- Dr. Euis Latifah, M.Pd. Raih Penghargaan sebagai Dosen Inovatif dalam ToT Perma Pendis 2026
- Rektor IAI Al-Azhary Raih Perma Pendis Award 2026 sebagai Rektor Visioner di Tengah Kegiatan ToT
- BAZNAS Cianjur Apresiasi UPZ IGTKI-PGRI Sukses Tingkatkan ZIS
- Koperasi Merah Putih: Jembatan Kemandirian Ekonomi Cianjur Menuju Kesejahteraan Nyata
- Bupati Wahyu dalam Rembug Warga Cianjur: Langkah Nyata Menuju Kesejahteraan Inklusif
- Cari Solusi Agar Gaji Guru Honorer Dibayar, KDM Segera Temui Menteri PAN-RB
- Panggil Kapolri, Presiden Prabowo Bahas Keamanan Nasional dan Program Strategis Polri
- Kesuksesan Bidang SMP Disdikpora Cianjur dalam Menggelar Tes Kemampuan Akademik 2026
- Bupati Wahyu: Koperasi Pilar Utama Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat Cianjur
- Pengolahan Sampah Energi Listrik (PSEL) Siap Dibangun di Jawa Barat Mulai Juni 2026
Aksi Nyata Moderasi Beragama Mahasiswa KKN STAI Al Azhary Cianjur
“Sahabat Jiwa” untuk ODGJ Desa Sukamahi

Keterangan Gambar : Mahasiswa KKN STAI Al Azhary sedang diskusi program bersama pembina Yayasan Rumah Ceria Repok Bapak Widiyono
Pinusnews.id, Cianjur – 25 Juli 2025.
Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) STAI Al Azhary Cianjur menunjukkan aksi nyata nilai moderasi beragama melalui program bertajuk “Sahabat Jiwa” di Panti ODGJ (Orang Dengan Gangguan Jiwa) dibawah naungan Yayasan Rumah Ceria Repok yang beralamat di kampung. Cibadak RT 02 RW 08 Desa Sukamahi, Kecamatan Sukaresmi, Kabupaten Cianjur.
Program ini merupakan bagian dari implementasi tema besar KKN tahun 2025: “Mahasiswa Mengabdi, Umat Mandiri”, dengan subtema Moderasi Beragama dan Harmoni Sosial. Di tengah masyarakat yang masih kerap meminggirkan ODGJ, para mahasiswa hadir sebagai jembatan kepedulian dan dakwah empatik berbasis nilai-nilai Islam.
Baca Lainnya :
- Pom Mini Hangus Terbakar dan Meledak di Sukaluyu
- Manajemen Qoha Ajak Patuhi Prokes 3M dan Konsumsi Air Minum Sehat
- Potensi Anak Didik SSB Yudhistira Cianjur Butuh Dilirik
- Paslon Toha-Ade (Hade) : Selamat, Hasil Quick Count Versi Cyrus Network BHS-M Unggul
- Hitungan Sementara Suara Pilkada 2020 di Cianjur
“Kami ingin menunjukkan bahwa dakwah bukan hanya ceramah, tapi juga kasih sayang kepada mereka yang lemah dan terpinggirkan. ODGJ adalah bagian dari umat yang juga punya hak dirangkul,” ujar Iwan G. Fadwi, Dosen Pembimbing Lapangan.
Dalam program ini, mahasiswa menginisiasi berbagai kegiatan inklusif dan spiritual di panti, seperti:
“Ngaji Jiwa”: kegiatan membaca Al-quran dan dzikir sederhana bersama ODGJ.
Pelatihan empati bagi pengurus panti, untuk menguatkan pendekatan humanis berbasis ajaran Nabi Muhammad SAW
Kampanye anti-stigma terhadap ODGJ melalui edukasi masyarakat dan media sosial.
Sahabat Jiwa Week: momen khusus saat mahasiswa membaur langsung bersama para penghuni panti.
Kegiatan ini turut menggandeng pengelola panti, tokoh agama lokal, dan aparat desa Sukamahi sebagai bentuk sinergi lintas peran,
Menurut penuturan mahasiswa KKN, interaksi langsung dengan ODGJ justru memperkaya pemahaman mereka tentang ajaran Islam yang penuh kasih sayang.
“Awalnya kami canggung. Tapi setelah beberapa hari, justru kami belajar banyak tentang kesabaran, ketulusan, dan nilai kemanusiaan. Mereka (ODGJ) bukan sekadar objek bantu, tapi guru kehidupan,” kata Rivaldi Bagja Syarifudin, mahasiswa Prodi Hukum Keluarga Islam.
Pengelola Panti Rumah Ceria Repok, Rosini sangat mengapresiasi program ini sebagai bentuk dakwah yang sejuk dan solutif. “Ini yang kita butuhkan, Islam yang hadir untuk semua. Terima kasih STAI Al Azhary Cianjur,” ungkapnya.
Melalui program ini, mahasiswa KKN STAI Al Azhary tidak hanya mengisi lembar laporan kegiatan, tapi benar-benar mewujudkan Islam sebagai rahmat bagi seluruh alam, tidak hanya untuk yang sehat secara jasmani dan rohani, tapi juga bagi mereka yang sedang diuji secara mental.
Program “Sahabat Jiwa” diharapkan dapat menjadi model pengabdian masyarakat berbasis moderasi beragama yang aplikatif dan transformatif, serta menjadi bukti bahwa generasi muda juga punya peran besar dalam membangun harmoni sosial. (Igustian)











