- BKAD Cianjur: Pakta Integritas Perkokoh Tata Kelola Keuangan Daerah yang Transparan dan Akuntabel
- Dari Apel Pagi ke Aksi Nyata: Disperkim Cianjur Tunjukkan Wajah Kemanusiaan
- DPMPTSP Cianjur Hadirkan Layanan Pendidikan, Percepat Izin Operasional Sekolah
- DPRD Cianjur Gelar Rapat Paripurna: Jawaban Eksekutif atas Pandangan Umum Fraksi
- Hilman Saukani: BAZNAS dan Dekopinda Merajut Sinergi Zakat yang Menggerakkan Umat
- Ruhli Solehudin: Sekolah Rakyat Cianjur Masih Pending, Lahan 10 Hektare Jadi Kendala Utama
- Dari Abu Menuju Harapan: Aksi Cepat PMI Cianjur Lindungi Warga di Tengah Hujan Vulkanik
- Disdikpora Cianjur: Imbau Warga Sekolah dari Abu Vulkanik dengan Pembelajaran Daring
- Lewat SADA Jabar, Sekda Herman Dorong Kepala Desa Aktif Tingkatkan IPM
- 282 Ruang Kelas yang Hilang: Potret Kesenjangan Infrastruktur SMP di Cianjur
Cianjur Naik Kelas: Digitalisasi Keuangan dan Pengendalian Inflasi untuk Kesejahteraan

Keterangan Gambar : High Level Meeting Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dan Tim Percepatan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) di Aula BKAD Cianjur, Rabu, 12 Agustus 2026.
Pinusnews.id - Bupati Cianjur, Mohammad Wahyu Ferdian, menghadiri High Level Meeting tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dan Tim Percepatan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) yang digelar di Aula BKAD Kabupaten Cianjur pada Rabu, 12 Agustus 2026.
Pertemuan ini bukan sekadar seremonial, acara itu bertujuan memperkuat sinergi antar-institusi, menjaga kestabilan harga, dan mempercepat digitalisasi keuangan daerah sebagai pondasi pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. Hadirnya berbagai pihak menunjukkan komitmen bersama untuk mengatasi tantangan ekonomi lokal melalui pendekatan modern.
Keberhasilan TP2DD Cianjur menjadi sorotan utama dalam pertemuan ini. Menurut Bupati, upaya tim membawa hasil konkret: "Terimakasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada TP2DD Kabupaten Cianjur yang telah bekerja keras membawa Kabupaten Cianjur mendapatkan peringkat ke-19 dari asalnya peringkat ke-69."
Baca Lainnya :
- Berburu Tanaman Hias di Cianjur, Aglaonema Membawa Keberuntungan
- Polisi Ringkus Dua Pelaku Pembacokan Warga di Warungkondang
- Indahnya Berbagi Rezeki Bagi Keluarga H. Iva Vaiz
- Sosialisasi 4 Pilar Bersama Kapolres Cianjur
- Cianjur Kini Ada Aplikasi Layanan Pelanggan New PLN Mobile
Peningkatan peringkat tersebut menjadi bukti bahwa langkah digitalisasi dan reformasi birokrasi mulai membuahkan hasil sehingga Cianjur kini mampu bersaing di level yang lebih tinggi.
Bupati menekankan bahwa lompatan peringkat bukan tujuan akhir, melainkan indikator bahwa Cianjur perlu melanjutkan dan memperluas inovasi kebijakan. Ia berharap pembangunan ekosistem kebijakan yang saling terhubung dapat menjaga daya beli masyarakat dan meningkatkan efisiensi pemerintahan.
"Pada alur kebijakan yang terintegrasi, pengeluaran pemerintah diharapkan lebih tepat sasaran dan layanan publik bisa berjalan lebih lancar," ujarnya.
Selain efisiensi administratif, fokus pemerintah juga pada pengendalian inflasi sebagai persoalan kesejahteraan.
"Pengendalian inflasi bukan hanya persoalan angka statistik, tetapi merupakan persoalan kesejahteraan masyarakat," tegas Bupati.
Pernyataan Bupati Wahyu itu menggarisbawahi bahwa stabilitas harga berdampak langsung pada kemampuan keluarga memenuhi kebutuhan pokok, sehingga upaya menahan inflasi menjadi bagian dari strategi memperbaiki kualitas hidup warga Cianjur.
Pertemuan juga diwarnai kehadiran perwakilan Bank Indonesia Jawa Barat yang memberikan materi kepada perangkat daerah. Kehadiran mereka diharapkan memperkaya kapasitas lokal dalam merancang kebijakan moneter daerah dan implementasi digitalisasi keuangan.
Dengan sinergi antar-pemangku kepentingan dan penguatan kapabilitas teknis, Cianjur semakin berada di jalur menuju pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan. (dens).











