- Mengenali Sawah Tadah Hujan Agrabinta: DTPHP Cianjur Hadapi Halodo dengan Langkah Tepat
- Diskominfo Cianjur Perkuat Sinergi Komunikasi Publik melalui FGD di Bogor
- Santri Cianjur Tunjukkan Kepedulian: Dari Pesantren untuk Kemanusiaan
- Cianjur Kota Santri yang Kharismatik
- Wajah Baru SD Negeri Tugu Sari: Semangat Baru untuk Pendidikan Cianjur
- Sinergi untuk Cianjur Tangguh: BAZNAS Cianjur Beri 100 Paket Sembako untuk BALAKAR
- Jabatan Bukan Hak Istimewa: Cianjur Perkuat Integritas ASN Bersama KPK
- Pemkab Cianjur Perkuat Komitmen Anti-Korupsi Melalui Kode Etik dan TPP
- Kejari Cianjur Perkuat Integritas Pengelola Madrasah melalui Pencerahan Hukum
- DTPHP Cianjur Perkuat Kesiapan Koperasi Merah Putih Lewat Sinergi Pertanian
Resmikan Monumen Perjuangan Rakyat Jabar Hasil Revitalisasi, Bey: Mari Rawat Bersama-sama
Editor: Arsila Fadwi

Keterangan Gambar : Monumen Perjuangan Rakyat Jabar hasil revitalisasi dan renovasi yang diresmikan oleh Penjabat Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin.
Pinusnews.id - Penjabat (Pj.) Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin meresmikan Monumen Perjuangan Rakyat Jabar hasil revitalisasi dan renovasi pada Kamis (28/12/2023).
Ada banyak fasilitas baru di kawasan Monumen Perjuangan Rakyat Jabar setelah direvitalisasi, seperti amfiteater rakyat, musala, kawasan kuliner, griya karya, tempat bermain, dan teater rakyat.
"Kita berada di Monumen Perjuangan Rakyat Jawa Barat, yang sebetulnya telah diresmikan oleh Gubernur (Jabar) pada 28 tahun silam, Bapak Nuriana. Monumen ini direvitalisasi dan penggunaannya untuk publik, untuk masyarakat," ucap Bey.
Baca Lainnya :
- Cegah Korupsi, Itjen Kemenag Telah Bentuk 187 Unit Pengendalian Gratifikasi
- Siap Terjang Kendala, Menkominfo Tegaskan Rakyat Butuh Akses Digital
- Presiden Jokowi Sapa Warga dan Pastikan BLT El Nino Tersalurkan Baik
- Apa yang Melatarbelakangi Anak-anak Melakukan Perbuatan Melanggar Hukum?
- Master Plan RSUD Sayang Cianjur Menuju Standar Internasional
Monumen Perjuangan Rakyat Jabar memiliki luas lahan kurang lebih 72.040 meter persegi dengan total luas bangunan sekitar 2.143 meter persegi. Menurut Bey, monumen tersebut merupakan salah satu fasilitas publik terbaik di Jabar.
"Tadi saya sudah berputar mencoba melihat semuanya dan saya pikir ini termasuk yang terbaik di Bandung atau di Jawa Barat. Tapi justru karena terbaik, ini tantangannya cukup berat, apakah kita bisa merawatnya?" ucap Bey.
"Jadi pekerjaan kita justru sebetulnya setelah diresmikan. Kita harus menjaga bersama merawat monumen perjuangan ini agar tetap bersih dan dapat dinikmati oleh semua lapisan masyarakat," imbuhnya.
Karena itu, Bey meminta kepada masyarakat untuk sama-sama menjaga kebersihan sekaligus merawat fasilitas yang ada di Monumen Perjuangan Rakyat Jabar.
"Ini ada teaternya. Jadi kalau warga Jawa Barat, warga Bandung, banyak pekerja seni bisa dimanfaatkan, menampilkan atraksi dari mulai tarian, bernyanyi, bisa juga pameran lukisan dan lain sebagainya," ujar Bey.
"Intinya, kita bersyukur ada fasilitas publik, fasilitas bersama, yang pastinya untuk tahun baru akan tumpah ruah di sini. Sekali lagi mohon jaga kebersihan, jangan merusak, karena ini dibangun dari masyarakat sendiri dari pajak retribusi dan lain sebagainya, sehingga jadi tanggung jawab kita semua juga," tambahnya. (Dens-Tim).











