- SENJA Cianjur Diluncurkan: Sekolah untuk Membuat Lansia Sehat, Mandiri, dan Produktif
- Bupati Cianjur Ajak MUI Kolaborasi Perkuat Pembinaan Keagamaan dan Layanan Publik
- Kejar Target Angka Harapan Hidup, Jabar Siap Sukseskan Program KITA SEHAT
- Cianjur Tetapkan Siaga Darurat Kekeringan 3 Bulan, BPBD Tangkas Koordinasi Mitigasi dan Bantuan
- BAZNAS Cianjur Perbaiki Rutilahu: Dua Keluarga Terima Bantuan Rp25 Juta
- Disdikpora Cianjur Perkuat Pengawasan BOS Kinerja, 210 Kepala Sekolah Ikuti Sosialisasi
- Perumdam Tirta Mukti Cianjur: Musim Kemarau Panjang, Pasokan Air Bersih Menipis
- DPUTR Cianjur Perkuat Integritas: Sosialisasi Anti-Gratifikasi untuk Pelayanan Publik yang Bersih
- Kerja Skala Besar di Mekarmukti: Progres TMMD Ke-129 Kodim 0608/Cianjur Capai Banyak Titik
- Relokasi SDN Pasirkelewih Bikin Akses Belajar Lebih Dekat dan Nyaman
Kepala Dinkes Cianjur Duga Penyebab Keracunan Massal Akibat Makanan Tidak Higenis

Keterangan Gambar : Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Cianjur, Yusman Faisal.
Pinusnews.id - Kasus dugaan keracunan massal warga Desa Panyusuhan Kecamatan Sukaluyu Kabupaten Cianjur masih dalam tahap pemeriksaan. Namun, Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat menduga, penyebab keracunan massal akibat proses pengolahan makanan yang tidak higenis.
“Kebanyakan olahan makanan itu tidak dikerjakan di tempat katering. Biasanya, proses memasak saat ada acara atau hajatan dikerjakan di rumah penduduk Termasuk kasus keracunan di Kecamatan Sukaluyu,” kata Kepala Dinkes Cianjur Yusman Faisal kepada wartawan di Cianjur, Selasa, 1 Oktober 2024.
Adapun jumlah korban dugaan keracunan terus bertambah, karena sebelumnya dilaporkan sebanyak 41 orang.
Baca Lainnya :
- Jenazah PMI Tertahan Di Saudi Arabia, LSM FPMI Kirim Surat Ke Presiden Jokowi
- Nelayan Tenggelam di Pantai Cigebang Karawangwangi Cidaun
- Pemotor Luka-Luka, Tabrak Mobil Truk Sedang Parkir di Pacet Cianjur
- Pjs Bupati Cianjur Kunjungi Bazar Jumat Segar
- Heboh, Mayat Perempuan Ditemukan di Sungai Agrabinta Cianjur
Namun kini jumlahnya bertambah menjadi 93 orang. Para pasien pun dipastikan mendapatkan penanganan medis secara baik oleh Puskesmas Sukaluyu, ditambah tim dari Dinkes Cianjur yang ikut membantu pemulihan kondisi medis.
“Puluhan korban dipastikan tertangani tenaga kesehatan Puskesmas Sukaluyu. Kami juga menurunkan tim namanya surveilance atau pencegahan penyakit dan membantu teman-teman di Puskesmas,” imbuh Yusman Faisal.
Terkait kasus itu, Dinkes Cianjur juga sudah mengeluarkan imbauan mengenai kewaspadaan agar masyarakat terhindar dari keracunan makanan.
“Sebenarnya kalau surat edaran kami sudah mengeluarkan. Di dalamnya dicantumkan imbauan risiko keracunan makanan. Selama tahun ini malahan sudah dua kali,” tandas Yusman Faisal. (dens).











