- Dr. Euis Latifah, M.Pd. Raih Penghargaan sebagai Dosen Inovatif dalam ToT Perma Pendis 2026
- Rektor IAI Al-Azhary Raih Perma Pendis Award 2026 sebagai Rektor Visioner di Tengah Kegiatan ToT
- BAZNAS Cianjur Apresiasi UPZ IGTKI-PGRI Sukses Tingkatkan ZIS
- Koperasi Merah Putih: Jembatan Kemandirian Ekonomi Cianjur Menuju Kesejahteraan Nyata
- Bupati Wahyu dalam Rembug Warga Cianjur: Langkah Nyata Menuju Kesejahteraan Inklusif
- Cari Solusi Agar Gaji Guru Honorer Dibayar, KDM Segera Temui Menteri PAN-RB
- Panggil Kapolri, Presiden Prabowo Bahas Keamanan Nasional dan Program Strategis Polri
- Kesuksesan Bidang SMP Disdikpora Cianjur dalam Menggelar Tes Kemampuan Akademik 2026
- Bupati Wahyu: Koperasi Pilar Utama Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat Cianjur
- Pengolahan Sampah Energi Listrik (PSEL) Siap Dibangun di Jawa Barat Mulai Juni 2026
RSUD Sayang Cianjur Kerjasasama dengan Investor Bangun Cancer Center, Dananya 200 Miliar

Keterangan Gambar : Bupati Cianjur, Dirut RSUD Sayang Cianjur, Kadis Kesehatan Cianjur, Kadis LH, investor, dan pihak terkait lainnya, saat membicarakan pembangunan Cancer Center.
Pinusnews.id - RSUD Sayang Cianjur akan segera membangun fasilitas layanan Cancer Center. Fasilitas peralatannya nanti akan meliputi layanan medis seperti skrining, diagnosis, dan perawatan bagi pasien kanker.
Pengadaan fasilitas itu dilakukan pihak ketiga melalui Kerja Sama Operasi (KSO). Pasalnya, anggaran pengadaan fasilitas itu nilainya sangat fantastis yakni mencapai Rp200 miliar.
Ketersediaan layanan bagi pasien kanker itu salah satu instrumen mewujudkan RSUD Sayang Cianjur sebagai rumah sakit berstandar internasional.
Baca Lainnya :
- Pemotor Luka-Luka, Tabrak Mobil Truk Sedang Parkir di Pacet Cianjur
- Waspada, Positif Covid-19 di Cianjur Melonjak Drastis
- Kepala Puskesmas Cikalongkulon Cianjur Terpapar Covid-19
- Bhabinkhamtibmas Desa Sukamaju Cianjur Pasang Maklumat Kapolri Hingga Antisipasi C3
- Secara Kontinyu, Polsek Campaka Semprotkan Disinfektan di Titik Rawan Penyebaran Covid-19
Dirut RSUD Sayang Cianjur Irvan Nur Fauzy mengatakan, pembangunan fasilitas Cancer Center di RSUD Sayang Cianjur awalnya sempat menemui kendala dari segi pembiayaan. Namun, ada investor yang mau menginvestasikan modalnya membangun fasilitas tersebut.
“Nilai investasinya sangat tinggi. Kalau mengandalkan APBD, Pemkab Cianjur cukup kesulitan. Sehingga kami kerjasamakan atau istilahnya KSO dengan investor yang bergerak di bidang tersebut.Nilai investasinya hampir Rp200 miliar,” kata Irvan di Pendopo Cianjur, Selasa, 24 September 2024.
Kerjasama investasi tersebut dilakukan dalam hal penyediaan alat kesehatan dengan pemeliharaan dan pembangunan gedung
“Untuk bangunannya juga mereka yang bangun. Tetapi akan dihibahkan kepada RSUD Sayang Cianjur yang dikeluarkan dari nilai investasi,” ujarnya.
Nantinya fasilitas alat radioterapi di Cancer Center akan memudahkan pasien kanker melakukan pengobatan. Selama ini, para pasien kanker harus pergi ke rumah sakit di luar kota untuk pengobatan.
“Manfaatnya untuk masyarakat yang sedang menjalani radioterapi tidak lama mendapatkan pelayanan. Karena waktu antreannya kan panjang. Ada yang sampai dua bulan seperti di kota-kota besar,” paparnya.
Terkait hal tersebut, Bupati Cianjur Herman Suherman menargetkan fasilitas kesehatan di RSUD Sayang Cianjur itu dapat segera bisa dipakai tahun ini. Menurut dia, nantinya Cancer center di RSUD Sayang Cianjur akan menjadi satu-satunya di Jawa Barat.
“Insya Allah, tahun ini bisa selesai. Aatnya canggih. Belum ada di Jawa Barat. Kita bekerja sama dengan investor,” kata Herman. (dens).











