- DPPKBP3A Cianjur Dukung Gerakan Wakaf Buku untuk Perkuat Budaya Baca
- Harhubnas ke-55, Memperkuat Konektivitas Transportasi di Cianjur
- DPPKBP3A Cianjur Raih Penghargaan Kampung KB dan Rumah Data Kependudukan
- Jejak Hilman Saukani Membawa BAZNAS Cianjur Lebih Transparan dan Dipercaya
- Menabur Kepedulian, Menuai Kesiapsiagaan: Ribuan Pelajar Cianjur Ikuti Pelatihan dan Pelantikan PMR
- DPPKBP3A Cianjur Kukuhkan SD Ibu Jenab 2 sebagai Sekolah Ramah Anak
- Syukuran dan Komitmen Disbudpar Cianjur Menumbuhkan Kampung Budaya Padi Pandanwangi
- SIROJA, Ikhtiar Camat Mande Memperkuat Ketakwaan dan Kebersamaan
- DLH Cianjur Ajak Warga Bersihkan Sampah untuk Lingkungan yang Nyaman dan Sehat
- DPRD Cianjur Sepakati Perubahan APBD 2026: Sinergi Legislatif-Eksekutif untuk Rakyat
Badan Pangan Nasional Beri Bansos ke 602 KPM di Desa Panyindangan Cibinong Cianjur Selatan
Oleh : tim dens

Keterangan Gambar : Sebanyak 602 KPM tengah mengantri untuk mendapatkan bansos, berlokasi di Desa Panyindangan, Kecamatan Cibinong, Cianjur Selatan.
Pinusnews.id - Pemerintah Desa (Pemdes) Panyindangan, Kecamatan Cibinong, menyalurkan bantuan sosial (bansos) dari Badan Pangan Nasional (Bapanas) kepada sebanyak 602 Keluarga Penerima Manfaat (KPM), Sabtu (26/7/2025).
Bantuan berupa beras ini menjadi upaya konkret pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan dan membantu meringankan beban ekonomi masyarakat.
Kepala Desa Panyindangan, Deden Selamet, mengatakan total bansos yang disalurkan mencapai 12.040 kilogram beras, dengan masing-masing KPM menerima 20 kilogram.
Baca Lainnya :
- Pom Mini Hangus Terbakar dan Meledak di Sukaluyu
- Manajemen Qoha Ajak Patuhi Prokes 3M dan Konsumsi Air Minum Sehat
- Potensi Anak Didik SSB Yudhistira Cianjur Butuh Dilirik
- Paslon Toha-Ade (Hade) : Selamat, Hasil Quick Count Versi Cyrus Network BHS-M Unggul
- Hitungan Sementara Suara Pilkada 2020 di Cianjur
Penyaluran tersebut, lanjutnya, dilakukan secara bertahap dan menyasar warga kurang mampu yang telah terdata secara resmi di desa.
“Kami baru saja menyalurkan bansos ini sebagai komitmen nyata pemerintah dalam meringankan beban ekonomi masyarakat kurang mampu. Saat ini, distribusi bansos sudah berjalan dan mulai dibagikan,” ujarnya.
Selain untuk kebutuhan pokok, bansos ini juga ditargetkan sebagai bentuk intervensi guna menekan risiko gizi buruk di tengah masyarakat.
“Kami juga terus melakukan pemantauan di lapangan secara berkala untuk memastikan bansos disalurkan tepat sasaran dan benar-benar sampai kepada penerima manfaat,” pungkasnya.
Program ini mendapat apresiasi dari warga yang merasa sangat terbantu di tengah naiknya harga kebutuhan pokok, dan situasi ekonomi yang belum stabil. Pemdes berharap, distribusi bansos bisa terus dilakukan secara berkelanjutan demi kesejahteraan masyarakat.











