- DPRD Cianjur Gelar Rapat Paripurna: Jawaban Eksekutif atas Pandangan Umum Fraksi
- Hilman Saukani: BAZNAS dan Dekopinda Merajut Sinergi Zakat yang Menggerakkan Umat
- Ruhli Solehudin: Sekolah Rakyat Cianjur Masih Pending, Lahan 10 Hektare Jadi Kendala Utama
- Dari Abu Menuju Harapan: Aksi Cepat PMI Cianjur Lindungi Warga di Tengah Hujan Vulkanik
- Disdikpora Cianjur: Imbau Warga Sekolah dari Abu Vulkanik dengan Pembelajaran Daring
- Lewat SADA Jabar, Sekda Herman Dorong Kepala Desa Aktif Tingkatkan IPM
- 282 Ruang Kelas yang Hilang: Potret Kesenjangan Infrastruktur SMP di Cianjur
- Presiden Prabowo: Tertibkan Kawasan Hutan SecaraTegas, Transparan, dan Akuntabel
- Sanroh BAZNAS Cianjur: Menyegarkan Hati, Mengokohkan Amanah
- Sekolah di Ujung Kampung: Janji Bupati Cianjur untuk Pendidikan yang Layak
Desa Sirnagalih di Sindangbarang Bangun 50 Septic Tank, Menuju Pola Hidup Sehat, Layak dan Aman
Oleh : tim dens

Keterangan Gambar : Pembangunan septic tank di Desa Sirnagalih, Kecamatan Sindangbarang, Kabupaten Cianjur.
Pinusnews.id - Pemerintah Desa (Pemdes) Sirnagalih, Kecamatan Sindangbarang, Kabupaten Cianjur, terus mendorong perubahan perilaku masyarakat menuju pola hidup sehat melalui program pembangunan sanitasi layak dan aman.
Salah satu fokus utamanya adalah mengakhiri kebiasaan buang air besar (BAB) sembarangan yang masih terjadi di wilayah tersebut.
Kepala Desa Sirnagalih, Sugiono, melalui Tenaga Teknis Deden Suprianto, mengungkapkan, permasalahan sanitasi masih menjadi tantangan besar bagi warganya. Namun, pihaknya berkomitmen untuk menuntaskan persoalan tersebut secara bertahap demi meningkatkan kualitas kesehatan lingkungan.
Baca Lainnya :
- Potensi Anak Didik SSB Yudhistira Cianjur Butuh Dilirik
- Paslon Toha-Ade (Hade) : Selamat, Hasil Quick Count Versi Cyrus Network BHS-M Unggul
- Hitungan Sementara Suara Pilkada 2020 di Cianjur
- Cyrus Network: Hasil Quick Count Sementara BHS-M Unggul Disusul Pilar
- Warga Lima Kecamatan di Cianjur Keluhkan Listrik Mati, Ini Disampaikan PLN
"Saat ini sudah terbangun 13 unit septic tank dari target total 50 unit. Kami sedang membangun sistem sanitasi terpadu berupa tangki septik terintegrasi yang bisa digunakan bersama oleh warga," ujarnya, Sabtu (19/7/2025).
Menurutnya, kondisi sanitasi yang tidak memadai bukan hanya berdampak pada kebersihan lingkungan, tetapi juga sangat berpengaruh terhadap derajat kesehatan warga, termasuk meningkatnya risiko stunting pada anak.
Sanitasi yang layak adalah pondasi utama kehidupan sehat. Program ini tidak hanya membangun fisik tangki septic, tetapi juga membangun kesadaran masyarakat akan pentingnya pola hidup bersih," tambah Deden.
Pembangunan fasilitas sanitasi ini dibiayai melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) dari pemerintah pusat. Dengan dukungan tersebut, Pemdes Sirnagalih berharap mampu mewujudkan desa yang benar-benar bebas dari praktik BAB sembarangan.
Saat ini pengerjaan proyek DAK sanitasi masih terus berjalan. Pemerintah desa juga terus melakukan sosialisasi kepada warga agar memanfaatkan dan menjaga fasilitas yang telah dibangun.
"Harapan kami, ke depan Sirnagalih menjadi desa percontohan yang sehat dan bersih, serta masyarakatnya terbiasa menerapkan sanitasi yang baik dalam kehidupan sehari-hari," pungkasnya.











