- Cianjur Jadi Tuan Rumah Sekolah Nasional Terintegrasi: Bukti Kinerja Disdikpora yang Proaktif
- Kementerian HAM Ajak Pelajar Jabar Jadi Pelopor Nilai Kemanusiaan
- Presiden Prabowo: Swasembada Pangan Perkuat Ketahanan Bangsa
- Perhutani KPH Cianjur Perkuat Keamanan Hutan lewat Sinergi Lapangan dengan Bhabinkamtibmas
- Cianjur Gandeng BBPVP Bandung Perkuat Pelatihan Vokasi untuk Redam Pengangguran
- Isfhan Taufik Munggaran: Relawan Kebajikan Pancasila Kembalikan Nilai ke Kehidupan
- Menunggu Rumah Aman: Warga Waringinsari Bertahan di Antara Reruntuhan dan Janji Relokasi
- BAZNAS Cianjur Apresiasi Penyaluran Beasiswa Rp22 Miliar untuk Mahasiswa Palestina
- Disdikpora Cianjur Percepat Perbaikan 2.334 Ruang Kelas SD dalam 2 Tahun
- BAZNAS Cianjur Gerak Cepat: Ambulans dan Perawatan untuk Ibu Kurnia Terkena Kanker Serviks
Disdikpora Cianjur: Program Makan Bergizi Gratis di Karangtengah, Sukanagara, dan Cidaun

Keterangan Gambar : Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Cianjur, Ruhli Solehudin (berpeci hitam).
Pinusnews.id - Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Cianjur, menyebutkan pilot project program makan bergizi gratis untuk sekolah akan melibatkan organisasi perangkat daerah (OPD).
Bahkan, untuk penentuan jenis makanan akan diserahkan kepada Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Cianjur.
Kepala Disdikpora Kabupaten Cianjur, Ruhli Solehudin mengatakan, sesuai dengan surat yang pihaknya terima, sesuai dengan regulasi, dan sesuai dengan arahan pimpinan bahwa betul di Kabupaten Cianjur akan dilaksanakan pilot project tentang makan bergizi untuk sekolah.
Baca Lainnya :
- Tim Pol PP Cianjur Obrak-Abrik Pengedar Miras
- Ratusan Minuman Beralkohol Roso-Roso Diamankan Polres Cianjur di Rumah Kontrakan
- Jenazah PMI Tertahan Di Saudi Arabia, LSM FPMI Kirim Surat Ke Presiden Jokowi
- Nelayan Tenggelam di Pantai Cigebang Karawangwangi Cidaun
- Pemotor Luka-Luka, Tabrak Mobil Truk Sedang Parkir di Pacet Cianjur
“Kami sesuai dengan arahan, yang pertama Dinas Pendidikan sebagai penerima manfaat dan yang awalnya ditentukan satu titik tetapi ada perubahan menjadi tiga titik,” katanya, di Bale Prayoga Kamis 10 Oktober 2024.
Ketiga titik tersebut, yakni di Kecamatan Karangtengah, Kecamatan Sukanagara, dan Kecamatan Cidaun. Sesuai dengan kesepakatan bahwa pilot project program makan bergizi gratis ini akan menyasar 5 ribu anak. Terdiri dari jenjang PAUD, SD, SMP, dan SMA, kemudian pendidikan non formal dan pesantren.
“Keterlibatan program makanan bergizi ini bukan hanya dinas pendidikan, jadi ada beberapa OPD terkait. Diantaranya Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Diskumdagin), kemudian Dinas Pertanian sebagai leading sektor, kemudian selanjutnya DPMD dan kecamatan yang ditunjuk sebagai pilot project,” kata Ruhli.
“Ini akan dilaksanakan mudah-mudahan sesuai rencana mulai pertengahan Oktober, atau setelah dana turun. Setelah dana turun, kita akan melaksanakan rencana tiga bulan untuk pilot project,” sambungnya.
Lebih lanjut dirinya mengatakan, bahwa untuk penentuan jenis makanan diserahkan kepada Dinas Kesehatan karena untuk nutrisi dan ketersediaan gizi.
"Karena antara jenjang PAUD dengan jenjang yang lebih atas itu, akan berbeda apa yang harus disajikan. Jenjang PAUD otomatis susunya akan lebih banyak," jelas Ruhli.
Kemudian Ruhli menandaskan bahwa semua itu sesuai dengan aturan, sesuai dengan regulasi dan kita akan serahkan kepada Dinas Kesehatan untuk penentuan gizi-gizi dan sebagainya," tutup Ruhli Solehudin. (dens).











