- Dr. Euis Latifah, M.Pd. Raih Penghargaan sebagai Dosen Inovatif dalam ToT Perma Pendis 2026
- Rektor IAI Al-Azhary Raih Perma Pendis Award 2026 sebagai Rektor Visioner di Tengah Kegiatan ToT
- BAZNAS Cianjur Apresiasi UPZ IGTKI-PGRI Sukses Tingkatkan ZIS
- Koperasi Merah Putih: Jembatan Kemandirian Ekonomi Cianjur Menuju Kesejahteraan Nyata
- Bupati Wahyu dalam Rembug Warga Cianjur: Langkah Nyata Menuju Kesejahteraan Inklusif
- Cari Solusi Agar Gaji Guru Honorer Dibayar, KDM Segera Temui Menteri PAN-RB
- Panggil Kapolri, Presiden Prabowo Bahas Keamanan Nasional dan Program Strategis Polri
- Kesuksesan Bidang SMP Disdikpora Cianjur dalam Menggelar Tes Kemampuan Akademik 2026
- Bupati Wahyu: Koperasi Pilar Utama Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat Cianjur
- Pengolahan Sampah Energi Listrik (PSEL) Siap Dibangun di Jawa Barat Mulai Juni 2026
Badan Pangan Nasional Beri Bansos ke 602 KPM di Desa Panyindangan Cibinong Cianjur Selatan
Oleh : tim dens

Keterangan Gambar : Sebanyak 602 KPM tengah mengantri untuk mendapatkan bansos, berlokasi di Desa Panyindangan, Kecamatan Cibinong, Cianjur Selatan.
Pinusnews.id - Pemerintah Desa (Pemdes) Panyindangan, Kecamatan Cibinong, menyalurkan bantuan sosial (bansos) dari Badan Pangan Nasional (Bapanas) kepada sebanyak 602 Keluarga Penerima Manfaat (KPM), Sabtu (26/7/2025).
Bantuan berupa beras ini menjadi upaya konkret pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan dan membantu meringankan beban ekonomi masyarakat.
Kepala Desa Panyindangan, Deden Selamet, mengatakan total bansos yang disalurkan mencapai 12.040 kilogram beras, dengan masing-masing KPM menerima 20 kilogram.
Baca Lainnya :
- Pom Mini Hangus Terbakar dan Meledak di Sukaluyu
- Manajemen Qoha Ajak Patuhi Prokes 3M dan Konsumsi Air Minum Sehat
- Potensi Anak Didik SSB Yudhistira Cianjur Butuh Dilirik
- Paslon Toha-Ade (Hade) : Selamat, Hasil Quick Count Versi Cyrus Network BHS-M Unggul
- Hitungan Sementara Suara Pilkada 2020 di Cianjur
Penyaluran tersebut, lanjutnya, dilakukan secara bertahap dan menyasar warga kurang mampu yang telah terdata secara resmi di desa.
“Kami baru saja menyalurkan bansos ini sebagai komitmen nyata pemerintah dalam meringankan beban ekonomi masyarakat kurang mampu. Saat ini, distribusi bansos sudah berjalan dan mulai dibagikan,” ujarnya.
Selain untuk kebutuhan pokok, bansos ini juga ditargetkan sebagai bentuk intervensi guna menekan risiko gizi buruk di tengah masyarakat.
“Kami juga terus melakukan pemantauan di lapangan secara berkala untuk memastikan bansos disalurkan tepat sasaran dan benar-benar sampai kepada penerima manfaat,” pungkasnya.
Program ini mendapat apresiasi dari warga yang merasa sangat terbantu di tengah naiknya harga kebutuhan pokok, dan situasi ekonomi yang belum stabil. Pemdes berharap, distribusi bansos bisa terus dilakukan secara berkelanjutan demi kesejahteraan masyarakat.











