- Beras 30 Kilogram untuk 389 Ribu Warga: Bulog Sukses Salurkan Bantuan Pangan di Cianjur
- Diskominfo Cianjur Perkuat Dampak Digital Menuju Pelayanan Publik yang Lebih Baik
- Revitalisasi SMP PGRI Cikalongkulon: Sekolah Baru, Semangat Belajar Baru
- DPPKBP3A Cianjur Dukung Gerakan Wakaf Buku untuk Perkuat Budaya Baca
- Harhubnas ke-55, Memperkuat Konektivitas Transportasi di Cianjur
- DPPKBP3A Cianjur Raih Penghargaan Kampung KB dan Rumah Data Kependudukan
- Jejak Hilman Saukani Membawa BAZNAS Cianjur Lebih Transparan dan Dipercaya
- Menabur Kepedulian, Menuai Kesiapsiagaan: Ribuan Pelajar Cianjur Ikuti Pelatihan dan Pelantikan PMR
- DPPKBP3A Cianjur Kukuhkan SD Ibu Jenab 2 sebagai Sekolah Ramah Anak
- Syukuran dan Komitmen Disbudpar Cianjur Menumbuhkan Kampung Budaya Padi Pandanwangi
KH. R. Abdul Rauf Kembali Terpilih Jadi Ketua MUI Kabupaten Cianjur 2024-2029

Keterangan Gambar : Salah satu momen usai pemilihan Ketua MUI Kabupaten Cianjur untuk periode tahun 2024-2029 di Gedung Dakwah Cianjur.
Pinusnews.id - Perhelatan Musda XI MUI Kabupaten Cianjur telah berlangsung lancar 23-24 Desember 2024, di Gedung Dakwah. Laporan Pertanggung Jawaban (LPJ) Pengurus MUI Masa Khidmat 2019-2014 diterima peserta.
Adapun Hasil Rapat Tim Formatur memutuskan Dewan Pimpinan MUI Masa Khidmat 2024-2029 adalah sebagai Ketua Umum KH.Drs.R.Abdul Rauf. Wakil Ketua Umum Dr.H.Ahmad Yani,S.IP,M.Si. Sekretaris Umum H.Saepul Ulum, S.Ag,M.Si. Bendahara Umum H.Yosep Umar, MH.
Ketua MUI Kabupaten Cianjur, KH R. Abdul Rauf mengatakan, Musda ini merupakan kegiatan rutin luma tahunan sesuai dengan Pedoman Dasar dan Rumah Tangga (PDPRT) MUI.
Baca Lainnya :
- Akibat Tanah Longsor, Akses Jalan Sukanagara dan Pagelaran Cianjur Selatan Lumpuh Total
- Akibat Sosialisasi Kurang Gencar, Ada Warga Pinggiran Cianjur Tak Tahu Pilkada
- Kini di Cianjur Hadir Layanan Virtual Grab Driver Center
- Polsek Mande Semangati Warga Ajakan 3M, Ini Tujuannya
- Waduh, Warga Dua Desa di Naringgul Cianjur Keluhkan Proyek Jalan Mangkrak
"Kegiatan ini bertujuan untuk membahas dan mengevaluasi program kerja sebelumnya. Setelah itu barulah dilanjutkan dengan pemilihan ketua yang baru," tuturnya.
Disebutkan, pemilihan ketia yang baru melibatkan perwakilan dari berbagai elemen, termasuk perwakilan MUI di kecamatan, pesantren, cendikiawan, dan organisasi masyarakat (ormas) Islam.
"Tiap kecamatan mengirimkan 11 perwakilan menjadi formatur memilih ketua baru, dan sekaligus memperkuat perannnya dalam membimbing umat," imbuh KH R. Abdul Rauf menjelaskan proses pemilihan Ketua MUI Kabupaten Cianjur. (dens).











