- DPRD Cianjur Pimpin Refleksi dan Akselerasi Pembangunan pada Hari Jadi ke-349
- Bupati Cianjur Sambut Korban TPPO, Ingatkan Warga Urus TKI Secara Legal
- Cianjur Masih di Bawah: Tantangan IPM dan Upaya Perbaikan Bersama
- Peringati Milangkala Ke-349 Kabupaten Cianjur, KDM akan Tingkatkan Kualitas Pendidikan
- Imbauan Satpolairud Cianjur: Nelayan Diminta Utamakan Keselamatan saat Gelombang Tinggi
- Memperkuat Kebersamaan dan Kesejahteraan: BAZNAS Cianjur Berperan Aktif di Hari Jadi ke-349
- Rahayat Raksa Raharja: Semangat Gotong Royong Warnai Hari Jadi Cianjur ke-349
- Hadiah Hari Jadi Cianjur ke-349: Jalan Baru Cikadu dari Pemerintah Provinsi Jadi Wujud Perhatian KDM
- PUTR Cianjur: Bersama Membangun Cianjur Era Baru di Milangkala ke-349
- BAZNAS Cianjur Tetap Hadir untuk Umat: Fokus Layanan Kesehatan dan Bantuan Perjalanan Saat Masa Tran
Eri Rihandiar: 30 Titik Ruas Jalan Terdampak Bencana Diperbaiki Secara Bertahap

Keterangan Gambar : Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Eri Rihandiar.
Pinusnews.id - Sedikitnya 30 titik ruas jalan terdampak bencana hidrometeorologi di Kabupaten Cianjur, yang kebanyakan berada di wilayah selatan, terus diperbaiki oleh pihak Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Cianjur.
Upaya perbaikan yang dilaksankan oleh Dinas PUTR tersebut, hingga saat ini perbaikannya hampir rampung, dan dikerjakan secara bertahap.
Terkait hal itu, Kepala Dinas PUTR Kabupaten Cianjur, Eri Rihandiar, mengatakan dari 30 titik, sebanyak 23 titik sudah selesai diperbaiki. Lokasinya tersebar di Kecamatan Agrabinta, Tanggeung, Kadupandak dan Takokak.
Baca Lainnya :
- Cegah Penyebaran Covid-19, Forkopimda Cianjur Penyemprotan Disinfektan Hingga Bagikan Masker
- Tingkatkan Nilai Profesional, PWI Cianjur Gelar UKW 2020,Â
- Kerugian Rp10 Juta, Warung di Sidangbarang Cianjur Diamuk Api
- Laka Tunggal, Mobil Pick Up Terjun Bebas ke Jurang di Naringgul
- Gegerkan Warga, Mayat Laki-laki Tanpa Identitas Ditemukan di Sungai Cikondang Cibeber Cianjur
Sedangkan tujuh titik lainnya masih dalam proses. Dengan begitu aktivitas perekonomian dan pendidikan mulai berangsur normal.
“Kalau ditotal, panjang ruas jalan yang masih dalam proses perbaikan tak lebih dari 4 kilometer. Rata-rata jalan rusak akibat pergerakan tanah yang terjadi beberapa waktu lalu,” kata Eri, di Cianjur, belum lama ini.
Eri tak memungkiri, upaya perbaikan jalan memakan waktu yang cukup lama. “Perbaikannya sudah kami lakukan sejak beberapa bulan lalu,” jelasnya.
Eri berharap masyarakat bisa besama-sama membantu pemerintah menjaga kualitas jalan agar tidak mudah rusak. “Mari kita sama-sama jaga kondisi jalan yang telah diperbaiki,” pungkasnya. (dens).











