- Dr. Euis Latifah, M.Pd. Raih Penghargaan sebagai Dosen Inovatif dalam ToT Perma Pendis 2026
- Rektor IAI Al-Azhary Raih Perma Pendis Award 2026 sebagai Rektor Visioner di Tengah Kegiatan ToT
- BAZNAS Cianjur Apresiasi UPZ IGTKI-PGRI Sukses Tingkatkan ZIS
- Koperasi Merah Putih: Jembatan Kemandirian Ekonomi Cianjur Menuju Kesejahteraan Nyata
- Bupati Wahyu dalam Rembug Warga Cianjur: Langkah Nyata Menuju Kesejahteraan Inklusif
- Cari Solusi Agar Gaji Guru Honorer Dibayar, KDM Segera Temui Menteri PAN-RB
- Panggil Kapolri, Presiden Prabowo Bahas Keamanan Nasional dan Program Strategis Polri
- Kesuksesan Bidang SMP Disdikpora Cianjur dalam Menggelar Tes Kemampuan Akademik 2026
- Bupati Wahyu: Koperasi Pilar Utama Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat Cianjur
- Pengolahan Sampah Energi Listrik (PSEL) Siap Dibangun di Jawa Barat Mulai Juni 2026
RSUD Sayang Cianjur Segera Terapkan KRIS-JKN untuk Pelayanan Kesehatan Terbaik

Keterangan Gambar : Direktur RSUD Sayang Cianjur, Irvan Nur Fauzy
Pinusnews.id - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sayang Cianjur segera akan menerapkan Kelas Rawat Inap Standar-Jaminan Kesehatan Nasional (KRIS-JKN) terkait persoalan satu kamar diisi empat bed atau tempat tidur. Malahan secara nyata sudah dibuatkan satu ruangan rawat inap untuk BPJS Kesehatan.
Sehubungan dengan hal tersebut, Direktur (Dirut) RSUD Sayang Cianjur, Irvan Nur Fauzy menyatakan, penerapan KRIS bagi pengguna BPJS Kesehatan akan segera dilaksanakan, dan disediakan tempat tidur sebanyak 468 unit yang berada di semua tempat rawat inap RSUD Sayang Cianjur," ujar Direktur RSUD Sayang Cianjur, Irvan Nur Fauzy, di kantornya, belum lama berselang.
Seperti diketahui, sambung Irvan Nur Fauzy, layanan ini sebagai pengganti sistem kelas 1, 2, 3 BPJS Kesehatan yang dihapus oleh pemerintah. Kebijakan itu tertuang dalam Peraturan Presiden (Perpres) No 59 Tahun 2024 tentang Perubahan Ketiga atas Perpres Nomor 82 Tahun 2018 tentang Jaminan Kesehatan.
Baca Lainnya :
- Buruh Cianjur Kecewa, Hasil Audensi tak Menemukan Titik Temu
- UMK 2021 Tak Naik, Ribuan Buruh di Cianjur Unjuk Rasa
- Sebanyak 7.978 Personel Pengamanan Pilkada Serentak 2020 di Jabar
- Mobil Muatan Ikan Terjun Bebas ke Jurang, Tiga Orang Luka-Luka
- Atas Nama KPU Cianjur, PPS Desa Tanjungsari Lantik Anggota KPPS
"Dalam Perpres tersebut pada intinya mengatur 12 komponen yang harus dipenuhi sebuah Rumah Sakit (RS) untuk melayani peserta BPJS Kesehatan," imbuh Irvan Nur Fauzy.
Selain itu, Direktur RSUD Sayang Cianjur juga menegaskan bahwa pihaknya sudah siap untuk melaksanakan aturan terbaru dari BPJS.
"Dalam satu ruangan itu nantinya boleh diisi 4 tempat tidur serta pelaksanaan 11 parameter lainnya," pungkas Dirut RSUD Sayang Cianjur, Irvan Nur Fauzy. (dens).











