- Dr. Euis Latifah, M.Pd. Raih Penghargaan sebagai Dosen Inovatif dalam ToT Perma Pendis 2026
- Rektor IAI Al-Azhary Raih Perma Pendis Award 2026 sebagai Rektor Visioner di Tengah Kegiatan ToT
- BAZNAS Cianjur Apresiasi UPZ IGTKI-PGRI Sukses Tingkatkan ZIS
- Koperasi Merah Putih: Jembatan Kemandirian Ekonomi Cianjur Menuju Kesejahteraan Nyata
- Bupati Wahyu dalam Rembug Warga Cianjur: Langkah Nyata Menuju Kesejahteraan Inklusif
- Cari Solusi Agar Gaji Guru Honorer Dibayar, KDM Segera Temui Menteri PAN-RB
- Panggil Kapolri, Presiden Prabowo Bahas Keamanan Nasional dan Program Strategis Polri
- Kesuksesan Bidang SMP Disdikpora Cianjur dalam Menggelar Tes Kemampuan Akademik 2026
- Bupati Wahyu: Koperasi Pilar Utama Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat Cianjur
- Pengolahan Sampah Energi Listrik (PSEL) Siap Dibangun di Jawa Barat Mulai Juni 2026
Dirut RSUD Sayang Cianjur Irvan Nur Fauzy: Ada 200 Orang Jalani Operasi Katarak Secara Gratis

Keterangan Gambar : Bakti Sosial Operasi Katarak secara gratis yang dilaksanakan oleh RSUD Sayang Cianjur, Jawa Barat.
Pinusnews.id - RSUD Sayang Cianjur menggelar operasi katarak, Sabtu, 14 Desember 2024. Kegiatannya merupakan kerja bareng dengan Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih (YPP) Emtek SCM SCTV-Indosiar, Dinas Kesehatan (Dinkes) Cianjur, dan Persatuan Dokter mata Indonesia (Perdami).
Sebanyak 200 peserta mengikuti kegiatan yang dilaksanakan di RSUD Sayang Cianjur itu.
Dirut RSUD Sayang Cianjur Irvan Nur Fauzy mengatakan, kegiatan operasi katarak melibatkan tim medis berpengalaman serta dukungan dari berbagai pihak. Adapun sasaran peserta merupakan kalangan masyarakat menengah ke bawah.
Baca Lainnya :
- Polsek Mande Semangati Warga Ajakan 3M, Ini Tujuannya
- Waduh, Warga Dua Desa di Naringgul Cianjur Keluhkan Proyek Jalan Mangkrak
- Masa Pandemi Corona, Ini Kepedulian Sosial Anggota Komisi XI DPR RI Ecky
- Tiga Pemotor Dikejar, Ditendang, Terjadilah Tabrakan
- Perketat Prokes, Polres Cianjur Tak Kendor Razia Masker
“Program ini menyasar masyarakat kurang mampu yang mengalami gangguan penglihatan akibat katarak. Jumlah peserta sebanyak 200 orang. Mereka terdaftar untuk mendapat kesempatan menjalani operasi katarak secara gratis,” kata Irvan.
Selain operasi gratis, pasien juga mendapatkan pelayanan konsultasi seputar permasalahan mata.
“Pasien juga diberikan konsultasi medis, pemeriksaan mata, serta tindaklanjut pascaoperasi,” tutur dia.
Irvan berharap operasi katarak dapat menjadi langkah kecil meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan membantu mereka menjalani kehidupan dengan lebih baik.
“Kami sangat bersyukur dapat menggelar kegiatan bakti sosial ini. Dengan operasi, penderita katarak dapat kembali melihat. Kegiatan ini tentu sangat berarti bagi banyak orang, terutama mereka yang tidak mampu,” pungkasnya. (dens).











