- AMAM IBNU Al-MUSHTLOPA *PILAR KEADILAN PADA HARTA YANG DITITIPKAN* _Catatan Awal Menjemput Amanat Ba
- Beras 30 Kilogram untuk 389 Ribu Warga: Bulog Sukses Salurkan Bantuan Pangan di Cianjur
- Diskominfo Cianjur Perkuat Dampak Digital Menuju Pelayanan Publik yang Lebih Baik
- Revitalisasi SMP PGRI Cikalongkulon: Sekolah Baru, Semangat Belajar Baru
- DPPKBP3A Cianjur Dukung Gerakan Wakaf Buku untuk Perkuat Budaya Baca
- Harhubnas ke-55, Memperkuat Konektivitas Transportasi di Cianjur
- DPPKBP3A Cianjur Raih Penghargaan Kampung KB dan Rumah Data Kependudukan
- Jejak Hilman Saukani Membawa BAZNAS Cianjur Lebih Transparan dan Dipercaya
- Menabur Kepedulian, Menuai Kesiapsiagaan: Ribuan Pelajar Cianjur Ikuti Pelatihan dan Pelantikan PMR
- DPPKBP3A Cianjur Kukuhkan SD Ibu Jenab 2 sebagai Sekolah Ramah Anak
Hama Wereng Serang Sawah di Karangtengah Cianjur, Petani Rugi Ratusan Juta Rupiah

Keterangan Gambar : Hama wereng yang merusak ratusan hektar sawah di wilayah Kecamatan Karangtengah, Cianjur.
Pinusnews.id - Serangan hama wereng menghantam ratusan hektar lahan pertanian di Kecamatan Karang Tengah, Kabupaten Cianjur, hingga mengakibatkan gagal panen akibat serangan hama wereng tersebut, yang menyebar secara masif.
Akhirnya, serangan hama wereng membuat para petani menanggung kerugian hingga ratusan juta rupiah.
Memang kenyataannya serangan hama wereng ini terjadi dengan sangat cepat, menghancurkan tanaman padi dari daun hingga ke akar. Tanaman mengering bertahap dan bulir padi berubah menjadi kosong, sehingga tidak layak untuk dijual di pasaran.
Baca Lainnya :
- Laka Tunggal, Mobil Pick Up Terjun Bebas ke Jurang di Naringgul
- Gegerkan Warga, Mayat Laki-laki Tanpa Identitas Ditemukan di Sungai Cikondang Cibeber Cianjur
- BPBD Cianjur : Tebing Pasir atau Hutan Rawan Longsor di Cianjur, Sudah Terakomodir 2021
- Rustiman KPU Cianjur : 99 Persen Masyarakat Tahu 9 Desember Ada Apa?
- Perlu Perhatian Serius, Tebing Pasir Cilumping di Cibeber Rawan LongsorÂ
“Hama wereng ini menyebar dengan sangat cepat. Tanaman kami menguning, batangnya kering, dan bulirnya kosong. Kalau tidak segera ditangani, ini bisa menyebar ke daerah pertanian lain di Cianjur,” ungkap Rosad, petani asal Desa Sukamanah, Karang Tengah, Minggu 15 Juni 2025.
Keadaan ini membuat para petani resah. Selain kerugian ekonomi yang mereka alami, kekhawatiran akan meluasnya serangan ke wilayah pertanian lain pun semakin besar, terlebih jika tidak segera diatasi.
Menyikapi hal tersebut, Bupati Cianjur Mohammad Wahyu Ferdian menyatakan bahwa pemerintah daerah telah menyiapkan langkah cepat untuk mengatasi permasalahan ini.
“Pemkab akan segera mendistribusikan bantuan pestisida ke wilayah terdampak untuk menanggulangi penyebaran hama secara cepat. Kami juga akan mengerahkan tim dari Dinas Pertanian untuk melakukan pendampingan teknis kepada para petani,” ujar Bupati Wahyu.
Pemerintah Kabupaten Cianjur juga mengimbau agar kelompok tani aktif melaporkan bila ada gejala serangan serupa. Langkah ini penting agar penanganan bisa dilakukan sejak dini dan potensi kerugian lebih besar dapat dicegah.(tim-dens).











