- Dr. Euis Latifah, M.Pd. Raih Penghargaan sebagai Dosen Inovatif dalam ToT Perma Pendis 2026
- Rektor IAI Al-Azhary Raih Perma Pendis Award 2026 sebagai Rektor Visioner di Tengah Kegiatan ToT
- BAZNAS Cianjur Apresiasi UPZ IGTKI-PGRI Sukses Tingkatkan ZIS
- Koperasi Merah Putih: Jembatan Kemandirian Ekonomi Cianjur Menuju Kesejahteraan Nyata
- Bupati Wahyu dalam Rembug Warga Cianjur: Langkah Nyata Menuju Kesejahteraan Inklusif
- Cari Solusi Agar Gaji Guru Honorer Dibayar, KDM Segera Temui Menteri PAN-RB
- Panggil Kapolri, Presiden Prabowo Bahas Keamanan Nasional dan Program Strategis Polri
- Kesuksesan Bidang SMP Disdikpora Cianjur dalam Menggelar Tes Kemampuan Akademik 2026
- Bupati Wahyu: Koperasi Pilar Utama Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat Cianjur
- Pengolahan Sampah Energi Listrik (PSEL) Siap Dibangun di Jawa Barat Mulai Juni 2026
RSUD Sayang Cianjur Punya Fasilitas Lengkap, Termasuk Layanan Kemoterapi bagi Pasien Kanker

Keterangan Gambar : Direktur (Dirut) RSUD Sayang Cianjur, dr Irvan Nur Fauzy.
Pinusnews.id - Layanan kemoterapi bagi pasien kanker di RSUD Sayang Cianjur sejauh ini sudah berjalan maksimal. Terlebih, fasilitas yang dimiliki rumah sakit plat merah itu notabene sudah lebih lengkap.
Hal itu yang membuat cukup banyak pasien kanker yang mendapatkan pelayanan kemoterapi. Sejauh ini tercatat hampir 150 orang pasien kanker yang rutin menjalaninya.
“Penderita kanker yang tercatat mendapatkan layanan kemoterapi di RSUD Sayang Cianjur sekitar 150 orang. Jadi, kemoterapi yang rutin dijalani pasien itu ada yang sebulan sampai dua kali,” kata Direktur Utama RSUD Sayang Cianjur, dr Irvan Nur Fauzy, Selasa, 8 Oktober 2024.
Baca Lainnya :
- Ratusan Minuman Beralkohol Roso-Roso Diamankan Polres Cianjur di Rumah Kontrakan
- Jenazah PMI Tertahan Di Saudi Arabia, LSM FPMI Kirim Surat Ke Presiden Jokowi
- Nelayan Tenggelam di Pantai Cigebang Karawangwangi Cidaun
- Pemotor Luka-Luka, Tabrak Mobil Truk Sedang Parkir di Pacet Cianjur
- Pjs Bupati Cianjur Kunjungi Bazar Jumat Segar
Menurut Irvan Nur Fauzy, sebagian di antara pasien penderita kanker yang menjalani kemoterapi berasal dari wilayah selatan Kabupaten Cianjur.
"Estimasi, jumlahnya lebih kurang 40 persen dari jumlah pasien yang rutin menjalani kemoterapi. Dan ada sebagian pasien dari Cianjur selatan,” imbuhnya.
Disebutkan, RSUD Sayang Cianjur kini telah tersedia rumah singgah bagi pasien kanker, yang menjalani pengobatan. Rumah singgah bisa digunakan sebagai tempat beristirahat bahkan menginap, terutama bagi pasien dari wilayah selatan.
“Saat ini baru ada dua ruangan yang diaktifkan. Ke depan ditambah menjadi enam ruangan,” jelasnl Irvan Nur Fauzy. (dens).











