- Kemenangan untuk Sesama: BAZNAS Cianjur Salurkan Donasi Karnaval untuk Korban Gempa NTT
- Pelantikan 19 Pejabat di Cianjur: Percepat Pelayanan dan Hadirkan Program Nyata
- Sekda Herman : Mendongeng Jadi Ruang Ciptakan Generasi Unggul
- Campakamulya Tampil Memukau di Karnaval Cianjur Fest: Mapag Panen Pare Hideung
- BKPSDM Cianjur Juara Karnaval Budaya: Angkat Gunung Padang ke Panggung Cianjur Fest 2026
- PSI Cianjur Perkuat Kerja Kerakyatan: Dari Sembako hingga Urus KTP, Hadir Nyata di Lapangan
- Kemendikdasmen dan UPT Daerah Sinergikan Edukasi Gizi serta Program MBG
- DPMPTSP Cianjur Perkuat Kebersamaan dan Promosi Daerah di Cianjur Fest 2026
- Karnaval Budaya Cianjur: Semarak Hari Jadi ke-349 dan HUT RI ke-81, Pererat Kebersamaan
- Aquatower Hadir di SD Negeri Kebonjeruk Cianjur, Wujudkan Sekolah Sehat dan Terjaga
Nuzulur Qur\'an di Cianjur Jadi Penguat Iman dan Kepedulian Sosial Melalui Gebyar Zakat

Keterangan Gambar : Rangkaian dari momen peringatan Nuzulul Qur'an diisi dengan Gebyar Zakat, di Masjid Agung Cianjur, Jumat, 6 Maret 2026.
Pinusnews.id - Peringatan Nuzulul Qur’an yang dirangkaikan dengan Gebyar Zakat, Infaq, dan Shadaqah menjadi momen sakral di Masjid Agung Cianjur pada Jumat (6/3/2026). Acara ini dihadiri Bupati Cianjur, Mohammad Wahyu Ferdian, bersama Wakil Bupati Ramzi, Ketua DKM Masjid Agung Cianjur, Kepala Bagian Kesra Cianjur, tokoh agama, serta ratusan warga. Kegiatan ini diisi tausiah menyentuh dari KH. Misfalah Yusuf menambah khidmat, mengajak hadirin merenungkan turunnya wahyu pertama Al-Qur’an sebagai fondasi kehidupan umat Islam.
Bupati Wahyu membuka sambutannya dengan menekankan makna mendalam peringatan ini. "Peringatan Nuzulul Qur’an merupakan momentum penting bagi umat Islam untuk mengingat turunnya wahyu Allah SWT sebagai petunjuk bagi kehidupan manusia," ujarnya. Ia menjelaskan bahwa Al-Qur’an bukan sekadar sumber keimanan, melainkan pedoman utama untuk membangun peradaban maju, menumbuhkan ilmu pengetahuan, dan mempererat kepedulian sosial di masyarakat.
Di tengah tantangan moral, sosial, dan ekonomi yang kian kompleks, Bupati mengingatkan agar nilai-nilai Al-Qur’an menjadi cahaya penerang. Ia menekankan bahwa umat harus menjadikan kitab suci itu bukan hanya bacaan ritual, tapi tuntunan praktis sehari-hari agar tetap di jalan lurus.
Baca Lainnya :
- Kapolsek Sukaluyu : Pencarian Aji Korban Tenggelam Akan Terjunkan Tim SAR Bandung
- Belum Ditemukan, Aji Prasetyo Tenggelam di Leuwi Lengsir, Sukaluyu
- Politisi Partai Nasdem, Rela Sisihkan Gaji Untuk Jompo dan Anak Yatim
- Dodit Ardian Penjabat Sekda Cianjur Gantikan Cecep Alamsyah
- Satpol PP Cianjur Gelar Operasi Yustisi
Pandangan ini menggugah hadirin untuk merefleksikan bagaimana wahyu ilahi bisa menjawab kegelisahan zaman modern. Gebyar Zakat, Infaq, dan Shadaqah yang diselenggarakan BAZNAS Cianjur menjadi bukti nyata implementasi ajaran Al-Qur’an dalam solidaritas sosial.
Bupati menegaskan peran strategis zakat: "Zakat tidak hanya merupakan kewajiban ibadah, tetapi juga instrumen strategis dalam mengurangi kemiskinan, memperkecil kesenjangan sosial, serta memperkuat kesejahteraan umat." Kegiatan ini menunjukkan bagaimana ibadah finansial bisa jadi alat pemberdayaan ekonomi.
Pada bagian akhir, Bupati mengajak semua pihak—aparatur pemerintah, ASN, pelaku usaha, dan masyarakat—untuk menyalurkan zakat melalui lembaga resmi guna pengelolaan yang transparan dan tepat sasaran. Dengan demikian, zakat berpotensi menjadi kekuatan besar mendukung program pengentasan kemiskinan di Cianjur. (dens).











