- Menunggu Rumah Aman: Warga Waringinsari Bertahan di Antara Reruntuhan dan Janji Relokasi
- BAZNAS Cianjur Apresiasi Penyaluran Beasiswa Rp22 Miliar untuk Mahasiswa Palestina
- Disdikpora Cianjur Percepat Perbaikan 2.334 Ruang Kelas SD dalam 2 Tahun
- BAZNAS Cianjur Gerak Cepat: Ambulans dan Perawatan untuk Ibu Kurnia Terkena Kanker Serviks
- Nelayan Pantai Jayanti Kembali Melaut, Satpolairud Ingatkan Utamakan Keselamatan
- Gandeng KPK, Pemprov Jabar Bentengi Pejabat dan Keluarga dari Praktik Korupsi
- Presiden Prabowo Instruksikan BMKG Perkuat Kesiapan Hadapi Kemarau dan El Nino
- BAZNAS Cianjur Gerak Cepat: Ambulans dan Perawatan untuk Ibu Kurnia Terkena Kanker Serviks
- Nelayan Pantai Jayanti Kembali Melaut, Satpolairud Ingatkan Utamakan Keselamatan
- Gandeng KPK, Pemprov Jabar Bentengi Pejabat dan Keluarga dari Praktik Korupsi
Menyulam Cahaya di Tengah Kabut Statistik Bidang Pendidikan
Oleh: Torik Imanurdin, M.Pd.
.jpg)
Keterangan Gambar : Torik Imanurdin.
Pinusnews.id - Pendidikan bukan sekadar angka dalam laporan IPM. Ia adalah proses panjang membentuk manusia yang utuh—berakal, berperasaan, dan berkehendak. Di Cianjur, meski statistik belum memihak, semangat belajar tetap menyala di sudut-sudut desa, di ruang-ruang PKBM, dan di hati para pendidik yang tak kenal lelah.
"Tujuan utama pendidikan adalah menciptakan manusia yang mampu berpikir dan bertindak secara independen." — Albert Einstein
IPM rendah bukanlah kutukan, melainkan panggilan untuk berbenah. Kita tidak sedang mengejar angka, tapi sedang membangun peradaban. Pendidikan di Cianjur adalah jalan sunyi yang ditempuh oleh mereka yang percaya bahwa perubahan besar dimulai dari kesadaran kecil.
Baca Lainnya :
- Manajemen Qoha Ajak Patuhi Prokes 3M dan Konsumsi Air Minum Sehat
- Potensi Anak Didik SSB Yudhistira Cianjur Butuh Dilirik
- Paslon Toha-Ade (Hade) : Selamat, Hasil Quick Count Versi Cyrus Network BHS-M Unggul
- Hitungan Sementara Suara Pilkada 2020 di Cianjur
- Cyrus Network: Hasil Quick Count Sementara BHS-M Unggul Disusul Pilar
"Pendidikan bukanlah mengisi ember, melainkan menyalakan api." — William Butler Yeats
Ketika anak-anak belajar bukan karena dipaksa, melainkan karena dicintai, maka pendidikan menjadi laku spiritual. Ia bukan sekadar transfer pengetahuan, tapi proses memanusiakan manusia.
"Mendidik pikiran tanpa mendidik hati bukanlah pendidikan sama sekali." -Aristoteles
Cianjur sedang menulis bab baru dalam sejarah pendidikannya. Bab yang tidak hanya berisi data, tapi juga harapan. Jika kita terus menyalakan api itu dengan cinta, dengan budaya, dengan kolaborasi, maka IPM bukan lagi sekadar indikator, melainkan cermin dari jiwa masyarakat yang tercerahkan.











