- Seruan Kemanusiaan BAZNAS Cianjur: Mari Ringankan Beban Terdampak Gempa Bumi di NTT
- Seruan Kemanusiaan BAZNAS Cianjur: Mari Ringankan Beban Terdampak Gempa Bumi di NTT
- MERDEKA DARI PENGANGGURAN
- Disdikpora Cianjur Perkuat Kemerdekaan lewat Pemerataan Pendidikan dan Peningkatan Mutu
- PMI Cianjur: Aksi Kemanusiaan HUT ke-81 RI, Distribusikan 171.000 Liter Air Bersih untuk Penerima Ma
- BAZNAS Cianjur: Zakat Mewujudkan Kemandirian dan Kesejahteraan di Usia 81 RI
- Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI Dimeriahkan Kirab Bendera Merah Putih, Ini Rutenya
- Pascagempa NTT, Pemerintah Penuhi Layanan Kesehatan dan Kebutuhan Dasar Warga Terdampak
- Selamet Riyadi Hadiri Maulid Nabi di Padepokan Lemah Pandita: Perkuat Akhlak dan Silaturahmi
- KDM: Layanan Dasar di Jabar Semakin Baik Bukti Upaya Memerdekakan Masyarakat
Disdikpora Cianjur Perkuat Kemerdekaan lewat Pemerataan Pendidikan dan Peningkatan Mutu

Keterangan Gambar : Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Ruhli Solehudin.
Pinusnews.id - HUT ke-81 Republik Indonesia bukan hanya momen perayaan, tetapi juga kesempatan merefleksikan kemajuan bangsa. Di Kabupaten Cianjur, Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) tampil sebagai salah satu penggerak penting yang menjadikan nilai-nilai kemerdekaan sebagai dasar kebijakan pendidikan. Dukungan konkret dari Disdikpora Cianjur menegaskan bahwa kemerdekaan sejatinya juga soal akses dan kualitas belajar bagi semua anak.
Salah satu fokus utama Disdikpora Cianjur adalah pemerataan akses belajar. Kepala Disdikpora, Ruhli Solehudin, mengatakan pihaknya mendorong program perluasan akses, termasuk rintisan Sekolah Rakyat dan Sekolah Nasional Terintegrasi. Menurut Ruhli, langkah itu dimaksudkan "demi menjangkau anak-anak di wilayah yang memiliki keterbatasan," sehingga tidak ada anak yang tertinggal karena jarak atau fasilitas.
Selain membuka akses, Disdikpora Cianjur aktif menguatkan karakter kebangsaan di lingkungan sekolah. Pada peringatan HUT ke-81, dinas memimpin pelaksanaan upacara bendera dan berbagai kegiatan semarak guna menumbuhkan nasionalisme dan kebersamaan.
Baca Lainnya :
- Odang Rohmat, Pengusaha Gula Semut Naringgul, Rekrut 8 Pekerja Akibat Terdampak Covid-19Â
- Dua Orang Cianjur Terseret Ombak Pantai Jayanti, Satu Selamat, Satu Orang Lagi Belum Ditemukan
- Berburu Tanaman Hias di Cianjur, Aglaonema Membawa Keberuntungan
- Polisi Ringkus Dua Pelaku Pembacokan Warga di Warungkondang
- Indahnya Berbagi Rezeki Bagi Keluarga H. Iva Vaiz
Terkait persoalan tersebut Ruhli menegaskan, "Kita meriahkan HUT ke-81 Republik Indonesia dengan kegiatan positif yang semarak, gembira, dan bahagia bersama." Ini sekaligus menunjukkan pendekatan yang menggabungkan edukasi dan perayaan.
Upaya memperbaiki sarana-prasarana pendidikan juga mendapat perhatian serius. Disdikpora Cianjur mengakselerasi perbaikan fasilitas sekolah yang rusak di berbagai kecamatan supaya hak belajar siswa terpenuhi dengan layak. Perbaikan fisik sekolah ini bukan sekadar renovasi, tetapi investasi langsung pada kualitas proses belajar yang berdampak jangka panjang.
Hasil kerja keras tersebut mulai terlihat pada indikator pendidikan. Ruhli menyatakan bahwa Kabupaten Cianjur mengalami kenaikan Indeks Pendidikan dan Rata-Rata Lama Sekolah (RLS), menandakan peningkatan capaian belajar dan keberlanjutan pendidikan.
"Keberhasilan peningkatan Indeks Pendidikan di Kabupaten Cianjur menunjukkan tren kenaikan dari tahun ke tahun, dan menempatkan pada kemajuan yang menggembirakan," ujarnya.
Pengakuan pun datang dari tingkat nasional. Disdikpora Cianjur berhasil meraih penghargaan Standar Pelayanan Minimal (SPM) dari Kementerian Pendidikan atas komitmen dan peningkatan skor pencapaiannya.
Penghargaan ini memperkuat klaim bahwa kebijakan dan program yang dijalankan bukan hanya retorika, melainkan berdampak nyata dan diakui secara formal.
Dengan kombinasi pemerataan akses, penguatan karakter, perbaikan fasilitas, dan peningkatan kualitas pengelolaan pendidikan, Disdikpora Cianjur menunjukkan peran yang signifikan dalam mewujudkan makna kemerdekaan bagi generasi muda.
Keberhasilan ini menjadi contoh bagaimana pemerintahan daerah bisa menerjemahkan semangat nasional menjadi hasil konkret di lapangan. (dens).










