- DPRD Cianjur Gelar Rapat Paripurna: Jawaban Eksekutif atas Pandangan Umum Fraksi
- Hilman Saukani: BAZNAS dan Dekopinda Merajut Sinergi Zakat yang Menggerakkan Umat
- Ruhli Solehudin: Sekolah Rakyat Cianjur Masih Pending, Lahan 10 Hektare Jadi Kendala Utama
- Dari Abu Menuju Harapan: Aksi Cepat PMI Cianjur Lindungi Warga di Tengah Hujan Vulkanik
- Disdikpora Cianjur: Imbau Warga Sekolah dari Abu Vulkanik dengan Pembelajaran Daring
- Lewat SADA Jabar, Sekda Herman Dorong Kepala Desa Aktif Tingkatkan IPM
- 282 Ruang Kelas yang Hilang: Potret Kesenjangan Infrastruktur SMP di Cianjur
- Presiden Prabowo: Tertibkan Kawasan Hutan SecaraTegas, Transparan, dan Akuntabel
- Sanroh BAZNAS Cianjur: Menyegarkan Hati, Mengokohkan Amanah
- Sekolah di Ujung Kampung: Janji Bupati Cianjur untuk Pendidikan yang Layak
Kepala Dinas Kesehatan Cianjur Dampingi Bupati Herman Meresmikan Survei Status Gizi Indonesia Tahun

Keterangan Gambar : Tampak kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Cianjur, Yusman Faisal, memberikan sambutan soal SSGI. Dan, para peserta lainnya usai acara SSGI di Pendopo Cianjur.
Pinusnews.id - Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Cianjur Yusman Faisal mendampingi Bupati Cianjur Herman Suherman, pada peresmian dimulainya Enumarator Survei Status Gizi Indonesia (SSGI). "
"Dengan mengucap Bismillahirohmanirohim Enumerator Survei Status Gizi Indonesia di Kabupaten Cianjur Tahun 2024 saya nyatakan dimulai secara resmi," kata Bupati Cianjur H Herman Suherman dalam kegiatan Penerimaan Enumerator Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) Tahun 2024, yang dilaksanakan di Pendopo Bupati Cianjur, Senin (25/11/2024).
Lebih lanjut Bupati berharap, mudah-mudahan dengan adanya survei ini bisa menjadi evaluasi dan perbaikan Cianjur kedepannya supaya lebih baik lagi.
Baca Lainnya :
- Hidup 10 Tahun Berdempetan dengan Kandang Domba, Relawan Garda Manjur Kirim Bahan untuk Bangun Rumah
- Polsek Agrabinta Dorong Warga Prokes 3M
- Sehat Mahal Harganya, Penyebaran Covid-19 Bisa Dicegah Penerapan Disiplin 3M
- Arus Lalulintas Sempat Terganggu, Akibat Pohon Besar Tumbang di Pacet Cianjur
- Sejumlah Kampung di Agrabinta Cianjur Dikepung Banjir dan Longsor
Sementara, Kepala Dinas Kesehatan Cianjur Yusman Faisal dalam laporannya menjelaskan, yang menjadi lokus SSGI tahun 2024 di kabupaten Cianjur ini sebanyak 30 kecamatan yang tidak termasuk lokus adalah Cijati dan Campaka Mulya.
"Blok sensus di kabupaten Cianjur itu ada 83 di 83 desa, sedangkan 1 blok sensus itu terdiri dari 10 keluarga. Maka nanti teman-teman Enumerator akan melakukan survei terhadap 830 keluarga," ungkap Yusman Faisal.
Adapun Penanggung Jawab Teknis (PJT) kabupaten Cianjur, Irmita Prameswari, S.Gz. dalam sambutannya mengatakan, telah memiliki ada 10 orang tim enumerator yang nanti akan melakukan pengumpulan data di kabupaten Cianjur.
"Nanti teman-teman ini yang akan berkeliling di 83 blok sensus, yang tadi sudah disampaikan oleh dokter Yusman Fsisal," tutur Irmita Prameswari.
Jadi, imbuh Irmita Prameswari, teman-teman nanti akan mendapatkan rata-rata sekitar 17 blok sensus, yang akan menghabiskan mungkin sekitar 34 hari di lapangan karena 1 blok sensus akan diambil datanya selama 2 hari. (dens).











