- Dari Rumah Tidak Layak Huni Menuju Harapan Baru: BAZNAS Cianjur Hadir untuk Fikri
- Jumat Bersih, Wujud Nyata DTPHP Cianjur Jaga Lingkungan
- Delapan Calon Wakil Kepala SNT Cianjur Masuki Babak Wawancara
- Mengenali Sawah Tadah Hujan Agrabinta: DTPHP Cianjur Hadapi Halodo dengan Langkah Tepat
- Diskominfo Cianjur Perkuat Sinergi Komunikasi Publik melalui FGD di Bogor
- Santri Cianjur Tunjukkan Kepedulian: Dari Pesantren untuk Kemanusiaan
- Cianjur Kota Santri yang Kharismatik
- Wajah Baru SD Negeri Tugu Sari: Semangat Baru untuk Pendidikan Cianjur
- Sinergi untuk Cianjur Tangguh: BAZNAS Cianjur Beri 100 Paket Sembako untuk BALAKAR
- Jabatan Bukan Hak Istimewa: Cianjur Perkuat Integritas ASN Bersama KPK
Jelang Musim Hujan, Masyarakat Diimbau Waspada Ancaman Demam Berdarah Dengue
Oleh : tim-dens

Keterangan Gambar : Nyamuk DBD (Aedes Aegypti), foto istimewa.
Pinusnews.id - Memasuki musim penghujan, Puskesmas DPT Sindangbarang mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman Demam Berdarah Dengue (DBD) yang disebabkan oleh nyamuk Aedes aegypti.
Jenis nyamuk ini diketahui sangat mudah berkembang biak di genangan air yang kerap muncul saat curah hujan tinggi.
Kepala Puskesmas DPT Sindangbarang, Nanang Priatna, menekankan pentingnya gerakan pemberantasan sarang nyamuk (PSN) melalui pola 3M yakni, Menguras, Menutup, dan Mengubur.
Baca Lainnya :
- Potensi Anak Didik SSB Yudhistira Cianjur Butuh Dilirik
- Paslon Toha-Ade (Hade) : Selamat, Hasil Quick Count Versi Cyrus Network BHS-M Unggul
- Hitungan Sementara Suara Pilkada 2020 di Cianjur
- Cyrus Network: Hasil Quick Count Sementara BHS-M Unggul Disusul Pilar
- Warga Lima Kecamatan di Cianjur Keluhkan Listrik Mati, Ini Disampaikan PLN
Ia mengimbau warga untuk menjaga kebersihan lingkungan, khususnya menghindari tumpukan sampah yang dapat menjadi sarang nyamuk.
“Masyarakat harus menerapkan pola hidup bersih dan sehat. Lingkungan yang kumuh dan banyak genangan air berisiko tinggi menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk Aedes aegypti,” kata Nanang, Jumat (18/7/2025).
Meskipun kasus DBD di wilayah Kecamatan Sindangbarang belum menunjukkan lonjakan signifikan, Nanang memastikan pihaknya siap merespons cepat apabila ada laporan kasus. Petugas Puskesmas akan melakukan penanganan langsung di lokasi, baik dari sisi medis maupun penanggulangan lingkungan.
"Bekas genangan air, saluran mampet, atau wadah yang terbuka adalah tempat favorit nyamuk DBD bertelur. Masyarakat harus lebih peduli, terutama di masa pancaroba seperti sekarang ini," tegasnya.
Puskesmas juga mengajak warga aktif melapor jika menemukan gejala DBD di lingkungan sekitar, agar pencegahan dan penanganan bisa dilakukan secepat mungkin.











