- Perhutani KPH Cianjur Perkuat Keamanan Hutan lewat Sinergi Lapangan dengan Bhabinkamtibmas
- Cianjur Gandeng BBPVP Bandung Perkuat Pelatihan Vokasi untuk Redam Pengangguran
- Isfhan Taufik Munggaran: Relawan Kebajikan Pancasila Kembalikan Nilai ke Kehidupan
- Menunggu Rumah Aman: Warga Waringinsari Bertahan di Antara Reruntuhan dan Janji Relokasi
- BAZNAS Cianjur Apresiasi Penyaluran Beasiswa Rp22 Miliar untuk Mahasiswa Palestina
- Disdikpora Cianjur Percepat Perbaikan 2.334 Ruang Kelas SD dalam 2 Tahun
- BAZNAS Cianjur Gerak Cepat: Ambulans dan Perawatan untuk Ibu Kurnia Terkena Kanker Serviks
- Nelayan Pantai Jayanti Kembali Melaut, Satpolairud Ingatkan Utamakan Keselamatan
- Gandeng KPK, Pemprov Jabar Bentengi Pejabat dan Keluarga dari Praktik Korupsi
- Presiden Prabowo Instruksikan BMKG Perkuat Kesiapan Hadapi Kemarau dan El Nino
Pembangunan Jembatan Gantung Lancarkan Arus Ekomomi, Pendidikan dan Kegiatan Warga di Cibinong

Keterangan Gambar : Jembatan gantung di wilayah Cibinong Cianjur Selatan.
Pinusnews.id - Masyarakat di dua kampung Mekarwangi dan Kampung Tegal Panjang Desa Panyindangan, Kecamatan Cibinong, Cianjur Selatan, kini akan memiliki jembatan gantung yang menghubungkan antara kampung.
"Untuk mengakses pendidikan, ekonomi, pertanian, kesehatan dan lainnya, kami nekat dan bertaruh nyawa ketika menyeberangi sungai apalagi disaat musim hujan. Namun dengan dibangunnya jembatan baru ini kami tidak lagi kesulitan," ujar salah seorang warga Mekarwangi, Omis Rosadi," Sabtu 17 Mei 2025.
Menurutnya, pengerjaan jembatan yang dilaksanakan merupakan upaya pemdes Panyindangan untuk menjawab keinginan warga di dua kampung yang selama ini kesulitan aktivitas terlebih saat akan menyebrang ke kampung sebelah.
Baca Lainnya :
- Rini Valentina, Penulis Mendunia Berkarya di Masa Pandemi Covid-19
- Jelang Pilkada 2020, Polsek Sukaluyu Gelar Deklarasi Pilkada Damai
- Bos Baik Hati Bangun Masjid untuk Ibadah Karyawannya
- Penipu Berkedok Paket Kurban Dijebloskan ke Penjara
- Logistik Pemilihan Mulai Besok Didistribusikan KPU
Dengan adanya jembatan baru tersebut, jalur transportasi menjadi mudah sehingga akan menunjang roda perekonomian.
"Kami tidak lagi kesulitan dan bertarung nyawa saat melewati sungai. Sekarang sudah ada jembatan baru yang memudahkan kami untuk aktivitas sehari-hari," jelasnya.
Kepala Desa Panyindangan Kecamatan Cibinong Deden Selamet mengatakan, pembangunan jembatan tersebut salah hasil musyawarah desa (Musdes).
Pembangunan jembatan, dianggarkan melalui dana desa (DD) tahap pertama senilai Rp 350 juta. Dengan panjang jembatan 42 meter, untuk menghubungkan antar dua kampung.
"Partisipasi warga dipadukan dengan tim teknis jembatan dapat memotong waktu pembangunan. Selain itu, warga juga akan timbul rasa memiliki, sehingga kedepan turut merawat baik jembatan yang dibangun," ujarnya.
Sebelumnya, pemdes telah mendapatkan laporan soal kebutuhan jembatan gantung di daerahnya karena terputusnya akses ekonomi, pendidikan dan pelayanan lainnya. Pembangunan jembatan bukan hanya membangun infrastruktur, namun juga etos yang selama ini ada di desa yakni gotong royong. (tim-dens).











