Dinkes Cianjur Antisipasi Terhadap Potensi Lonjakan Kasus COVID-19

24 Jun 2025, 10:26:29 WIB Cianjur
Dinkes Cianjur Antisipasi Terhadap Potensi Lonjakan Kasus COVID-19

Keterangan Gambar : Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Cianjur dr Yusman Faisal beserta istri, saat menghadiri sebuah acara di Cilaku.


Pinusnews.id - Mengantisipasi tren peningkatan kasus COVID-19 di sejumlah negara Asia seperti Thailand, Hong Kong, Malaysia, dan Singapura, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Cianjur akan segera mengeluarkan surat pemberitahuan resmi ke seluruh rumah sakit, puskesmas, dan fasilitas kesehatan lainnya di wilayah Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.

Langkah ini merupakan tindak lanjut dari Surat Edaran Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) Nomor SR.03.01/C/1422/2025, yang meminta pemerintah daerah, fasilitas kesehatan, dan tenaga medis untuk meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan terhadap potensi lonjakan kasus, terutama yang disebabkan oleh subvarian Omicron EG.5.

Kepala Dinkes Kabupaten Cianjur, dr Yusman Faisal, menyampaikan bahwa pihaknya telah menerima surat edaran tersebut, dan akan segera menyusun pemberitahuan lanjutan, untuk fasilitas kesehatan di wilayah Cianjur.

Baca Lainnya :

“Surat dari Kemenkes memang ditujukan kepada Kepala Dinas Kesehatan Provinsi dan Kabupaten/Kota, Direktur Rumah Sakit, Kepala Puskesmas, serta petugas kesehatan di pintu masuk negara. Untuk di Kabupaten Cianjur, kami akan menindaklanjuti dengan surat pemberitahuan ke seluruh faskes,” tutur dr. Yusman Faisal, di Cianjur kepada wartawan, belum lama berselang.

Selain itu, dr Yusman Faisal juga juga mengimbau masyarakat agar tidak panik, melainkan tetap menjaga perilaku hidup bersih, dan sehat sebagaimana yang ditegaskan dalam surat edaran.

“Protokolnya masih sama seperti sebelumnya, yang penting adalah menerapkan pola hidup sehat. Itu juga tertuang dalam surat edaran dari Kemenkes,” dr Yusman Faisal menandaskan.

Selanjutnya dr Yusman Faisal menambahkan, meski ada kasus COVID-19 yang kembali terdeteksi melalui pemeriksaan atau skrining, gejala yang muncul umumnya bersifat ringan, mirip flu biasa.

“Gejalanya ringan, tapi kita tetap harus waspada. Jaga kesehatan dan biasakan perilaku hidup sehat agar terhindar dari virus dan penyakit,” tegas dr Yusman Faisal. (dens).




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment