- DPR Targetkan RUU Perampasan Aset Disahkan 15 Desember, Pimpinan Siap Mundur
- BAZNAS Cianjur Hadirkan Harapan Lewat Distribusi Air Bersih di Desa Sukamaju
- Buka Muktamar ke-35 NU, Presiden Prabowo: NU Institusi Bersejarah dan Berjasa Besar bagi Indonesia
- Bidang SMP Disdikpora Cianjur Gerak Cepat Antisipasi Kekurangan Guru Menjelang 2026–2027
- Disbudpar Cianjur: Strategi Promosi dan Revitalisasi untuk Menutup Kesenjangan Retribusi
- Gerakan Pramuka Diharapkan Mampu Ciptakan Indonesia Emas 2045
- Disdikpora Cianjur Setarakan Peluang Sekolah Swasta dalam SPMB 2026
- Disperkim Cianjur Tegakkan Ketertiban Lingkungan lewat Penataan dan Pelayanan
- Kepala Sekolah Diminta Wujudkan Perubahan Nyata Usai Pelatihan BCKS
- Kemenangan untuk Sesama: BAZNAS Cianjur Salurkan Donasi Karnaval untuk Korban Gempa NTT
Diduga Keracunan Makan Gizi Gratis, Belasan Santri Muntah dan Lemas, Dinkes Cianjur Turun Tangan

Keterangan Gambar : Kantor Puskesmas DTP Kecamatan Cidaun, Cianjur selatan.
Pinusnews.id - Suasana tenang di sebuah pondok pesantren di Kecamatan Cidaun, Cianjur selatan mendadak geger.
Masalah terungkap karena ada belasan santri tiba-tiba muntah-muntah dan lemas, setelah menyantap makan gratis pada Rabu (20/8/2025).
Hingga Kamis (21/8/2025), sebanyak 11 santri masih menjalani perawatan intensif di Puskesmas DTP Kecamatan Cidaun, Cianjur selatan.
Baca Lainnya :
- Inna lillahi, Empat Kadis Positif Covid-19, Satu Orang Meninggal Dunia
- Akibat Cuaca Buruk Nelayan Jayanti Gagal Cari Ikan, Kini Tanam Jagung
- Pemdes Tanjungsari Sukaluyu Bagikan BLT
- Peranan PT. Bukit Naga Mas Kembangkan UMKM di Cianjur
- Ini Hasil Penghitungan Suara Pilkada Cianjur 2020
“Rata-rata masih di bawah umur. Sebagian dirawat di rumah dinas Puskesmas karena kondisinya cukup lemah,” ungkap dr Vivi, petugas jaga Puskesmas.
Kepala Puskesmas DTP Kecamatan Cidaun, Eman Sulaiman, memastikan pihaknya telah membawa sampel makanan yang dikonsumsi santri, untuk diperiksa di laboratorium Dinas Kesehatan.
“Ada kemungkinan sumber makanan berasal dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) maupun dapur internal Ponpes. Untuk kepastian, kita tunggu hasil lab,” ungkapnya.
Peristiwa ini sontak memicu kepanikan orang tua dan warga sekitar. Program makan gratis yang semestinya memberi manfaat, kini justru menjadi sorotan.
Terkait soal tersebut Dinas Kesehatan Kabupaten Cianjur diminta bergerak cepat agar kejadian serupa tidak kembali terjadi. (dens).











