- Dari Rumah Tidak Layak Huni Menuju Harapan Baru: BAZNAS Cianjur Hadir untuk Fikri
- Jumat Bersih, Wujud Nyata DTPHP Cianjur Jaga Lingkungan
- Delapan Calon Wakil Kepala SNT Cianjur Masuki Babak Wawancara
- Mengenali Sawah Tadah Hujan Agrabinta: DTPHP Cianjur Hadapi Halodo dengan Langkah Tepat
- Diskominfo Cianjur Perkuat Sinergi Komunikasi Publik melalui FGD di Bogor
- Santri Cianjur Tunjukkan Kepedulian: Dari Pesantren untuk Kemanusiaan
- Cianjur Kota Santri yang Kharismatik
- Wajah Baru SD Negeri Tugu Sari: Semangat Baru untuk Pendidikan Cianjur
- Sinergi untuk Cianjur Tangguh: BAZNAS Cianjur Beri 100 Paket Sembako untuk BALAKAR
- Jabatan Bukan Hak Istimewa: Cianjur Perkuat Integritas ASN Bersama KPK
Pejabat Eselon II Cianjur Terkejut Ikan Gurame Berat 4 Kg dalam Aquarium Dibuang ke Tong Sampah

Keterangan Gambar : Gambar Ilustrasi Ikan Gurame
Pinusnews.id - Ikan gurame menyukai habitat dalam suasana air tawar yang tenang semisal waduk, rawa maupun danau. Namun pada zaman sekarang ikan gurami ada yang lebih dekat "pergaulannya" dengan manusia.
Hidup ikan gurame meningkat lebih tinggi bahkan makanannya pun beraneka ragam, dimana ikan gurami bergerak dalam aquarium, dipelihara sekaligus dijadikan sebagai "tontonan" yang kabarnya secara psikologis bisa membuat ketenangan, kenyamanan dan membahagiakan.
Selain itu, ikan gurame rasanya nikmat, gurih, bernutrisi, dan berpeluang menghasilkan banyak keuntungan.
Baca Lainnya :
- PMI Jabar Bantu Keluarga Korban Pergerakan Tanah Bojongpicung Cianjur
- Bupati Herman Suherman Jamin Tidak Ada Pungli di Obyek Wisata Cianjur
- Jabar dan Gorontalo Jalin Kolaborasi Promosi Produk UMKM
- Unjuk Pikir: Konflik Kepentingan di Lingkungan Eksekutif Penyebab Sekda Cianjur Harus Mundur?
- Dinkes Cianjur soroti Bantuan Mie Kadaluarsa untuk Penyintas Puting Beliung
Di Cianjur, terdapat sebuah keluarga pejabat eselon II yang dekat "bergaul" dengan se ekor ikan gurame yang dipelihara dalam aquarium. Ikan gurame itu sudah tahunan berada di aquarium dalam rumahnya, hingga beratnya mencapai 4 kilogram. Ikan gurame sebesar itu juga sudah dianggap sebagai bagian pengisi rumah pejabat tersebut.
Bahkan pejabat itu mengatakan, ikan gurame peliharaannya sampai bisa dielus-elus, dan layaknya mengerti "pergaulan" diantara keduanya.
"Saya suka mengelus-ngelusnya saat memberi makanan, ikan gurame itu memang seperti kenal pemiliknya. Malahan ikan gurami itu juga suka daging ayam," kata pejabat eselon II di Cianjur yang keberatan disebut namanya, baru-baru ini di kawasan Cianjur.
Memang, siapa menyangka keluarga pejabat itu akan berpisah selama-lamanya dengan ikan gurame tanpa nama itu. Ikan gurame yang sudah dipelihara, diasuh, kadang "bercengkrama" tanpa peduli beda rupa dan rasa, karena ikan gurame itu sudah mewarnai jejak langkahnya.
Suatu hari menjelang maghrib, ungkap pejabat itu sambil menghela napas agak panjang, dirinya pulang dari tempat kerjanya. Pas masuk ke rumah, pandangan matanya tertuju ke aquarium, ada sesuatu yang tidak beres. Ia melihat di dalam aquarium itu hanya ada air, ke mana ikan guramenya tidak ada. Ikan gurame hilang, lenyap dari aquarium. Entah ke mana..?
"Bergegas saya menanyakan kepada orang yang ada di rumah, ke mana ikan gurame tidak ada di aquarium..?" tutur sang pejabat merasa aneh penuh keheranan.
Orang yang berada di rumah menjawab sambil menjelaskan, sewaktu dirinya melewati aquarium tampak ikan gurame itu sudah terkapar menggelepar lemah di lantai. Sejenak kemudian ikan gurame itu dimasukkan ke dalam karung, lalu ikan gurame itu dibuang ke tong sampah.
Mendengar penuturan dari orang yang di rumah itu, sang pejabat tertegun, agak tidak percaya atas kejadian yang menimpa ikan gurame kesayangannya. Waduh, mimpi apa semalam..ya? Mau ke tong sampah mengambil ikan gurame itu, mungkin sudah membusuk dan berbau tidak sedap. Ya, mau apa lagi, itu sudah masuk ranah takdir. Pasrah saja. Ikhlaskan namanya, bukan islah.
Tapi, terlintas juga dalam benak sang pejabat eselon II itu, alangkah lezatnya bila ikan gurame itu dimasak memakai bumbu asam manis..(dens).











