- DPRD Cianjur Gelar Rapat Paripurna: Jawaban Eksekutif atas Pandangan Umum Fraksi
- Hilman Saukani: BAZNAS dan Dekopinda Merajut Sinergi Zakat yang Menggerakkan Umat
- Ruhli Solehudin: Sekolah Rakyat Cianjur Masih Pending, Lahan 10 Hektare Jadi Kendala Utama
- Dari Abu Menuju Harapan: Aksi Cepat PMI Cianjur Lindungi Warga di Tengah Hujan Vulkanik
- Disdikpora Cianjur: Imbau Warga Sekolah dari Abu Vulkanik dengan Pembelajaran Daring
- Lewat SADA Jabar, Sekda Herman Dorong Kepala Desa Aktif Tingkatkan IPM
- 282 Ruang Kelas yang Hilang: Potret Kesenjangan Infrastruktur SMP di Cianjur
- Presiden Prabowo: Tertibkan Kawasan Hutan SecaraTegas, Transparan, dan Akuntabel
- Sanroh BAZNAS Cianjur: Menyegarkan Hati, Mengokohkan Amanah
- Sekolah di Ujung Kampung: Janji Bupati Cianjur untuk Pendidikan yang Layak
Dirut RSUD Sayang Cianjur: Hadirnya RS Edelweiss Membantu Tingkat Kepadatan Pasien

Keterangan Gambar : Direktur Utama (Dirut) Rumah Sakit Sayang Cianjur, dr Irvan Nur Fauzy.
Pinusnews.id - Kemunculan rumah sakit baru di Kabupaten Cianjur tentu akan semakin memudahkan akses layanan kesehatan bagi masyarakat. Semisal Rumah Sakit Edelweiss yang beberapa waktu lalu baru diresmikan.
Hadirnya rumah sakit yang berada di Kecamatan Karangtengah itu, diapresiasi
RSUD Sayang Cianjur. Rumah sakit plat merah ini sangat terbantu dengan hadirnya RS Edelweiss, karena selama ini pasien yang berobat ke RSUD Sayang kerap membeludak.
Baca Lainnya :
- Jasad Nelayan Tengelam di Pantai Cigebang Cianjur Ditemukan
- Ratusan Minuman Beralkohol Roso-Roso Diamankan Polres Cianjur di Rumah Kontrakan
- Nelayan Tenggelam di Pantai Cigebang Karawangwangi Cidaun
- Pemotor Luka-Luka, Tabrak Mobil Truk Sedang Parkir di Pacet Cianjur
- Waspada, Positif Covid-19 di Cianjur Melonjak Drastis
Direktur Utama (Dirut) RSUD Sayang Cianjur, Irvan Nur Fauzy, mengaku hadirnya RS Edelweiss tentu memberikan dampak positif. Salah satunya diharapkan bisa membantu mengurangi jumlah pasien yang dirujuk ke RSUD Sayang Cianjur.
“Secara konsep bidang kesehatan, rujukan tingkat lanjut adanya rumah sakit berkualitas tentu membantu tingkat kepadatan pasien. Utamanya pasien yang membutuhkan pelayanan gawat darurat,” kata Irvan, di Cianjur, Rabu, 23 Oktober 2024.
Irvan tak memungkiri, pasien yang datang ke IGD RSUD Sayang Cianjur kadang tak tertampung, karena saking banyaknya. Dengan adanya RS Edelweiss, maka ada pilihan bagi masyarakat ketika daya tampung di RSUD Sayang sudah penuh.
“Sehingga ada alternatif dari sisi layanan pengobatan,” paparnya. (dens).











