- Dr. Euis Latifah, M.Pd. Raih Penghargaan sebagai Dosen Inovatif dalam ToT Perma Pendis 2026
- Rektor IAI Al-Azhary Raih Perma Pendis Award 2026 sebagai Rektor Visioner di Tengah Kegiatan ToT
- BAZNAS Cianjur Apresiasi UPZ IGTKI-PGRI Sukses Tingkatkan ZIS
- Koperasi Merah Putih: Jembatan Kemandirian Ekonomi Cianjur Menuju Kesejahteraan Nyata
- Bupati Wahyu dalam Rembug Warga Cianjur: Langkah Nyata Menuju Kesejahteraan Inklusif
- Cari Solusi Agar Gaji Guru Honorer Dibayar, KDM Segera Temui Menteri PAN-RB
- Panggil Kapolri, Presiden Prabowo Bahas Keamanan Nasional dan Program Strategis Polri
- Kesuksesan Bidang SMP Disdikpora Cianjur dalam Menggelar Tes Kemampuan Akademik 2026
- Bupati Wahyu: Koperasi Pilar Utama Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat Cianjur
- Pengolahan Sampah Energi Listrik (PSEL) Siap Dibangun di Jawa Barat Mulai Juni 2026
Kini RSUD Sayang Cianjur Miliki Rumah Singgah Bagi Pasien Penderita Kanker

Keterangan Gambar : Dirut RSUD Sayang Cianjur, Irvan Nur Fauzy, mendampingi Bupati Cianjur Herman Suherman meresmikan rumah singgah pasien penderita kanker tersebut.
Pinusnews.id - RSUD Sayang Cianjur sudah memiliki rumah singgah bagi pasien penderita kanker. Secara resmi, rumah singgah mulai dioperasikan seusai diresmikan Bupati Cianjur Herman Suherman, Senin, 23 September 2024.
Peresmian secara simbolis dilakukan dengan penandatanganan prasasti dan gunting pita. Keberadaan rumah singgah bertujuan menjadi tempat menginap maupun beristirahat bagi pasien yang tengah melakukan pengobatan kemoterapi.
“Ketua Yayasan Kanker Kabupaten Cianjur itu istri saya. Setiap saat selalu memikirkan dengan kondisi penderita kanker yang sedang berobat. Terutama pasien yang dari Cianjur selatan,” kata Herman, Senin, 23 September 2024.
Baca Lainnya :
- Pemotor Luka-Luka, Tabrak Mobil Truk Sedang Parkir di Pacet Cianjur
- Waspada, Positif Covid-19 di Cianjur Melonjak Drastis
- Kepala Puskesmas Cikalongkulon Cianjur Terpapar Covid-19
- Bhabinkhamtibmas Desa Sukamaju Cianjur Pasang Maklumat Kapolri Hingga Antisipasi C3
- Secara Kontinyu, Polsek Campaka Semprotkan Disinfektan di Titik Rawan Penyebaran Covid-19
Kondisi itu membuat pemerintah daerah setempat memikirkan membuat rumah singgah. Herman segera berkoordinasi dengan sejumlah perangkat daerah seperti Dinkes, Dinas Perkim, DLH, RSUD Sayang, maupun Perumdam Tirta Mukti.
Disebutkan pula bahwa terdapat dua ruangan yang dapat digunakan pasien, dan ruangannya tersebut bisa menampung sebanyak 20 orang.
“Kebetulan Pemkab Cianjur ada tanah sehingga bersama-sama mendirikan alias rereongan,” ujarnya.
Sementara itu, Dirut RSUD Sayang Cianjur Irvan Nur Fauzy mengatakan, ke depan ruangan di rumah singgah akan ditambah khusus pasien kanker.
“Memang ada dua ruangan yang diaktifkan. Nanti bisa mencapai enam ruangan,” kata Irvan Nur Fauzy.
Selain fasilitas untuk pasien penderita kanker, nanti RSUD Sayang Cianjur bakal menambah fasilitas untuk pasien gangguan jiwa.
“Nanti akan ada rawat inap jiwa untuk ODGJ,” jelas Dirut RSUD Sayang Cianjur, Irvan Nur Fauzy kepada wartawan. (dens).











