- Cianjur Jadi Tuan Rumah Sekolah Nasional Terintegrasi: Bukti Kinerja Disdikpora yang Proaktif
- Kementerian HAM Ajak Pelajar Jabar Jadi Pelopor Nilai Kemanusiaan
- Presiden Prabowo: Swasembada Pangan Perkuat Ketahanan Bangsa
- Perhutani KPH Cianjur Perkuat Keamanan Hutan lewat Sinergi Lapangan dengan Bhabinkamtibmas
- Cianjur Gandeng BBPVP Bandung Perkuat Pelatihan Vokasi untuk Redam Pengangguran
- Isfhan Taufik Munggaran: Relawan Kebajikan Pancasila Kembalikan Nilai ke Kehidupan
- Menunggu Rumah Aman: Warga Waringinsari Bertahan di Antara Reruntuhan dan Janji Relokasi
- BAZNAS Cianjur Apresiasi Penyaluran Beasiswa Rp22 Miliar untuk Mahasiswa Palestina
- Disdikpora Cianjur Percepat Perbaikan 2.334 Ruang Kelas SD dalam 2 Tahun
- BAZNAS Cianjur Gerak Cepat: Ambulans dan Perawatan untuk Ibu Kurnia Terkena Kanker Serviks
KH. R. Abdul Rauf Kembali Terpilih Jadi Ketua MUI Kabupaten Cianjur 2024-2029

Keterangan Gambar : Salah satu momen usai pemilihan Ketua MUI Kabupaten Cianjur untuk periode tahun 2024-2029 di Gedung Dakwah Cianjur.
Pinusnews.id - Perhelatan Musda XI MUI Kabupaten Cianjur telah berlangsung lancar 23-24 Desember 2024, di Gedung Dakwah. Laporan Pertanggung Jawaban (LPJ) Pengurus MUI Masa Khidmat 2019-2014 diterima peserta.
Adapun Hasil Rapat Tim Formatur memutuskan Dewan Pimpinan MUI Masa Khidmat 2024-2029 adalah sebagai Ketua Umum KH.Drs.R.Abdul Rauf. Wakil Ketua Umum Dr.H.Ahmad Yani,S.IP,M.Si. Sekretaris Umum H.Saepul Ulum, S.Ag,M.Si. Bendahara Umum H.Yosep Umar, MH.
Ketua MUI Kabupaten Cianjur, KH R. Abdul Rauf mengatakan, Musda ini merupakan kegiatan rutin luma tahunan sesuai dengan Pedoman Dasar dan Rumah Tangga (PDPRT) MUI.
Baca Lainnya :
- Akibat Tanah Longsor, Akses Jalan Sukanagara dan Pagelaran Cianjur Selatan Lumpuh Total
- Akibat Sosialisasi Kurang Gencar, Ada Warga Pinggiran Cianjur Tak Tahu Pilkada
- Kini di Cianjur Hadir Layanan Virtual Grab Driver Center
- Polsek Mande Semangati Warga Ajakan 3M, Ini Tujuannya
- Waduh, Warga Dua Desa di Naringgul Cianjur Keluhkan Proyek Jalan Mangkrak
"Kegiatan ini bertujuan untuk membahas dan mengevaluasi program kerja sebelumnya. Setelah itu barulah dilanjutkan dengan pemilihan ketua yang baru," tuturnya.
Disebutkan, pemilihan ketia yang baru melibatkan perwakilan dari berbagai elemen, termasuk perwakilan MUI di kecamatan, pesantren, cendikiawan, dan organisasi masyarakat (ormas) Islam.
"Tiap kecamatan mengirimkan 11 perwakilan menjadi formatur memilih ketua baru, dan sekaligus memperkuat perannnya dalam membimbing umat," imbuh KH R. Abdul Rauf menjelaskan proses pemilihan Ketua MUI Kabupaten Cianjur. (dens).











