- Dr. Euis Latifah, M.Pd. Raih Penghargaan sebagai Dosen Inovatif dalam ToT Perma Pendis 2026
- Rektor IAI Al-Azhary Raih Perma Pendis Award 2026 sebagai Rektor Visioner di Tengah Kegiatan ToT
- BAZNAS Cianjur Apresiasi UPZ IGTKI-PGRI Sukses Tingkatkan ZIS
- Koperasi Merah Putih: Jembatan Kemandirian Ekonomi Cianjur Menuju Kesejahteraan Nyata
- Bupati Wahyu dalam Rembug Warga Cianjur: Langkah Nyata Menuju Kesejahteraan Inklusif
- Cari Solusi Agar Gaji Guru Honorer Dibayar, KDM Segera Temui Menteri PAN-RB
- Panggil Kapolri, Presiden Prabowo Bahas Keamanan Nasional dan Program Strategis Polri
- Kesuksesan Bidang SMP Disdikpora Cianjur dalam Menggelar Tes Kemampuan Akademik 2026
- Bupati Wahyu: Koperasi Pilar Utama Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat Cianjur
- Pengolahan Sampah Energi Listrik (PSEL) Siap Dibangun di Jawa Barat Mulai Juni 2026
Kepala Dinas Kesehatan Cianjur Dampingi Bupati Herman Meresmikan Survei Status Gizi Indonesia Tahun

Keterangan Gambar : Tampak kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Cianjur, Yusman Faisal, memberikan sambutan soal SSGI. Dan, para peserta lainnya usai acara SSGI di Pendopo Cianjur.
Pinusnews.id - Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Cianjur Yusman Faisal mendampingi Bupati Cianjur Herman Suherman, pada peresmian dimulainya Enumarator Survei Status Gizi Indonesia (SSGI). "
"Dengan mengucap Bismillahirohmanirohim Enumerator Survei Status Gizi Indonesia di Kabupaten Cianjur Tahun 2024 saya nyatakan dimulai secara resmi," kata Bupati Cianjur H Herman Suherman dalam kegiatan Penerimaan Enumerator Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) Tahun 2024, yang dilaksanakan di Pendopo Bupati Cianjur, Senin (25/11/2024).
Lebih lanjut Bupati berharap, mudah-mudahan dengan adanya survei ini bisa menjadi evaluasi dan perbaikan Cianjur kedepannya supaya lebih baik lagi.
Baca Lainnya :
- Hidup 10 Tahun Berdempetan dengan Kandang Domba, Relawan Garda Manjur Kirim Bahan untuk Bangun Rumah
- Polsek Agrabinta Dorong Warga Prokes 3M
- Sehat Mahal Harganya, Penyebaran Covid-19 Bisa Dicegah Penerapan Disiplin 3M
- Arus Lalulintas Sempat Terganggu, Akibat Pohon Besar Tumbang di Pacet Cianjur
- Sejumlah Kampung di Agrabinta Cianjur Dikepung Banjir dan Longsor
Sementara, Kepala Dinas Kesehatan Cianjur Yusman Faisal dalam laporannya menjelaskan, yang menjadi lokus SSGI tahun 2024 di kabupaten Cianjur ini sebanyak 30 kecamatan yang tidak termasuk lokus adalah Cijati dan Campaka Mulya.
"Blok sensus di kabupaten Cianjur itu ada 83 di 83 desa, sedangkan 1 blok sensus itu terdiri dari 10 keluarga. Maka nanti teman-teman Enumerator akan melakukan survei terhadap 830 keluarga," ungkap Yusman Faisal.
Adapun Penanggung Jawab Teknis (PJT) kabupaten Cianjur, Irmita Prameswari, S.Gz. dalam sambutannya mengatakan, telah memiliki ada 10 orang tim enumerator yang nanti akan melakukan pengumpulan data di kabupaten Cianjur.
"Nanti teman-teman ini yang akan berkeliling di 83 blok sensus, yang tadi sudah disampaikan oleh dokter Yusman Fsisal," tutur Irmita Prameswari.
Jadi, imbuh Irmita Prameswari, teman-teman nanti akan mendapatkan rata-rata sekitar 17 blok sensus, yang akan menghabiskan mungkin sekitar 34 hari di lapangan karena 1 blok sensus akan diambil datanya selama 2 hari. (dens).











