Penyebab Insentif Guru Ngaji Belum Cair, Kabag Kesra Cianjur: Ada Kekeliruan dalam Administrasi

24 Jun 2025, 10:27:13 WIB PERISTIWA
Penyebab Insentif Guru Ngaji Belum Cair, Kabag Kesra Cianjur: Ada Kekeliruan dalam Administrasi

Keterangan Gambar : Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Selamet Riyadi.


Pinusnews.id - Sejumlah guru ngaji di Kabupaten Cianjur mengeluhkan sekaligus mempertanyakan dana insentif dari pemerintah daerah yang hingga kini belum cair. 

Ustadz Abusafaat (45), salah satu guru ngaji di Kecamatan Bojongpicung, mengaku belum menerima insentif yang dijanjikan. Dia menyebutkan, tahun-tahun sebelumnya pencairan dilakukan menjelang lebaran, bersamaan dengan insentif bagi perangkat wilayah lainnya.

“Biasanya insentif kami cair bersamaan dengan Ketua RT dan RW. Namun tahun ini, hingga lewat Idulfitri, kami belum menerima apa pun,” katanya kepada wartawan, belum lama berselang. 

Baca Lainnya :

Abusafaat menjelaskan, pada awal tahun 2024, seluruh guru ngaji diinstruksikan membuat rekening bank karena sistem pencairan akan dilakukan secara transfer oleh Pemkab melalui bank yang ditunjuk. Namun, hingga kini belum ada dana yang masuk ke rekening mereka.

“Dulu pencairan melalui desa. Tapi setelah dialihkan ke sistem transfer, kami malah tidak tahu kejelasannya. Semua guru ngaji sudah punya rekening, tapi dananya belum juga masuk,” jelasnya.

Aparatur Desa Neglasari, Kecamatan Bojongpicung, Rahmat (50), membenarkan bahwa banyak guru ngaji menanyakan soal pencairan insentif, namun pihak desa tidak memiliki kewenangan karena anggaran itu tidak lagi tercantum dalam Alokasi Dana Desa (ADD).

“Kami heran karena dalam ADD sekarang hanya tercantum dana untuk perangkat desa dan BPD. Tidak ada insentif untuk guru ngaji. Padahal mereka sudah diminta buat rekening,” kata Rahmat.

Sementara itu, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Kabupaten Cianjur, Selamet Riyadi, membenarkan adanya keterlambatan pencairan insentif. Dia menyebut, keterlambatan disebabkan oleh kekeliruan dalam administrasi yang masih dalam proses perbaikan.

“Memang benar, dana insentif guru ngaji belum dibagikan. Hal ini karena ada beberapa kekeliruan dalam administrasi, yang harus kami benahi terlebih dahulu,” jelas Selamet Riyadi, di Cianjur kepada awak media, belum lama ini.

Namun demikian, pihaknya berkomitmen menyelesaikan masalah tersebut secepatnya. Sebagai langkah awal, Pemkab akan melakukan sosialisasi kepada para guru ngaji di seluruh kecamatan di Kabupaten Cianjur.

“Dalam waktu dekat, kami akan melaksanakan sosialisasi terlebih dahulu. Kami mohon maaf atas keterlambatan ini,” pungkas Selamet Riyadi. (dens).




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment