- Menata Surat, Mempermudah Kerja: Dinas Pangan Cianjur Genjot Digitalisasi Arsip lewat SRIKANDI
- Revitalisasi SD Negeri Dawuan, Membangun Kenyamanan dan Semangat Belajar
- Merajut Masa Depan Birokrasi: Terobosan Manajemen Talenta ASN Cianjur di Tangan Akos Koswara
- Membawa Kampus Pariwisata Bali ke Cianjur: Peluang Baru bagi Generasi Muda
- Kabag Kesra: Optimis Ketua Baru BAZNAS Cianjur Hadirkan Inovasi dan Pelayanan Semakin Baik
- Camat Mande Gerakkan Hidup Sehat: Dari Kantor ke Masyarakat
- Diskumdagin Cianjur Akselerasi UMKM Naik Kelas: Bantuan Alat Usaha 2026 Jadi Katalis Produktivitas
- Bupati Cianjur Kukuhkan H. Denny Saeful Rohman Jadi Ketua BAZNAS Periode 2026-2031
- AMAM IBNU Al-MUSHTLOPA *PILAR KEADILAN PADA HARTA YANG DITITIPKAN* _Catatan Awal Menjemput Amanat Ba
- Beras 30 Kilogram untuk 389 Ribu Warga: Bulog Sukses Salurkan Bantuan Pangan di Cianjur
Dekranasda Jabar Jajaki Kerja Sama dengan Pusat Oleh-oleh Dewata Nusantara Bali

Keterangan Gambar : Foto Istimewa.
Pinusnews.id - Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Jawa Barat menjajaki kerja sama dengan pusat oleh-oleh Dewata Nusantara untuk menjadi etalase dalam mengenalkan produk UMKM khas Jabar agar lebih dikenal ke mancanegara.
Guna merealisasikan hal itu Penjabat Ketua Dekranasda Jabar Amanda Soemedi Bey Machmudin melakukan pertemuan dengan Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia (HIPPI) dan Gabungan Pengusaha Ekspor Indonesia (GPEI) di Dewata Oleh-Oleh Nusantara, Kota Denpasar, Bali, Senin (25/11/2024).
Pada pertemuan tersebut, Amanda menjelaskan bahwa kolaborasi antarprovinsi dalam mempromosikan produk UMKM menjadi hal paling penting.
Baca Lainnya :
- Hidup 10 Tahun Berdempetan dengan Kandang Domba, Relawan Garda Manjur Kirim Bahan untuk Bangun Rumah
- Polsek Agrabinta Dorong Warga Prokes 3M
- Sehat Mahal Harganya, Penyebaran Covid-19 Bisa Dicegah Penerapan Disiplin 3M
- Arus Lalulintas Sempat Terganggu, Akibat Pohon Besar Tumbang di Pacet Cianjur
- Direktur Jendral PKTN Kunjungi Pasar Rakyat Cipanas Menuju sertifikasi SNI.
Amanda berharap dengan pertemuan ini akan memperkuat pengenalan produk UMKM Jabar di pusat oleh-oleh di Bali hingga dikenal oleh seluruh wisatawan yang datang ke Pulau Dewata.
"Kita mengadakan pameran di Bali ini untuk membentuk kolaborasi membantu UMKM di Jawa Barat dapat memperkenalkan produk di Bali dan mungkin bisa menjadi showcase untuk mengenalkan produk UMKM Jabar ke seluruh dunia," ungkap Amanda.
"Karena orang-orang (yang datang) ke Bali itu kebanyakan wisatawan yang dari luar negeri (seluruh dunia)," imbuhnya.
Kerja sama yang dimaksud Amanda, yaitu Provinsi Jabar melalui Dekranasda akan menjadi produsen bahan-bahan mentah untuk kemudian diolah menjadi sebuah produk ciamik kelas dunia.
"Untuk membantu (pelaku UMKM Bali), kita sebagai produsen bahan-bahan baku dimulai dari kayu, rotan, dan lain-lain untuk diolah di Bali," ujar Amanda.
Menghadirkan solusi
Sementara itu Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jabar Noneng Komara Nengsih berharap pertemuan antara Dekranasda Jabar dan pelaku UMKM Bali dapat menghadirkan solusi yang dibutuhkan market wisatawan mancanegara terkait produk lokal.
"Jadi melalui kerja sama dengan teman-teman Bali ini jadi lebih tahu bagaimana pasar dunia, selera masyarakat di luar negeri itu seperti apa harapannya seperti itu," kata Noneng.
Setelah pertemuan itu, Noneng bersama jajaran Dekranasda Jabar akan menyosialisasikan kepada pelaku UMKM Jabar untuk memproduksi produk yang sesuai dengan keinginan wisatawan mancanegera.
"Jadi yang diproduksi oleh teman-teman UMKM di Jawa Barat itu lebih punya selera internasional, kemudian bisa menembus pasar global," ujarnya. (tim).











