- Dr. Euis Latifah, M.Pd. Raih Penghargaan sebagai Dosen Inovatif dalam ToT Perma Pendis 2026
- Rektor IAI Al-Azhary Raih Perma Pendis Award 2026 sebagai Rektor Visioner di Tengah Kegiatan ToT
- BAZNAS Cianjur Apresiasi UPZ IGTKI-PGRI Sukses Tingkatkan ZIS
- Koperasi Merah Putih: Jembatan Kemandirian Ekonomi Cianjur Menuju Kesejahteraan Nyata
- Bupati Wahyu dalam Rembug Warga Cianjur: Langkah Nyata Menuju Kesejahteraan Inklusif
- Cari Solusi Agar Gaji Guru Honorer Dibayar, KDM Segera Temui Menteri PAN-RB
- Panggil Kapolri, Presiden Prabowo Bahas Keamanan Nasional dan Program Strategis Polri
- Kesuksesan Bidang SMP Disdikpora Cianjur dalam Menggelar Tes Kemampuan Akademik 2026
- Bupati Wahyu: Koperasi Pilar Utama Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat Cianjur
- Pengolahan Sampah Energi Listrik (PSEL) Siap Dibangun di Jawa Barat Mulai Juni 2026
Dirut RSUD Sayang Cianjur: Hadirnya RS Edelweiss Membantu Tingkat Kepadatan Pasien

Keterangan Gambar : Direktur Utama (Dirut) Rumah Sakit Sayang Cianjur, dr Irvan Nur Fauzy.
Pinusnews.id - Kemunculan rumah sakit baru di Kabupaten Cianjur tentu akan semakin memudahkan akses layanan kesehatan bagi masyarakat. Semisal Rumah Sakit Edelweiss yang beberapa waktu lalu baru diresmikan.
Hadirnya rumah sakit yang berada di Kecamatan Karangtengah itu, diapresiasi
RSUD Sayang Cianjur. Rumah sakit plat merah ini sangat terbantu dengan hadirnya RS Edelweiss, karena selama ini pasien yang berobat ke RSUD Sayang kerap membeludak.
Baca Lainnya :
- Jasad Nelayan Tengelam di Pantai Cigebang Cianjur Ditemukan
- Ratusan Minuman Beralkohol Roso-Roso Diamankan Polres Cianjur di Rumah Kontrakan
- Nelayan Tenggelam di Pantai Cigebang Karawangwangi Cidaun
- Pemotor Luka-Luka, Tabrak Mobil Truk Sedang Parkir di Pacet Cianjur
- Waspada, Positif Covid-19 di Cianjur Melonjak Drastis
Direktur Utama (Dirut) RSUD Sayang Cianjur, Irvan Nur Fauzy, mengaku hadirnya RS Edelweiss tentu memberikan dampak positif. Salah satunya diharapkan bisa membantu mengurangi jumlah pasien yang dirujuk ke RSUD Sayang Cianjur.
“Secara konsep bidang kesehatan, rujukan tingkat lanjut adanya rumah sakit berkualitas tentu membantu tingkat kepadatan pasien. Utamanya pasien yang membutuhkan pelayanan gawat darurat,” kata Irvan, di Cianjur, Rabu, 23 Oktober 2024.
Irvan tak memungkiri, pasien yang datang ke IGD RSUD Sayang Cianjur kadang tak tertampung, karena saking banyaknya. Dengan adanya RS Edelweiss, maka ada pilihan bagi masyarakat ketika daya tampung di RSUD Sayang sudah penuh.
“Sehingga ada alternatif dari sisi layanan pengobatan,” paparnya. (dens).











