- Rektor IAI Al-Azhary Raih Perma Pendis Award 2026 sebagai Rektor Visioner di Tengah Kegiatan ToT
- BAZNAS Cianjur Apresiasi UPZ IGTKI-PGRI Sukses Tingkatkan ZIS
- Koperasi Merah Putih: Jembatan Kemandirian Ekonomi Cianjur Menuju Kesejahteraan Nyata
- Bupati Wahyu dalam Rembug Warga Cianjur: Langkah Nyata Menuju Kesejahteraan Inklusif
- Cari Solusi Agar Gaji Guru Honorer Dibayar, KDM Segera Temui Menteri PAN-RB
- Panggil Kapolri, Presiden Prabowo Bahas Keamanan Nasional dan Program Strategis Polri
- Kesuksesan Bidang SMP Disdikpora Cianjur dalam Menggelar Tes Kemampuan Akademik 2026
- Bupati Wahyu: Koperasi Pilar Utama Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat Cianjur
- Pengolahan Sampah Energi Listrik (PSEL) Siap Dibangun di Jawa Barat Mulai Juni 2026
- Tanggung Jawab PT DMGP dalam Mengembangkan Energi Panas Bumi di Cipanas, Cianjur
Diduga Keracunan Makan Gizi Gratis, Belasan Santri Muntah dan Lemas, Dinkes Cianjur Turun Tangan

Keterangan Gambar : Kantor Puskesmas DTP Kecamatan Cidaun, Cianjur selatan.
Pinusnews.id - Suasana tenang di sebuah pondok pesantren di Kecamatan Cidaun, Cianjur selatan mendadak geger.
Masalah terungkap karena ada belasan santri tiba-tiba muntah-muntah dan lemas, setelah menyantap makan gratis pada Rabu (20/8/2025).
Hingga Kamis (21/8/2025), sebanyak 11 santri masih menjalani perawatan intensif di Puskesmas DTP Kecamatan Cidaun, Cianjur selatan.
Baca Lainnya :
- Inna lillahi, Empat Kadis Positif Covid-19, Satu Orang Meninggal Dunia
- Akibat Cuaca Buruk Nelayan Jayanti Gagal Cari Ikan, Kini Tanam Jagung
- Pemdes Tanjungsari Sukaluyu Bagikan BLT
- Peranan PT. Bukit Naga Mas Kembangkan UMKM di Cianjur
- Ini Hasil Penghitungan Suara Pilkada Cianjur 2020
“Rata-rata masih di bawah umur. Sebagian dirawat di rumah dinas Puskesmas karena kondisinya cukup lemah,” ungkap dr Vivi, petugas jaga Puskesmas.
Kepala Puskesmas DTP Kecamatan Cidaun, Eman Sulaiman, memastikan pihaknya telah membawa sampel makanan yang dikonsumsi santri, untuk diperiksa di laboratorium Dinas Kesehatan.
“Ada kemungkinan sumber makanan berasal dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) maupun dapur internal Ponpes. Untuk kepastian, kita tunggu hasil lab,” ungkapnya.
Peristiwa ini sontak memicu kepanikan orang tua dan warga sekitar. Program makan gratis yang semestinya memberi manfaat, kini justru menjadi sorotan.
Terkait soal tersebut Dinas Kesehatan Kabupaten Cianjur diminta bergerak cepat agar kejadian serupa tidak kembali terjadi. (dens).











