- Disperkim Cianjur Proaktif Bersihkan Bekas Bangunan Liar, Jaga Kenyamanan Lingkungan
- Dinas PUTR Cianjur Genjot Perbaikan Jalan, Usulkan Lima Ruas ke Program Inpres 2026
- Presiden Prabowo: Bangsa Maju Dibangun dengan Fakta, Sains, dan Keberanian Hadapi Realitas
- Yeti Nurhayti: Dari Dapur Rumah Makan ke Panggung Politik, Membawa Mimpi Besar untuk Ekonomi Cianjur
- Pemkab Cianjur Tegaskan Program JKN Berlanjut dan Perbaiki Data untuk Layanan Lebih Tepat
- Kolam Labuh Jayanti: Akhir Penantian Nelayan untuk Perlindungan Perahu
- Dinas Pangan Cianjur Aktif Dukung Siraman Rohani untuk Bangun SDM Berakhlak
- Perumdam Tirta Mukti Cianjur Tingkatkan Pelayanan saat Kemarau, Menjaga Pasokan Air
- DPUTR Cianjur Perkuat Pelayanan Publik lewat Keputusan Konseling Pelayanan
- Pemprov Jabar Kawal Pelaksanaan Program 3 Juta Rumah Agar Sejahterakan Rakyat
BPBD Cianjur Pastikan Bantuan untuk 16 Kecamatan Terdampak Pergerakan Tanah Segera Cair
Oleh : tim dens

Keterangan Gambar : Kepala Bidang (Kabid) Rehabilitasi dan Rekonstruksi BPBD Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Nurzein.
Pinusnews.id - Harapan ribuan warga Cianjur Selatan yang terdampak bencana pergerakan tanah akhirnya mulai menemukan titik terang.
Setelah penantian panjang selama delapan bulan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cianjur memastikan bahwa bantuan untuk 16 kecamatan terdampak segera cair atau direalisasikan.
Kepala Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi BPBD Cianjur, Nurzein, mengungkapkan bahwa seluruh proses administrasi telah rampung. Berkas bantuan pun telah ditandatangani oleh Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) dan disetujui Bupati Cianjur, Mohammad Wahyu Ferdian.
Baca Lainnya :
- LPM Sindangraja Pertanyakan SK Ada Dua, Ini Penjelasan Pemdes
- PLN ULP Tanggeung: Hindari Cuaca Ekstrem dan Jauhi Jaringan Listrik
- Pom Mini Hangus Terbakar dan Meledak di Sukaluyu
- Manajemen Qoha Ajak Patuhi Prokes 3M dan Konsumsi Air Minum Sehat
- Potensi Anak Didik SSB Yudhistira Cianjur Butuh Dilirik
"Jadi, bantuan bagi korban yang terdampak bencana pergerakan tanah di Cianjur selatan segera terealisasi," ujar Nurzein, Senin (4/8/2025), di Kantor BPBD Cianjur.
Tercatat sekitar 3.300 Kepala Keluarga (KK) terdampak di 16 kecamatan. Pemerintah telah menyiapkan anggaran sebesar Rp100 miliar untuk membantu pemulihan permukiman warga.
Bantuan yang akan diberikan disesuaikan dengan tingkat kerusakan rumah, yaitu, Rusak ringan Rp15 juta, Rusak sedang Rp30 juta, Rusak berat Rp60 juta.
"Skema bantuannya sama seperti pada saat bencana gempa bumi di Cugenang tahun 2022," jelasnya.
Meski sebelumnya BPBD telah mengajukan proposal bantuan ke Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), hingga kini belum ada tanggapan resmi dari pemerintah pusat. Nurzein menyayangkan proses yang jauh lebih lambat dibanding penanganan bencana gempa Cugenang.
“Dulu waktu gempa Cugenang, satu minggu sudah ada respons. Tapi kali ini sampai delapan bulan,” ungkapnya.
Meski begitu, pihak BPBD memastikan bahwa bantuan tetap akan disalurkan dalam waktu dekat, sebagai bagian dari komitmen pemulihan pascabencana di wilayah rawan pergerakan tanah tersebut.











