- Dari Rumah Tidak Layak Huni Menuju Harapan Baru: BAZNAS Cianjur Hadir untuk Fikri
- Jumat Bersih, Wujud Nyata DTPHP Cianjur Jaga Lingkungan
- Delapan Calon Wakil Kepala SNT Cianjur Masuki Babak Wawancara
- Mengenali Sawah Tadah Hujan Agrabinta: DTPHP Cianjur Hadapi Halodo dengan Langkah Tepat
- Diskominfo Cianjur Perkuat Sinergi Komunikasi Publik melalui FGD di Bogor
- Santri Cianjur Tunjukkan Kepedulian: Dari Pesantren untuk Kemanusiaan
- Cianjur Kota Santri yang Kharismatik
- Wajah Baru SD Negeri Tugu Sari: Semangat Baru untuk Pendidikan Cianjur
- Sinergi untuk Cianjur Tangguh: BAZNAS Cianjur Beri 100 Paket Sembako untuk BALAKAR
- Jabatan Bukan Hak Istimewa: Cianjur Perkuat Integritas ASN Bersama KPK
Kampung Kertas Upaya Menuju Cianjur Zero Stunting
Editor: Arsila Fadwi

Keterangan Gambar : Bupati Cianjur H. Herman Suherman dalam sebuah momen Kampung Kertas.
Pinusnews.id - Stunting mengancam pencapaian Indonesia generasi emas tahun 2045. Bagaimana tidak, kasus gizi buruk yang melanda batita dan balita pernah melanda Cianjur, belum lagi kasus kurangnya asupan gizi bagi ibu hamil dan remaja putri.
Namun, melalui kerja keras Bupati Cianjur H. Herman Suherman dan jajarannya, berhasil menurunkan kasus stunting hingga ke angka 13,6 persen, padahal batas minimum nasional saja 14 persen.
Maka wajar bila Kabupaten Cianjur saat ini menyandang predikat terbaik nasional dalam menurunkan kasus stunting, serta berkali-kali mendapat penghargaan dari Gubernur Jawa Barat dan Pemerintah Pusat.
Baca Lainnya :
- PJ Gubernur Jabar Bertemu Bupati dan Wali Kota Bahas Isu Terkini
- Pro Ramah Lingkungan, Industri Tekstil Perkuat Ekosistem Produksi Hijau
- Kick Off Operasional Haji 1445 H, Gus Men Sampaikan Apresiasi Presiden pada Haji Ramah Lansia
- Rapat Kerja Daerah Tahun 2023 MUI Kabupaten Cianjur
- Jumlah Usaha Pertanian di Jabar Tahun 2023 Capai 3,29 Juta
Pada saat ini upaya Cianjur terus menurunkan kasus stunting hingga titik nol (zero stunting), dan Bupati Cianjur menyisir desa-desa menggulirkan program Kampung Keluarga Berkualitas (Kampung Kertas) seperti yang dilaksanakan di Desa Giri Jaya Kecamatan Cibinong, Cianjur Selatan, Selasa (5/12/2023).
Acara Kampung Kertas tersebut, Bupati Cianjur didampingi oleh Kepala Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A) H. A. Mutawali serta pejabat lainnya .
"Kampung Kertas sebagai salah satu upaya untuk percepatan penurunan stunting terdiri dari tiga langkah yakni, pertama, anak yang berisiko stunting secepatnya diberikan asupan makanan bergizi, beragam dan aman. Kedua, ibu hamil diberikan asupan bergizi hingga terhindar dari animea, dan ketiga menyisir remaja remaja putri usia SMP dan SLA dengan memberikan tablet penambah darah dan vitamin lainnya," Ujar Bupati.
Bupati juga mengapresiasi Desa Giri Jaya yang terus menekan kasus stunting, dari sekitar 5035 warga desanya, 400 orang diantaranya usia batita dan balita, dan hanya 4 orang bayi terindikasi stunting yang terus diupayakan penanggulangannya. (Tim).











