- Rektor IAI Al-Azhary Raih Perma Pendis Award 2026 sebagai Rektor Visioner di Tengah Kegiatan ToT
- BAZNAS Cianjur Apresiasi UPZ IGTKI-PGRI Sukses Tingkatkan ZIS
- Koperasi Merah Putih: Jembatan Kemandirian Ekonomi Cianjur Menuju Kesejahteraan Nyata
- Bupati Wahyu dalam Rembug Warga Cianjur: Langkah Nyata Menuju Kesejahteraan Inklusif
- Cari Solusi Agar Gaji Guru Honorer Dibayar, KDM Segera Temui Menteri PAN-RB
- Panggil Kapolri, Presiden Prabowo Bahas Keamanan Nasional dan Program Strategis Polri
- Kesuksesan Bidang SMP Disdikpora Cianjur dalam Menggelar Tes Kemampuan Akademik 2026
- Bupati Wahyu: Koperasi Pilar Utama Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat Cianjur
- Pengolahan Sampah Energi Listrik (PSEL) Siap Dibangun di Jawa Barat Mulai Juni 2026
- Tanggung Jawab PT DMGP dalam Mengembangkan Energi Panas Bumi di Cipanas, Cianjur
Hadapi Musim Paceklik, Desa Sinar Laut Agrabinta Siapkan Lumbung Pangan

Keterangan Gambar : Bangunan Lumbung Pangan di Desa Sinarlaut, Agrabinta, Cianjur Selatan.
Pinusnews.id - Upaya memperkuat ketahanan pangan di tingkat lokal mulai diwujudkan dengan pembangunan lumbung masyarakat di Desa Sinarlaut, Kecamatan Agrabinta, Cianjur Selatan.
Program ini hadir sebagai strategi menjaga ketersediaan bahan pangan sekaligus menjadi solusi bagi petani menghadapi musim paceklik.
Kepala UPTD Pertanian Kecamatan Sindangbarang, Ayi Setiawan, mengatakan lumbung pangan diharapkan menjadi pusat penyimpanan hasil panen petani sehingga stok tetap aman dan dapat dimanfaatkan sewaktu-waktu saat terjadi kekurangan pasokan.
Baca Lainnya :
- Kurangi Beban Petani Dimasa Pandemi Covid-19, Fraksi Partai Gerindra Serahkan Bantuan Benih
- Inna lillahi, Empat Kadis Positif Covid-19, Satu Orang Meninggal Dunia
- Akibat Cuaca Buruk Nelayan Jayanti Gagal Cari Ikan, Kini Tanam Jagung
- Pemdes Tanjungsari Sukaluyu Bagikan BLT
- Peranan PT. Bukit Naga Mas Kembangkan UMKM di Cianjur
“Pembangunan lumbung pangan bersumber dari APBD II Kabupaten Cianjur Tahun 2025. Tujuannya untuk memperkuat ketahanan pangan, mendukung stabilisasi harga, dan meningkatkan nilai tambah produk pertanian,” ujarnya, Rabu (27/8/2025).
Menurutnya, keberadaan lumbung pangan di tingkat kelompok tani membawa banyak manfaat, mulai dari menyediakan cadangan pangan, menghindarkan petani dari jeratan tengkulak, hingga memperkuat kelembagaan dan solidaritas antar anggota kelompok tani.
“Lumbung pangan bukan sekadar tempat penyimpanan, tapi bentuk nyata perhatian terhadap kemandirian pangan. Dengan adanya lumbung, masyarakat lebih siap menghadapi perubahan musim, fluktuasi harga, maupun kondisi darurat,” tegas Ayi.
Sementara itu, Kepala Desa Sinarlaut, Surahman, menyambut baik pembangunan lumbung pangan di wilayahnya. Menurutnya, keberadaan lumbung akan memberikan manfaat besar bagi masyarakat, terutama saat menghadapi kenaikan harga atau gagal panen.
“Dengan adanya lumbung pangan, warga tak perlu lagi cemas soal kelangkaan atau harga pangan yang mahal. Ini akan menjadi sumber cadangan yang bisa diandalkan ketika terjadi bencana alam atau gejolak ekonomi,” pungkasnya. (tim dens).











