- Menata Surat, Mempermudah Kerja: Dinas Pangan Cianjur Genjot Digitalisasi Arsip lewat SRIKANDI
- Revitalisasi SD Negeri Dawuan, Membangun Kenyamanan dan Semangat Belajar
- Merajut Masa Depan Birokrasi: Terobosan Manajemen Talenta ASN Cianjur di Tangan Akos Koswara
- Membawa Kampus Pariwisata Bali ke Cianjur: Peluang Baru bagi Generasi Muda
- Kabag Kesra: Optimis Ketua Baru BAZNAS Cianjur Hadirkan Inovasi dan Pelayanan Semakin Baik
- Camat Mande Gerakkan Hidup Sehat: Dari Kantor ke Masyarakat
- Diskumdagin Cianjur Akselerasi UMKM Naik Kelas: Bantuan Alat Usaha 2026 Jadi Katalis Produktivitas
- Bupati Cianjur Kukuhkan H. Denny Saeful Rohman Jadi Ketua BAZNAS Periode 2026-2031
- AMAM IBNU Al-MUSHTLOPA *PILAR KEADILAN PADA HARTA YANG DITITIPKAN* _Catatan Awal Menjemput Amanat Ba
- Beras 30 Kilogram untuk 389 Ribu Warga: Bulog Sukses Salurkan Bantuan Pangan di Cianjur
Cianjur Naik Kelas: Digitalisasi Keuangan dan Pengendalian Inflasi untuk Kesejahteraan

Keterangan Gambar : High Level Meeting Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dan Tim Percepatan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) di Aula BKAD Cianjur, Rabu, 12 Agustus 2026.
Pinusnews.id - Bupati Cianjur, Mohammad Wahyu Ferdian, menghadiri High Level Meeting tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dan Tim Percepatan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) yang digelar di Aula BKAD Kabupaten Cianjur pada Rabu, 12 Agustus 2026.
Pertemuan ini bukan sekadar seremonial, acara itu bertujuan memperkuat sinergi antar-institusi, menjaga kestabilan harga, dan mempercepat digitalisasi keuangan daerah sebagai pondasi pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. Hadirnya berbagai pihak menunjukkan komitmen bersama untuk mengatasi tantangan ekonomi lokal melalui pendekatan modern.
Keberhasilan TP2DD Cianjur menjadi sorotan utama dalam pertemuan ini. Menurut Bupati, upaya tim membawa hasil konkret: "Terimakasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada TP2DD Kabupaten Cianjur yang telah bekerja keras membawa Kabupaten Cianjur mendapatkan peringkat ke-19 dari asalnya peringkat ke-69."
Baca Lainnya :
- Berburu Tanaman Hias di Cianjur, Aglaonema Membawa Keberuntungan
- Polisi Ringkus Dua Pelaku Pembacokan Warga di Warungkondang
- Indahnya Berbagi Rezeki Bagi Keluarga H. Iva Vaiz
- Sosialisasi 4 Pilar Bersama Kapolres Cianjur
- Cianjur Kini Ada Aplikasi Layanan Pelanggan New PLN Mobile
Peningkatan peringkat tersebut menjadi bukti bahwa langkah digitalisasi dan reformasi birokrasi mulai membuahkan hasil sehingga Cianjur kini mampu bersaing di level yang lebih tinggi.
Bupati menekankan bahwa lompatan peringkat bukan tujuan akhir, melainkan indikator bahwa Cianjur perlu melanjutkan dan memperluas inovasi kebijakan. Ia berharap pembangunan ekosistem kebijakan yang saling terhubung dapat menjaga daya beli masyarakat dan meningkatkan efisiensi pemerintahan.
"Pada alur kebijakan yang terintegrasi, pengeluaran pemerintah diharapkan lebih tepat sasaran dan layanan publik bisa berjalan lebih lancar," ujarnya.
Selain efisiensi administratif, fokus pemerintah juga pada pengendalian inflasi sebagai persoalan kesejahteraan.
"Pengendalian inflasi bukan hanya persoalan angka statistik, tetapi merupakan persoalan kesejahteraan masyarakat," tegas Bupati.
Pernyataan Bupati Wahyu itu menggarisbawahi bahwa stabilitas harga berdampak langsung pada kemampuan keluarga memenuhi kebutuhan pokok, sehingga upaya menahan inflasi menjadi bagian dari strategi memperbaiki kualitas hidup warga Cianjur.
Pertemuan juga diwarnai kehadiran perwakilan Bank Indonesia Jawa Barat yang memberikan materi kepada perangkat daerah. Kehadiran mereka diharapkan memperkaya kapasitas lokal dalam merancang kebijakan moneter daerah dan implementasi digitalisasi keuangan.
Dengan sinergi antar-pemangku kepentingan dan penguatan kapabilitas teknis, Cianjur semakin berada di jalur menuju pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan. (dens).











