- Menata Surat, Mempermudah Kerja: Dinas Pangan Cianjur Genjot Digitalisasi Arsip lewat SRIKANDI
- Revitalisasi SD Negeri Dawuan, Membangun Kenyamanan dan Semangat Belajar
- Merajut Masa Depan Birokrasi: Terobosan Manajemen Talenta ASN Cianjur di Tangan Akos Koswara
- Membawa Kampus Pariwisata Bali ke Cianjur: Peluang Baru bagi Generasi Muda
- Kabag Kesra: Optimis Ketua Baru BAZNAS Cianjur Hadirkan Inovasi dan Pelayanan Semakin Baik
- Camat Mande Gerakkan Hidup Sehat: Dari Kantor ke Masyarakat
- Diskumdagin Cianjur Akselerasi UMKM Naik Kelas: Bantuan Alat Usaha 2026 Jadi Katalis Produktivitas
- Bupati Cianjur Kukuhkan H. Denny Saeful Rohman Jadi Ketua BAZNAS Periode 2026-2031
- AMAM IBNU Al-MUSHTLOPA *PILAR KEADILAN PADA HARTA YANG DITITIPKAN* _Catatan Awal Menjemput Amanat Ba
- Beras 30 Kilogram untuk 389 Ribu Warga: Bulog Sukses Salurkan Bantuan Pangan di Cianjur
KDM Ajak Orang Tua Batasi Penggunaan Gawai pada Anak Demi untuk Kesehatan

Keterangan Gambar : Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.
Pinusnews.id - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengingatkan bahwa kebiasaan anak-anak bermain gawai dalam waktu lama dapat berdampak buruk terhadap kesehatan.
Menurutnya, penggunaan gawai yang berlebihan membuat anak menjadi kurang bergerak sehingga nutrisi yang masuk ke dalam tubuh tidak dapat diolah secara optimal menjadi energi.
Akibatnya, daya tahan tubuh anak menurun, lebih rentan terserang penyakit, serta cenderung memiliki tingkat emosi yang lebih tinggi. Dedi juga mengungkapkan, sejumlah penyakit yang selama ini identik dialami orang dewasa kini mulai ditemukan pada anak-anak, seperti gagal ginjal dan diabetes.
Baca Lainnya :
- Dana Milyaran Jangan Semena-Mena Digunakan Kepala Desa
- Plt. Bupati Cianjur : Camat Harus Sediakan Tempat Isolasi Mandiri
- Fakta Baru, Dewan Temukan Orang Kaya di Cianjur Dapat BPNT
- Hebat, Cianjur Punya Dana 15 Miliar untuk Jaminan Persalinan
- Oknum Wartawan Resahkan Pondok Pesantren di Cianjur
"Ancaman masa depan bukan hanya kekurangan gizi, tetapi nutrisi dan gizi yang tidak dikelola jadi energi," kata KDM, sapaan akrab Dedi Mulyadi,
dalam acara Seminar Nasional dan Deklarasi Kedaulatan Kesehatan Indonesia 2045, dengan tema "Membangun Bangsa yang Sehat, Mandiri, Inovatif, dan Berdaya Saing Global", di Gedung GBI Bethel Summarecon, Kota Bandung, belum lama berselang.
Oleh karena itu, ia meminta orangtua untuk memperhatikan pola hidup anak-anak. Ajak anak-anak untuk beraktivitas yang membutuhkan banyak gerak. Jaga pula asupan anak agar tak terlalu banyak mengonsumsi makanan dan minuman tidak sehat, termasuk yang tinggi gula.
Pada kesempatan itu, KDM juga menyampaikan rencana Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang akan meningkatkan nutrisi ibu hamil.
"Ketika yang hamilnya bermasalah maka dia boleh ke toko, minimarket atau ke manapun untuk mengambil makanan yang dikonsumsi selama hamil. Ini sedang kita rumuskan karena tanggung jawab negara," jelas KDM.
Menurutnya, secara material negara harus bertanggung jawab terhadap asupan makanan yang bergizi, minuman yang berkualitas, udara yang bersih.
"Seluruhnya negara harus bertanggungjawab terhadap itu. Memperhatikan aspek material manusia perkembangannya dalam setiap waktu," katanya. (tim dens).











