- Bupati Wahyu Resmikan Peluncuran AMDK Perumdam Tirta Mukti Cianjur
- Bidang SMP Disdikpora Cianjur, Sukses Penerimaan Siswa Baru Sekolah Nasional Terintegrasi
- SEATRC 2026 di Cianjur: Lari Lintas Alam Bawa Atlet Asia Tenggara Dorong Pariwisata Lokal
- Epa Fatihah Dinobatkan Sebagai Menteri Kehebohan Wisata Keluarga Bani Asyari
- Perhutani KPH Cianjur Perkuat Sinergi dengan Kejari untuk Pengelolaan Hutan yang Akuntabel dan Berke
- BPBD Cianjur Percepat Distribusi Air Bersih: Respons Hadapi Kekeringan Musim Kemarau
- Bupati Cianjur: Art Space The Unreal Playroom, Kreativitas dan Ekonomi Kreatif Lokal
- Bagian Umum dan Keuangan Sekda Cianjur Gelar Rekonsiliasi Semester 2026
- Ramaikan Hari Anak Nasional, Dinas Pangan Cianjur Hadirkan Pangan Murah untuk Warga
- Kasus Pencemaran Nama Baik PWI Cianjur Terus Bergulir, Perkuat Dugaan Pihak Terlapor
Presiden Prabowo Tegaskan Atasi Stunting dan Dorong Pertumbuhan Ekonomi Inklusif

Keterangan Gambar : Presiden Prabowo Subianto menyampaikan sambutannya pada sesi roundtable Business Summit dalam rangka kunjungan kerjanya di Washington DC, Amerika Serikat, pada Rabu, 18 Februari 2026. Foto: BPMI Setpres/Cahyo
Pinusnews.id - Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintahannya dalam mempercepat pembangunan sumber daya manusia, mengatasi stunting, serta memperkuat pertumbuhan ekonomi inklusif. Presiden menyampaikan bahwa pengalaman turun langsung ke desa-desa membuka matanya terhadap kondisi anak-anak yang mengalami stunting.
“Saya menanyakan usia mereka dan anak-anak yang saya kira berusia empat, lima, enam tahun, ternyata berusia sepuluh, sebelas, dua belas tahun. Kemudian saya mengetahui bahwa 25 persen anak-anak kita mengalami stunting, pertumbuhan terhambat,” ucap Presiden dalam sambutannya pada sesi roundtable Business Summit dalam rangka kunjungan kerjanya di Washington DC, Amerika Serikat, pada Rabu, 18 Februari 2026.
Untuk mengatasi persoalan tersebut, Presiden Prabowo menyampaikan bahwa pemerintah melakukan penghematan anggaran melalui efisiensi belanja negara serta memangkas pengeluaran tidak produktif dan rawan penyalahgunaan, lalu mengalokasikannya kembali ke program prioritas.
Baca Lainnya :
- BPNT di Desa Sukamulya, Dikelola BUMDes Secara Mandiri
- 8 Kades Ontrog Kantor Camat Warungkondang, Ada Apa?
- Naringgul Cianjur Dilanda Banjir
- Polisi Cianjur Tangkap Pembunuh Pegawai Koperasi
- Kunjungan Kerja Danrem 061– Suryakencana ke Cianjur
“Inilah yang saya gunakan untuk mengalokasikan kembali dana ke program-program tersebut. Jadi, saya dituduh boros, dan sebagainya. Tidak, tidak, ini adalah pengalokasian kembali sumber daya,” ujarnya.
Presiden Prabowo menjelaskan, salah satu program utama adalah penyediaan makan bergizi gratis bagi anak-anak, yang telah mendapat pengakuan internasional. Presiden Prabowo menyampaikan bahwa Rockefeller Institute menilai kebijakan tersebut sebagai investasi terbaik.
“Setiap dolar yang dihabiskan untuk makanan gratis bagi anak-anak, menurut Rockefeller Institute, pengembaliannya setidaknya 7 dolar, tetapi dalam jangka panjang dapat memberikan pengembalian hingga 35 kali lipat,” kata Presiden Prabowo.
Presiden Prabowo menuturkan bahwa program tersebut juga menciptakan efek pengganda ekonomi melalui pembukaan lapangan kerja dan peningkatan permintaan hasil pertanian. Presiden Prabowo menambahkan, dampak kebijakan ini juga tercermin pada lonjakan konsumsi domestik.
Di hadapan para pemimpin bisnis Amerika Serikat, Presiden Presiden Prabowo menegaskan komitmen Indonesia untuk menjaga iklim investasi dan memperkuat kemitraan strategis. Presiden pun mengajak dunia usaha Amerika Serikat untuk menjadikan Indonesia sebagai mitra strategis jangka panjang.
“Seharusnya ini menjadi situasi saling menguntungkan dan semua orang mendapat manfaat. Dengan manfaat, akan tercipta kemakmuran. Itulah pelajaran yang saya pelajari dari sejarah. Kemakmuran berasal dari tata pemerintahan yang baik, pemerintahan yang bersih. Kemakmuran berasal dari stabilitas,” lanjutnya. (tim dens).











