- SENJA Cianjur Diluncurkan: Sekolah untuk Membuat Lansia Sehat, Mandiri, dan Produktif
- Bupati Cianjur Ajak MUI Kolaborasi Perkuat Pembinaan Keagamaan dan Layanan Publik
- Kejar Target Angka Harapan Hidup, Jabar Siap Sukseskan Program KITA SEHAT
- Cianjur Tetapkan Siaga Darurat Kekeringan 3 Bulan, BPBD Tangkas Koordinasi Mitigasi dan Bantuan
- BAZNAS Cianjur Perbaiki Rutilahu: Dua Keluarga Terima Bantuan Rp25 Juta
- Disdikpora Cianjur Perkuat Pengawasan BOS Kinerja, 210 Kepala Sekolah Ikuti Sosialisasi
- Perumdam Tirta Mukti Cianjur: Musim Kemarau Panjang, Pasokan Air Bersih Menipis
- DPUTR Cianjur Perkuat Integritas: Sosialisasi Anti-Gratifikasi untuk Pelayanan Publik yang Bersih
- Kerja Skala Besar di Mekarmukti: Progres TMMD Ke-129 Kodim 0608/Cianjur Capai Banyak Titik
- Relokasi SDN Pasirkelewih Bikin Akses Belajar Lebih Dekat dan Nyaman
Direktur RSUD Sayang Cianjur Dampingi Bupati Herman Suherman Membesuk Korban Kecelakaan

Keterangan Gambar : Bupati Cianjur Herman Suherman dan Direktur RSUD Sayang Cianjur, Irvan Nur Fauzy, saat membesuk korban kecelakaan di daerah Kabupaten Sukabumi.
Pinusnews.id - Bupati Cianjur, Herman Suherman, didampingi Direktur Utama RSUD Sayang Cianjur, Irvan Nur Fauzy, membesuk para korban kecelakaan mini bus yang terguling di Kecamatan Cikidang Kabupaten Sukabumi, belum lama berselang.
Dalam kesempatan ini, Bupati beserta jajaran berbincang dengan para korban serta keluarga, yang tengah berada dalam pengawasan tim kesehatan dari RSUD Sayang Cianjur.
Bupati memastikan bahwa seluruh penanganan, pengobatan, hingga biaya rawat jalan akan ditanggung oleh BPJS Ketenagakerjaan.
Baca Lainnya :
- Atas Nama KPU Cianjur, PPS Desa Tanjungsari Lantik Anggota KPPS
- Ada Apa? LSM Gagak Unras Kemenag Cianjur
- Aktivis Migran Jabar Sambangi Rumah Pekerja Migran yang Dibuang Majikan dan Mengalami Lumpuh
- Ada Perusahaan Beroperasi, Tapi Tak Terdaftar di DLH
- Begini Nasib Pedagang Keliling Cemilan di Masa Pandemi Covid-19
Selanjutnya, Bupati menghimbau kepada seluruh pemilik kendaraan agar selalu memeriksakan kendaraannya dengan uji KIR di Dinas Perhubungan untuk memastikan kendaraan tersebut layak dan aman untuk dikendarai.
"Himbauan untuk pemilik kendaraan yang besar-besar kita setiap tahun harus ada KIR dan itu kita (Pemerintah) gratiskan. Dengan begitu setiap kendaraan dipastikan layak dan aman untuk digunakan," ungkap Bupati Cianjur.
Diberitakan sebelumnya, sebuah minibus terguling di Kecamatan Cikidang, Kabupaten Sukabumi yang membawa 12 penumpang terdiri dari Dekan dan staf dari Kampus Universitas Suryakencana (UNSUR) Cianjur.
Dari total 13 korban (termasuk pengemudi), 4 diantaranya mengalami luka ringan, 8 orang mengalami luka sedang dan 1 orang mengalami luka berat. (dens).











