumah Penitipan Motor Terbakar, Tersisa Puing-Puing dan Kerangka Besi

Keterangan Gambar : Bangunan rumah hangus terbakar bersama belasan motor yang menyisakan puing-puing dan kerangka besi.
Pinusnews.id - Peristiwa menegangkan sekaligus menyedihkan secara tiba-tiba terjadi di Gang Guntur III, Kelurahan Pamoyanan, Kecamatan Cianjur, Kabupaten Cianjur, Kamis 15 Mei 2025.
Pasalnya, sebuah rumah yang dijadikan tempat penitipan sepeda motor dilalap si jago merah sekitar pukul 09.00 WIB. Akibatnya, 15 sepeda motor milik pelajar SMKN 1 Cianjur yang terparkir di lokasi tersebut hangus tak bersisa, hanya yang tampak puing-puing dan kerangka besi.
Warga hanya mampu menyelamatkan satu unit motor sebelum api berkobar hebat dan meluluhlantakkan seisi bangunan beserta kendaraan lainnya.
Baca Lainnya :
- Rini Valentina, Penulis Mendunia Berkarya di Masa Pandemi Covid-19
- Jelang Pilkada 2020, Polsek Sukaluyu Gelar Deklarasi Pilkada Damai
- Bos Baik Hati Bangun Masjid untuk Ibadah Karyawannya
- Penipu Berkedok Paket Kurban Dijebloskan ke Penjara
- Logistik Pemilihan Mulai Besok Didistribusikan KPU
Iqbal (20), penjaga penitipan motor, menuturkan kronologi kejadian. Setiap hari biasanya ada sekitar 50 sepeda motor yang dititipkan para pelajar tersebut. Namun setelah pelajar kelas 12 lulus hanya ada 16 motor yang dititipkan milik pelajar kelas 10 dan 11
"Biasanya ada 50 lebih unit sepeda motor yang dititip diparkiran in. Namun setelah pelulusan kemarin hanya ada 16 motor saja," ujarnya kepada awak media di lokasi kejadian.
Lebih lanjut, Iqbal menceritakan detik-detik mencekam saat kebakaran terjadi. Dirinya saat sedang di rumah tiba-tiba mendengar teriakkan dari para tetangganya ada kebakaran.
"Saat melihat kepulan asap tersebut dirinya langsung berlari ke tempat kerjanya dan benar saja tempat kerjanya sudah terbakar berikut puluhan motor. Namun api sudah membesar sehingga hanya bisa menyelamatkan satu motor," jelasnya.
Api sudah membesar dan membakar sebagian motor. Namun dirinya dan warga tidak berani mendekat karena beberapa kali terjadi ledakan dan api semakin membesar, kemungkinan dari tangki bensin motor yang terbakar.
"Saya dan warga hanya bisa menyelamatkan satu unit motor dan selebihnya enggak sempat, karena sudah terbakar semua," ungkapnya.
Dua unit mobil pemadam kebakaran dari Dinas Pemadam Kebakaran Cianjur segera tiba di lokasi dan berjibaku memadamkan api serta melakukan pendinginan. Setelah kurang lebih satu jam, kobaran api berhasil dijinakkan.
Sementara itu, Komandan Regu Damkar Kabupaten Cianjur, Jainal, menyampaikan bahwa penyebab pasti kebakaran masih belum diketahui dan tengah diselidiki oleh pihak kepolisian.
"Kami terima laporan sekitar pukul 09.00 WIB dan langsung meluncur ke lokasi kejadian dan api sudah membesar. Kami mengerahkan dua unit mobil damkar. Api baru bisa berhasil diamankan hampir satu jam setengah," pungkasnya. (tim-dens).











