- ASN Setda Cianjur Teguhkan Komitmen Mewujudkan Pemerintahan Bersih
- Wajah Baru, Semangat Baru: Revitalisasi SDN Winayaloka untuk Pendidikan yang Lebih Layak
- Menghadapi Era AI: Bupati Cianjur Ajak Pekerja Tingkatkan Kompetensi
- Di Tengah Kekeringan, Dinsos Cianjur dan TAGANA Hadir Mengalirkan Air Kehidupan
- Mencegah Banjir di Cianjur: Budayakan Hidup Bersih dan Tidak Membuang Sampah Sembarangan
- Musim Hujan Tiba, BPBD Cianjur Imbau Warga Waspada Longsor dan Pergerakan Tanah
- Menata Surat, Mempermudah Kerja: Dinas Pangan Cianjur Genjot Digitalisasi Arsip lewat SRIKANDI
- Revitalisasi SD Negeri Dawuan, Membangun Kenyamanan dan Semangat Belajar
- Merajut Masa Depan Birokrasi: Terobosan Manajemen Talenta ASN Cianjur di Tangan Akos Koswara
- Membawa Kampus Pariwisata Bali ke Cianjur: Peluang Baru bagi Generasi Muda
Menghadapi Era AI: Bupati Cianjur Ajak Pekerja Tingkatkan Kompetensi

Keterangan Gambar : Bupati Cianjur Mohammad Wahyu Ferdian, didampingi Kepala Disnakertrans Kabupaten Cianjur, Denny Widya Lesmana, menghadiri Rakercab ke-1 DPC SPN, di Alam Sagita Hotel, Cipanas.
Pinusnews.id - Belum lama ini, Bupati Cianjur Mohammad Wahyu Ferdian menghadiri Rapat Kerja Cabang (Rakercab) ke-1 DPC Serikat Pekerja Nasional (SPN) Kabupaten Cianjur di Aula Alam Sagita Hotel, Cipanas.
Dalam kesempatan tersebut, ia didampingi oleh Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Denny Widya Lesmana. Kehadiran bupati tidak sekadar seremonial, melainkan menjadi momentum penting untuk menyampaikan pesan strategis bagi para pekerja di Cianjur.
Atas nama Pemerintah Kabupaten Cianjur, Bupati menyampaikan ucapan selamat atas terselenggaranya Rakercab sekaligus memberikan apresiasi kepada seluruh pengurus dan anggota SPN.
Baca Lainnya :
- AKB dan PPKM Diperpanjang, Cianjur Jangan Terlena
- PMI Cianjur Kirim Relawan ke Lokasi Bencana MamujuÂ
- Kamis, Digelar Vaksinasi di Cianjur, Siapa yang Pertama Divaksin?
- Polisi Bekuk Oknum Pendamping PKH Maling Dana KPM Ratusan Juta Rupiah
- Mantaap, Cianjur Jadi Tuan Rumah HPN 2021
Menurutnya, kontribusi para pekerja selama ini sangat berarti dalam mendukung aktivitas perekonomian dan pembangunan daerah. Penghargaan ini menjadi bentuk pengakuan pemerintah terhadap peran vital serikat pekerja dalam menjaga stabilitas dan kemajuan ekonomi lokal.
Namun, di balik apresiasi tersebut, Bupati juga menyampaikan peringatan tentang tantangan yang mulai menghadang dunia kerja: perkembangan teknologi, khususnya Artificial Intelligence (AI).
“Ada sejumlah jenis pekerjaan mulai terdampak perkembangan AI, meskipun teknologi tersebut masih terus berkembang dan belum sepenuhnya sempurna,” tutur Bupati Wahyu. Pernyataan ini menjadi pengingat bahwa perubahan besar sedang terjadi, dan tidak ada sektor yang benar-benar kebal dari gelombang digitalisasi.
Menyikapi hal itu, Bupati mengajak para pekerja untuk terus meningkatkan kapasitas dan kemampuan diri agar mampu memanfaatkan perkembangan teknologi secara positif.
“Peningkatan kompetensi dinilai penting agar para pekerja dapat terus menyesuaikan diri dengan perubahan kebutuhan dunia kerja dan perkembangan industri,” imbuhnya. Pesan ini bukan hanya relevan bagi pekerja yang sudah aktif, tetapi juga bagi generasi muda yang akan segera memasuki dunia kerja.
Bahkan, Bupati mendorong para pencari kerja, termasuk lulusan baru, untuk membekali diri dengan keterampilan yang sesuai kebutuhan industri saat ini.
“Dengan keterampilan yang relevan, generasi pencari kerja diharapkan memiliki bekal yang lebih baik untuk memasuki dunia kerja,” jelas Bupati Cianjur.
Jadi, sangat realistis bahwa esensi dari kehadiran pemerintah dalam forum ini adalah memberikan arahan strategis, beradaptasi atau tertinggal, dan peningkatan kompetensi adalah kunci menghadapi era AI. (dens).










