- Kabid SMP Ipan Sopandi: Disdikpora Cianjur Wajibkan Bahasa Sunda di Sekolah
- BAZNAS Cianjur Perkuat Kolaborasi dengan DPRD demi Kesejahteraan Warga
- 1.546 Rumah Layak Huni, Harapan Baru Warga Cianjur
- Rekrutmen Planet Ban di Cianjur Dijadwalkan Ulang, Simak Jadwal Terbarunya
- Pelayanan Dekat, Aspirasi Terdengar: Bupati Cianjur Hadir di Rembug Warga Desa Cidadap
- Disnakertrans Cianjur Buka 14 Pelatihan Gratis untuk Siapkan Tenaga Kerja Kompeten
- BAZNAS Bangun Rumah Layak Huni untuk Lim dan Solihin, Tempat Pulang yang Lebih Nyaman
- Hiring Day Cianjur Buka Peluang Kerja, Disnakertrans Perkuat Penempatan Pencari Kerja
- Ketua PSI Cianjur Minta Membaca Putusan MK dengan Utuh, Menjaga Politik Tetap Jernih
- DTPHP Cianjur Kawal Penyaluran Pupuk Subsidi, Serapan NPK Tembus 61 Persen
Serahkan Medali Juara O2SN Diksus, Kadisdik: Juara Sejati adalah Menghargai Sesama

Keterangan Gambar : Foto istimewa.
Pinusnews.id - Kepala Dinas Pendidikan Jawa Barat, Purwanto, mengingatkan pentingnya sportivitas dan sikap saling menghargai dalam meraih prestasi saat menyerahkan medali kepada para juara Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) Pendidikan Khusus Tingkat Provinsi Jawa Barat Tahun 2026.
Pesan tersebut disampaikan pada acara penyerahan medali yang berlangsung di Aula Ki Hajar Dewantara Kantor Dinas Pendidikan Jawa Barat, Kota Bandung, Rabu (24/6/2026).
Purwanto mengaku bangga atas semangat, perjuangan, dan sportivitas yang ditunjukkan seluruh peserta selama dua hari pelaksanaan kompetisi.
Baca Lainnya :
- Oknum Wartawan Resahkan Pondok Pesantren di Cianjur
- Kasus Positif Covid-19 di Cianjur Meningkat, Rakyat Ngantri Swab Test
- Astakira Jemput Pekerja Migran yang Depresi di Arab Saudi
- Wilman Singawinata, Wakil Ketua DPRD Cianjur : Pilih BUMDes Jadi Supplier
- Hujan Es Diiringi Angin Kencang Hantam Rumah Penduduk
“Saya bangga dan bahagia. Anak-anak telah menunjukkan bahwa keterbatasan fisik bukanlah penghalang untuk melakukan sesuatu yang positif dan bermanfaat, baik bagi diri sendiri, keluarga, maupun kemanusiaan,” ujarnya.
Menurutnya, setiap peserta memiliki nilai yang sama sebagai manusia, terlepas dari kondisi maupun hasil yang diperoleh dalam perlombaan.
“Kemanusiaan adalah sesuatu yang bernilai universal. Sempurna ataupun tidak, setiap orang memiliki nilai yang sama. Karena itu, seluruh peserta yang hadir di sini adalah anak-anak hebat yang patut diapresiasi,” tuturnya.
Purwanto juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung suksesnya penyelenggaraan O2SN Pendidikan Khusus Tingkat Provinsi Jawa Barat 2026, mulai dari panitia, kepala sekolah, guru pendamping, hingga orang tua peserta.
“Saya berterima kasih kepada Pak Ai Nurhasan, para kepala sekolah, guru, orang tua, dan seluruh peserta dari berbagai daerah di Jawa Barat yang telah berpartisipasi dan menunjukkan semangat luar biasa selama kegiatan berlangsung,” katanya
Ia turut mengapresiasi kerja keras panitia yang mampu menyelenggarakan kegiatan dengan baik di tengah berbagai keterbatasan dan kebijakan efisiensi anggaran.
Pada O2SN Pendidikan Khusus Tingkat Provinsi Jawa Barat Tahun 2026, panitia menetapkan juara pertama, kedua, dan ketiga pada tujuh cabang olahraga yang dipertandingkan, yaitu lari 100 meter putra, kursi balap 100 meter putra, atletik lompat jauh putri, bulu tangkis, bocce, catur, dan tenis meja.
Para juara pertama akan mewakili Jawa Barat pada O2SN Pendidikan Khusus Tingkat Nasional yang dijadwalkan berlangsung pada 7–12 September 2026.
Kepada para peraih medali, Purwanto berpesan agar tetap rendah hati dan menjunjung tinggi sportivitas.
“Selamat kepada anak-anak yang hari ini menjadi juara. Namun, juara yang sesungguhnya adalah mereka yang tetap mampu menghargai dan menghormati teman-temannya yang belum berhasil meraih kemenangan,” ungkapnya.
Sementara kepada peserta yang belum meraih juara, ia meminta agar tetap semangat dan terus mengembangkan kemampuan.
“Jangan berkecil hati. Hargai teman-teman yang meraih prestasi hari ini. Mereka bukan lawan, melainkan teman dan mitra yang bersama-sama belajar, bertumbuh, dan berjuang,” pesannya. (tim dens).











