- Pasar Muka Cianjur Bersiap Naik Kelas, Diskumdagin Dorong Wajah Baru Perdagangan
- Disdikpora Cianjur Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW, Pererat Ukhuwah Islamiyah
- Wagub Jabar Targetkan Seluruh Masyarakat Jabar Terdaftar Perlindungan Sosial Digital pada 2027
- Bapperida Cianjur Gerakkan Reformasi Birokrasi 2026 Lewat Desk Verifikasi dan Monitoring
- Semangat Sportivitas, Perumdam Tirta Mukti Cianjur Apresiasi HAORNAS 2026
- Menyambung Harapan: Kinerja Dinas PUTR Cianjur Wujudkan Jalan Padasuka–Cireundeu untuk Masyarakat
- BKAD Cianjur: Pakta Integritas Perkokoh Tata Kelola Keuangan Daerah yang Transparan dan Akuntabel
- Dari Apel Pagi ke Aksi Nyata: Disperkim Cianjur Tunjukkan Wajah Kemanusiaan
- DPMPTSP Cianjur Hadirkan Layanan Pendidikan, Percepat Izin Operasional Sekolah
- DPRD Cianjur Gelar Rapat Paripurna: Jawaban Eksekutif atas Pandangan Umum Fraksi
Kadis Kesehatan Cianjur Jelaskan Kematian Warga Akibat Pengobatan Gratis ke Komisi D DPRD Cianjur

Keterangan Gambar : Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Cianjur Yusman Faisal (keempat dari ujung), saat menjelaskan kronologi meninggalnya orang akibat pengobatan gratis di Naringgul ke Komisi D DPRD Kabupaten Cianjur.
Pinusnews.id - Kasus meninggalnya seorang warga asal Desa Sukamulya, Naringgul usai mengikuti acara pengobatan gratis yang digelar Paslon nomer urut 2 Wahyu-Ramzi ternyata berbuntut panjang.
Komisi D DPRD Cianjur, memanggil Kapala Dinas Kesehatan Kabupaten Cianjur, Yusman Faisal untuk meminta penjelasan kenapa peristiwa tersebut bisa terjadi.
Yusman Faisal menjelaskan, kronologis kejadian sesuai informasi yang ia dapatkan. Selain itu ia juga menyampaikan dugaan-dugaan hal yang mungkin menjadi pemicu dan mengakibatkan kematian, berdasarkan pengetahuan dan pengalamannya sebagai dokter.
Baca Lainnya :
- Sejumlah Kampung di Agrabinta Cianjur Dikepung Banjir dan Longsor
- Panwascam Sukaluyu Lantik 170 Anggota PTPS
- Dinas Pertanian Buka Bazar Murah untuk Umum
- Jasad Nelayan Tengelam di Pantai Cigebang Cianjur Ditemukan
- Ratusan Minuman Beralkohol Roso-Roso Diamankan Polres Cianjur di Rumah Kontrakan
"Jadi untuk penyebab kematiannya sendiri itu kita masih mendalami,kita analisis, dan mengundang dari PB IDI kemudian dari PC IBI dan dari PPNI untuk dilakukan analisis dan kemungkinan-kemungkinan. Kita juga mendiskusikan ke depan ketika ada kegiatan bakti sosial seperti ini harus seperti apa," Yusman Faisal menjelaskan kepada Komisi D DPRD Cianjur, belum lama berselang.
Yusman Faisal juga menegaskan, pengobatan gratis ini tidak ada sama sekali pemberitahuan, tidak ada pemberitahuan akan diadakan pengobatan masal atau bakti sosial.
"Kami juga tidak menerima izin apapun dari pihak yang bersangkutan, sehingga kami juga tidak tahu bahwa pada hari itu akan diadakan kegiatan tersebut di Naringgul," paparnya.
"Jadi memang kalau SOP kami sudah sangat jelas, dan yang sering dan menanggapi SOP kami itu biasanya dari IDI, IBI atau PPNI ataupun dari puskesmas-puskesmas, itu selalu ada laporannya. Tetapi untuk pengobatan dari luar seperti ini memang jarang sekali ada laporan kepada kami," tegas Yusman Faisal. (dens).











