- DPRD Cianjur Gelar Rapat Paripurna: Jawaban Eksekutif atas Pandangan Umum Fraksi
- Hilman Saukani: BAZNAS dan Dekopinda Merajut Sinergi Zakat yang Menggerakkan Umat
- Ruhli Solehudin: Sekolah Rakyat Cianjur Masih Pending, Lahan 10 Hektare Jadi Kendala Utama
- Dari Abu Menuju Harapan: Aksi Cepat PMI Cianjur Lindungi Warga di Tengah Hujan Vulkanik
- Disdikpora Cianjur: Imbau Warga Sekolah dari Abu Vulkanik dengan Pembelajaran Daring
- Lewat SADA Jabar, Sekda Herman Dorong Kepala Desa Aktif Tingkatkan IPM
- 282 Ruang Kelas yang Hilang: Potret Kesenjangan Infrastruktur SMP di Cianjur
- Presiden Prabowo: Tertibkan Kawasan Hutan SecaraTegas, Transparan, dan Akuntabel
- Sanroh BAZNAS Cianjur: Menyegarkan Hati, Mengokohkan Amanah
- Sekolah di Ujung Kampung: Janji Bupati Cianjur untuk Pendidikan yang Layak
Kini RSUD Sayang Cianjur Miliki Rumah Singgah Bagi Pasien Penderita Kanker

Keterangan Gambar : Dirut RSUD Sayang Cianjur, Irvan Nur Fauzy, mendampingi Bupati Cianjur Herman Suherman meresmikan rumah singgah pasien penderita kanker tersebut.
Pinusnews.id - RSUD Sayang Cianjur sudah memiliki rumah singgah bagi pasien penderita kanker. Secara resmi, rumah singgah mulai dioperasikan seusai diresmikan Bupati Cianjur Herman Suherman, Senin, 23 September 2024.
Peresmian secara simbolis dilakukan dengan penandatanganan prasasti dan gunting pita. Keberadaan rumah singgah bertujuan menjadi tempat menginap maupun beristirahat bagi pasien yang tengah melakukan pengobatan kemoterapi.
“Ketua Yayasan Kanker Kabupaten Cianjur itu istri saya. Setiap saat selalu memikirkan dengan kondisi penderita kanker yang sedang berobat. Terutama pasien yang dari Cianjur selatan,” kata Herman, Senin, 23 September 2024.
Baca Lainnya :
- Pemotor Luka-Luka, Tabrak Mobil Truk Sedang Parkir di Pacet Cianjur
- Waspada, Positif Covid-19 di Cianjur Melonjak Drastis
- Kepala Puskesmas Cikalongkulon Cianjur Terpapar Covid-19
- Bhabinkhamtibmas Desa Sukamaju Cianjur Pasang Maklumat Kapolri Hingga Antisipasi C3
- Secara Kontinyu, Polsek Campaka Semprotkan Disinfektan di Titik Rawan Penyebaran Covid-19
Kondisi itu membuat pemerintah daerah setempat memikirkan membuat rumah singgah. Herman segera berkoordinasi dengan sejumlah perangkat daerah seperti Dinkes, Dinas Perkim, DLH, RSUD Sayang, maupun Perumdam Tirta Mukti.
Disebutkan pula bahwa terdapat dua ruangan yang dapat digunakan pasien, dan ruangannya tersebut bisa menampung sebanyak 20 orang.
“Kebetulan Pemkab Cianjur ada tanah sehingga bersama-sama mendirikan alias rereongan,” ujarnya.
Sementara itu, Dirut RSUD Sayang Cianjur Irvan Nur Fauzy mengatakan, ke depan ruangan di rumah singgah akan ditambah khusus pasien kanker.
“Memang ada dua ruangan yang diaktifkan. Nanti bisa mencapai enam ruangan,” kata Irvan Nur Fauzy.
Selain fasilitas untuk pasien penderita kanker, nanti RSUD Sayang Cianjur bakal menambah fasilitas untuk pasien gangguan jiwa.
“Nanti akan ada rawat inap jiwa untuk ODGJ,” jelas Dirut RSUD Sayang Cianjur, Irvan Nur Fauzy kepada wartawan. (dens).











