- Menunggu Rumah Aman: Warga Waringinsari Bertahan di Antara Reruntuhan dan Janji Relokasi
- BAZNAS Cianjur Apresiasi Penyaluran Beasiswa Rp22 Miliar untuk Mahasiswa Palestina
- Disdikpora Cianjur Percepat Perbaikan 2.334 Ruang Kelas SD dalam 2 Tahun
- BAZNAS Cianjur Gerak Cepat: Ambulans dan Perawatan untuk Ibu Kurnia Terkena Kanker Serviks
- Nelayan Pantai Jayanti Kembali Melaut, Satpolairud Ingatkan Utamakan Keselamatan
- Gandeng KPK, Pemprov Jabar Bentengi Pejabat dan Keluarga dari Praktik Korupsi
- Presiden Prabowo Instruksikan BMKG Perkuat Kesiapan Hadapi Kemarau dan El Nino
- BAZNAS Cianjur Gerak Cepat: Ambulans dan Perawatan untuk Ibu Kurnia Terkena Kanker Serviks
- Nelayan Pantai Jayanti Kembali Melaut, Satpolairud Ingatkan Utamakan Keselamatan
- Gandeng KPK, Pemprov Jabar Bentengi Pejabat dan Keluarga dari Praktik Korupsi
Bupati Cianjur Buka Pelatihan Pemanfaatan AI untuk Transformasi Pemerintahan

Keterangan Gambar : Bupati Cianjur Mohammad Wahyu Ferdian, saat membuka pelatihan pemanfaatan AI untuk transpormasi pemerintahan di Kabupaten Cianjur.
Pinusnews.id - Bupati Cianjur, Mohammad Wahyu Ferdian, membuka secara resmi kegiatan Pelatihan Digital Talent Scholarship (DTS) Government Transformation Academy (GTA), Pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) di Pemerintahan Kabupaten Cianjur Tahun 2025, yang diselenggarakan di Aula Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Cianjur, Senin (11/8/2025).
Kegiatan ini terselenggara berkat kerja sama Pemerintah Kabupaten Cianjur dengan Balai Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Penelitian Komunikasi dan Informatika (BPSDMP Kominfo) Bandung, dengan tujuan meningkatkan kemampuan aparatur dalam memanfaatkan teknologi AI, untuk mendukung tata kelola pemerintahan yang modern dan efektif.
Dalam sambutannya, Bupati menegaskan, pemanfaatan AI bukan lagi wacana masa depan, melainkan kebutuhan masa kini yang harus segera diimplementasikan di berbagai bidang pemerintahan.
Baca Lainnya :
- Ini Hasil Penghitungan Suara Pilkada Cianjur 2020
- Geger, Mayat Pria Ditemukan Meninggal  dalam Rumah
- BNN RI Intip Program Desa Bersih Narkoba di Cianjur
- LPM Sindangraja Pertanyakan SK Ada Dua, Ini Penjelasan Pemdes
- PLN ULP Tanggeung: Hindari Cuaca Ekstrem dan Jauhi Jaringan Listrik
“Kita hidup di era disrupsi digital, di mana perubahan terjadi begitu cepat dan memengaruhi hampir semua aspek kehidupan, termasuk tata kelola pemerintahan. AI kini hadir dalam berbagai bidang, mulai dari kesehatan, pendidikan, hingga pelayanan publik,” ujar Bupati.
Bupati juga mencontohkan sejumlah penerapan AI yang dapat dilakukan di tingkat daerah, seperti analisis data kemiskinan, prediksi bencana alam, hingga pemetaan keluhan dan kebutuhan masyarakat. Ia meminta peserta pelatihan untuk mengikuti kegiatan ini dengan sungguh-sungguh, mengingat kesempatan ini tidak datang dua kali dan diberikan secara gratis oleh BPSDMP Kominfo Bandung.
“Setelah mengikuti pelatihan, bapak dan ibu harus membagikan pengetahuan yang diperoleh kepada rekan kerja lainnya dan bersinergi lintas OPD. Pemanfaatan AI akan lebih efektif jika kita saling terhubung dan bekerja bersama. Ini semua untuk pengabdian kepada masyarakat, karena gaji kita berasal dari pajak masyarakat Cianjur,” tegasnya.
Bupati menutup sambutannya dengan harapan agar Kabupaten Cianjur, dapat menjadi pelopor penerapan pemerintahan berbasis AI di Provinsi Jawa Barat. (dens).











