- Kabid SMP Ipan Sopandi: Disdikpora Cianjur Wajibkan Bahasa Sunda di Sekolah
- BAZNAS Cianjur Perkuat Kolaborasi dengan DPRD demi Kesejahteraan Warga
- 1.546 Rumah Layak Huni, Harapan Baru Warga Cianjur
- Rekrutmen Planet Ban di Cianjur Dijadwalkan Ulang, Simak Jadwal Terbarunya
- Pelayanan Dekat, Aspirasi Terdengar: Bupati Cianjur Hadir di Rembug Warga Desa Cidadap
- Disnakertrans Cianjur Buka 14 Pelatihan Gratis untuk Siapkan Tenaga Kerja Kompeten
- BAZNAS Bangun Rumah Layak Huni untuk Lim dan Solihin, Tempat Pulang yang Lebih Nyaman
- Hiring Day Cianjur Buka Peluang Kerja, Disnakertrans Perkuat Penempatan Pencari Kerja
- Ketua PSI Cianjur Minta Membaca Putusan MK dengan Utuh, Menjaga Politik Tetap Jernih
- DTPHP Cianjur Kawal Penyaluran Pupuk Subsidi, Serapan NPK Tembus 61 Persen
Dinas PUTR Cianjur Genjot Perbaikan Jalan, Usulkan Lima Ruas ke Program Inpres 2026

Keterangan Gambar : Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Eri Rihandiar.
Pinusnews.id - Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Cianjur bergerak cepat untuk memperbaiki kondisi jalan di wilayahnya, dengan mengajukan lima ruas jalan ke program Inpres Jalan Daerah (IJD) 2026. Langkah ini menunjukkan keseriusan pemerintah daerah dalam menjawab keluhan masyarakat soal infrastruktur.
Kepala Dinas PUTR Cianjur, Eri Rihandiar, menyatakan bahwa pihaknya sedang memproses pengusulan agar ruas-ruas tersebut mendapat pendanaan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
Menurut Eri, semua persyaratan teknis dan kriteria yang diminta pemerintah pusat telah dipenuhi. "Seluruh persyaratan teknis dan kriteria yang ditetapkan pemerintah pusat telah dipenuhi termasuk dokumen perencanaan dan dukungan dari Komisi V DPR RI," ujarnya.
Baca Lainnya :
- Polisi Ringkus Dua Pelaku Pembacokan Warga di Warungkondang
- Indahnya Berbagi Rezeki Bagi Keluarga H. Iva Vaiz
- Sosialisasi 4 Pilar Bersama Kapolres Cianjur
- Cianjur Kini Ada Aplikasi Layanan Pelanggan New PLN Mobile
- KPU Tetapkan Pasangan Calon Terpilih Bupati dan Wakil Bupati Cianjur
Eri menegaskan bahwa pengusulan Dinas PUTR Cianjur bukan sekadar usulan administrasi, melainkan sudah melalui persiapan matang sehingga peluang diterima di pusat semakin besar.
Dinas PUTR Cianjur mengajukan lima ruas yang dianggap prioritas perbaikan. Di antara yang diusulkan ada sisa pengerjaan peningkatan ruas Tangkil-Bivak, ruas Cimaskara-Pamoyanan, ruas Ciherang, dan ruas Tanggeung-Pasirjambu.
Pemilihan ruas-ruas ini didasarkan pada kebutuhan teknis dan dampak sosial-ekonomi, karena perbaikan jalan dapat memperlancar akses layanan publik dan aktivitas ekonomi warga.
Pengalaman tahun sebelumnya menjadi motivasi tambahan bagi PUTR Cianjur. "Tahun kemarin Cianjur mendapat bantuan untuk dua ruas jalan, sehingga kami lanjutkan tahun ini dengan harapan lima ruas jalan yang diajukan mendapat bantuan," kata Eri.
Keberhasilan mendapatkan bantuan sebelumnya memberi bukti bahwa kerja sama antara pemerintah kabupaten dan pihak pusat dapat membuahkan hasil nyata bagi perbaikan infrastruktur.
Salah satu fokus utama Dinas PUTR adalah meningkatkan tingkat kemantapan jalan kabupaten. Mereka menargetkan peningkatan dari 77,25 persen pada 2025 menjadi 82,25 persen pada 2026, atau naik sebesar 5 persen.
Target ini setara dengan pengerjaan sekitar 66 kilometer jalan setiap tahun, sebuah usaha ambisius yang mencerminkan komitmen Dinas PUTR untuk meningkatkan kualitas konektivitas daerah.
Namun, Dinas PUTR Cianjur juga menghadapi tantangan anggaran yang nyata. Eri menjelaskan bahwa dengan alokasi dana saat ini diperkirakan masih ada kekurangan penanganan sekitar 10 sampai 12 kilometer dari target 66 kilometer.
"Keterbatasan anggaran saat ini menjadi tantangan utama untuk menuntaskan keseluruhan target fisik jalan hingga akhir tahun," kata Eri. Meski begitu, Dinas PUTR tetap optimistis bahwa dukungan pusat melalui program Inpres dapat menutup celah pendanaan tersebut.
Pengusulan lima ruas jalan ke program IJD 2026 menunjukkan kinerja proaktif Dinas PUTR Cianjur: menyiapkan dokumen, menjalin dukungan legislatif, dan menetapkan target terukur untuk kemantapan jalan.
Jika usulan ini disetujui, dampaknya tidak hanya memperbaiki kondisi jalan, tetapi juga meningkatkan akses masyarakat, mendukung ekonomi lokal, dan memperkuat citra pemerintah daerah yang bekerja nyata untuk warganya. (dens).











