- DPRD Cianjur Pimpin Refleksi dan Akselerasi Pembangunan pada Hari Jadi ke-349
- Bupati Cianjur Sambut Korban TPPO, Ingatkan Warga Urus TKI Secara Legal
- Cianjur Masih di Bawah: Tantangan IPM dan Upaya Perbaikan Bersama
- Peringati Milangkala Ke-349 Kabupaten Cianjur, KDM akan Tingkatkan Kualitas Pendidikan
- Imbauan Satpolairud Cianjur: Nelayan Diminta Utamakan Keselamatan saat Gelombang Tinggi
- Memperkuat Kebersamaan dan Kesejahteraan: BAZNAS Cianjur Berperan Aktif di Hari Jadi ke-349
- Rahayat Raksa Raharja: Semangat Gotong Royong Warnai Hari Jadi Cianjur ke-349
- Hadiah Hari Jadi Cianjur ke-349: Jalan Baru Cikadu dari Pemerintah Provinsi Jadi Wujud Perhatian KDM
- PUTR Cianjur: Bersama Membangun Cianjur Era Baru di Milangkala ke-349
- BAZNAS Cianjur Tetap Hadir untuk Umat: Fokus Layanan Kesehatan dan Bantuan Perjalanan Saat Masa Tran
Diduga Keracunan Makan Gizi Gratis, Belasan Santri Muntah dan Lemas, Dinkes Cianjur Turun Tangan

Keterangan Gambar : Kantor Puskesmas DTP Kecamatan Cidaun, Cianjur selatan.
Pinusnews.id - Suasana tenang di sebuah pondok pesantren di Kecamatan Cidaun, Cianjur selatan mendadak geger.
Masalah terungkap karena ada belasan santri tiba-tiba muntah-muntah dan lemas, setelah menyantap makan gratis pada Rabu (20/8/2025).
Hingga Kamis (21/8/2025), sebanyak 11 santri masih menjalani perawatan intensif di Puskesmas DTP Kecamatan Cidaun, Cianjur selatan.
Baca Lainnya :
- Inna lillahi, Empat Kadis Positif Covid-19, Satu Orang Meninggal Dunia
- Akibat Cuaca Buruk Nelayan Jayanti Gagal Cari Ikan, Kini Tanam Jagung
- Pemdes Tanjungsari Sukaluyu Bagikan BLT
- Peranan PT. Bukit Naga Mas Kembangkan UMKM di Cianjur
- Ini Hasil Penghitungan Suara Pilkada Cianjur 2020
“Rata-rata masih di bawah umur. Sebagian dirawat di rumah dinas Puskesmas karena kondisinya cukup lemah,” ungkap dr Vivi, petugas jaga Puskesmas.
Kepala Puskesmas DTP Kecamatan Cidaun, Eman Sulaiman, memastikan pihaknya telah membawa sampel makanan yang dikonsumsi santri, untuk diperiksa di laboratorium Dinas Kesehatan.
“Ada kemungkinan sumber makanan berasal dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) maupun dapur internal Ponpes. Untuk kepastian, kita tunggu hasil lab,” ungkapnya.
Peristiwa ini sontak memicu kepanikan orang tua dan warga sekitar. Program makan gratis yang semestinya memberi manfaat, kini justru menjadi sorotan.
Terkait soal tersebut Dinas Kesehatan Kabupaten Cianjur diminta bergerak cepat agar kejadian serupa tidak kembali terjadi. (dens).











