- Perhutani KPH Cianjur Perkuat Keamanan Hutan lewat Sinergi Lapangan dengan Bhabinkamtibmas
- Cianjur Gandeng BBPVP Bandung Perkuat Pelatihan Vokasi untuk Redam Pengangguran
- Isfhan Taufik Munggaran: Relawan Kebajikan Pancasila Kembalikan Nilai ke Kehidupan
- Menunggu Rumah Aman: Warga Waringinsari Bertahan di Antara Reruntuhan dan Janji Relokasi
- BAZNAS Cianjur Apresiasi Penyaluran Beasiswa Rp22 Miliar untuk Mahasiswa Palestina
- Disdikpora Cianjur Percepat Perbaikan 2.334 Ruang Kelas SD dalam 2 Tahun
- BAZNAS Cianjur Gerak Cepat: Ambulans dan Perawatan untuk Ibu Kurnia Terkena Kanker Serviks
- Nelayan Pantai Jayanti Kembali Melaut, Satpolairud Ingatkan Utamakan Keselamatan
- Gandeng KPK, Pemprov Jabar Bentengi Pejabat dan Keluarga dari Praktik Korupsi
- Presiden Prabowo Instruksikan BMKG Perkuat Kesiapan Hadapi Kemarau dan El Nino
Perhutani Cianjur Lakukan Penanaman Pohon Bersama Stakeholder di Kuta Tanggeuhan

Keterangan Gambar : Foto istimewa.
Pinusnews.id - Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Cianjur melaksanakan kegiatan penanaman pohon bersama di kawasan Situs Kuta Tanggeuhan, tepatnya di sekitar petak 1 dan 2c Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Puncak, Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Cianjur, pada Jumat 20 Juni 2025. Dalam kegiatan tersebut ditanam sebanyak 400 pohon yang terdiri dari jenis Damar, Rasamala, Pinus, dan Puspa.
Kegiatan ini dihadiri oleh Administratur KPH Cianjur Ade Sugiharto, Wakil Administratur Ejang Sukiman beserta jajaran, Kasi PPB Hery Rochmatul Fitri, Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat Herman Suryatman, Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Barat Dodit Ardian Pancapana, Kepala Balai Situs Budaya Provinsi Jawa Barat, Kepala Departemen Perencanaan Divre Janten Lucia Novitasari, Bupati Cianjur Mohammad Wahyu Ferdian, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Cianjur, Camat Cipanas, Kepala Desa Batu Lawang, serta LMDH Giri Langgeng.
Administratur KPH Cianjur, Ade Sugiharto menyampaikan apresiasi atas dukungan seluruh pihak dalam kegiatan penanaman pohon ini, serta menyatakan komitmen Perhutani untuk melaksanakan arahan dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam upaya pemulihan lingkungan dan pengkayaan tegakan.
Baca Lainnya :
- Tingkatkan Nilai Profesional, PWI Cianjur Gelar UKW 2020,Â
- Kerugian Rp10 Juta, Warung di Sidangbarang Cianjur Diamuk Api
- Laka Tunggal, Mobil Pick Up Terjun Bebas ke Jurang di Naringgul
- Gegerkan Warga, Mayat Laki-laki Tanpa Identitas Ditemukan di Sungai Cikondang Cibeber Cianjur
- BPBD Cianjur : Tebing Pasir atau Hutan Rawan Longsor di Cianjur, Sudah Terakomodir 2021
“Dari kegiatan ini kita dapat melihat pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam mendukung pengembangan situs budaya Kuta Tanggeuhan serta menjaga kelestarian hutan dan lingkungan,” ujarnya.
Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat, Herman Suryatman, dalam sambutannya mengatakan bahwa penanaman pohon ini merupakan tindak lanjut dari pembahasan pelestarian lingkungan, khususnya terhadap Situs Kuta Tanggeuhan yang akan dikaji lebih lanjut oleh Balai Situs Budaya dan tim arkeolog. Jika keberadaan situs tersebut terbukti, maka akan ditetapkan sebagai situs budaya yang potensial menjadi destinasi wisata religi, edukasi, dan alam.
“Perlu sinergi dan penguatan berbagai elemen, termasuk masyarakat, untuk menciptakan kawasan yang aman, nyaman, bersih, dan lestari,” tegasnya.
Sementara itu, Bupati Cianjur Mohammad Wahyu Ferdian menyatakan dukungannya terhadap pelestarian kawasan hutan dan budaya, serta berkomitmen untuk membantu penyediaan bibit tanaman guna mendukung pengkayaan tanaman di kawasan tersebut.
“Semoga keberadaan situs ini dapat menjadi kebanggaan masyarakat Cianjur sebagai bagian dari peradaban masa lalu, serta membawa dampak positif bagi perekonomian dan kesejahteraan masyarakat sekitar,” pungkasnya. (Kom-PHT/Cjr/HN-dens).











